Pelari Jarak Pendek Disebut Sprinter, Ini Teknik-tekniknya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pelari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprinter. Agar menjadi sprinter yang baik, Anda perlu memiliki beberapa keterampilan dan memahami teknik-teknik lari jarak pendek.
Dikutip dari laman resmi Gramedia, lari jarak pendek atau yang biasa disebut dengan istilah sprint adalah olahraga yang termasuk di dalam cabang atletik. Lari jarak pendek biasanya dilakukan di lapangan terbuka.
Apabila diperlombakan, lari jarak pendek yang berlokasi di lapangan terbuka umumnya melombakan lari 100 m, 200 m, hingga 400 m. Sedangkan lari jarak pendek yang dilakukan di lapangan tertutup umumnya melombakan lari 50 m, 60 m, 200 m, dan 400 m.
Terdapat beberapa faktor yang sangat berpengaruh dalam olahraga lari jarak pendek, mulai dari kecepatan, kekuatan, daya ledak otot, koordinasi gerakan tangan dan kaki, kelenturan, kelincahan, dan stamina.
Jika faktor tersebut sudah dikuasai, maka Anda bisa mendapatkan manfaat dari olahraga lari jarak pendek yang mencakup mengembangkan kekuatan otot, meningkatkan sintesis protein, meningkatkan oksidasi, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan kapasitas aerobik.
Setelah mengetahui informasi singkat seputar lari jarak pendek dan sprinter, berikut teknik-teknik yang perlu dikuasai oleh seorang sprinter.
Teknik-teknik Lari Jarak Pendek
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, menjadi sprinter yang baik memerlukan keterampilan dan pemahaman atas teknik-teknik lari jarak pendek. Nah bagi Anda yang belum tahu, berikut teknik-teknik lari jarak pendek dikutip dari laman HelloSehat:
1. Teknik Start
Teknik start dalam olahraga lari jarak pendek merupakan elemen penting untuk kelangsungan perlombaan. Hal ini dikarenakan start memiliki peranan penting bagi sprinter untuk mengoptimalkan pola lari cepat mereka.
Lari jarak pendek perlu memulai perlombaan dengan teknik block start atau teknik start jongkok. Hal ini dilakukan dengan kedua kaki sprinter yang perlu berada pada blok dengan posisi jongkok dan beban tumpu bertumpu pada kedua tangan. Berikut penjelasan tiga teknik start lari jarak pendek tersebut:
Start Pendek (Bunch Start): posisikan jari-jari kaki yang di belakang hampir sejajar dengan kaki depan.
Start Menengah (Medium Start): posisikan lutut kaki yang di belakang berdampingan dengan telapak kaki depan.
Start Panjang (Elongated Start): posisikan lutut kaki yang di belakang sejajar atau sedikit berada di belakang tumit kaki depan.
2. Teknik Lari
Salah satu teknik lari yang paling krusial dalam lari jarak pendek adalah postur tubuh. Hal ini dikarenakan postur tubuh yang baik dapat meningkatkan kecepatan Anda ketika berlari. Berikut teknik-teknik tersebut:
Bahu dan Kepala: posisi bahu turun dan rileks serta kepala sejajar garis lurus dengan anggota tubuh. Jangan melakukan rotasi atau putaran berlebih pada bahu.
Lengan: lengan longgar dengan siku yang membentuk sudut 90 derajat. Gerakkan siku lurus ke belakang dan saat mengayun ke depan pompa tangan setinggi bahu.
Pinggang: Anda bisa membayangkan kepala Anda sedang ditarik ke atas menggunakan tali, ini adalah postur yang pas untuk pinggang. Anda juga disarankan untuk mengencangkan otot perut.
Lutut: dorong lutut ke depan dan mengangkatnya dengan tinggi.
Kaki: saat kaki hendak menyentuh permukaan, angkat jari kaki ke arah tulang kering hingga telapak berada pada posisi horizontal. Pastikan pendaratan telapak kaki dilakukan menggunakan bagian tengah.
Tumit: setelah menyentuh permukaan, tumit diusahakan membentuk gerakan melingkar penuh hingga belakang ke arah bokong namun tidak sampai menyentuh.
3. Teknik Finish
Setiap detik bahkan milidetik sangat berpengaruh di perlombaan lari jarak pendek. Maka dari itu Anda memerlukan teknik finish guna menciptakan waktu yang paling efisien Berikut tekniknya sesuai dengan peraturan IAAF:
Condongkan dan jatuhkan dada ke depan.
Jatuhkan salah satu bahu ke depan.
Tambahkan kecepatan.
Demikianlah informasi seputar teknik yang perlu dikuasai oleh seorang sprinter. Sebelum melakukan olahraga ini, ada baiknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna menghindari tubuh dari cedera yang tidak diinginkan.
(AA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara melakukan start lari jarak pendek?

Bagaimana cara melakukan start lari jarak pendek?
Lari jarak pendek perlu memulai perlombaan dengan teknik block start atau teknik start jongkok.
Apa saja faktor penting dalam olahraga lari jarak pendek?

Apa saja faktor penting dalam olahraga lari jarak pendek?
Mulai dari kecepatan, kekuatan, daya ledak otot, koordinasi gerakan tangan dan kaki, kelenturan, kelincahan, dan stamina.
Apa manfaat lari jarak pendek?

Apa manfaat lari jarak pendek?
Mengembangkan kekuatan otot, meningkatkan sintesis protein, meningkatkan oksidasi, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan kapasitas aerobik.
