Konten dari Pengguna

Pengertian Overhead Pass dan Teknik Passing Lainnya dalam Basket

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi overhead pass dalam basket. Foto: dunkorthree
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overhead pass dalam basket. Foto: dunkorthree

Dalam olahraga basket, salah satu teknik dasar adalah passing. Teknik passing pun terdapat beberapa jenis yang memiliki karakteristik masing-masing.

Pada artikel ini, Info Sport akan memberikan penjelasan mengenai apa itu passing. Selain itu Info Sport akan jelaskan juga apa yang dimaksud dengan overhead pass, chest pass, bounce pass, dan baseball pass.

Overhead Pass dan Teknik Passing dalam Basket

Ilustrasi overhead pass dalam basket. Foto: WikiHow

Untuk bisa menjadi atlet basket yang andal, kamu harus menguasai teknik passing dalam olahraga basket. Salah satu di antaranya adalah overhead pass yang cukup sering digunakan dalam sebuah permainan basket.

Tak hanya overhead pass, kamu juga perlu menguasai teknik passing lainnya seperti chest pass, bounce pass, dan baseball pass. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah pengertian dari teknik passing dalam olahraga basket.

1. Overhead Pass

Mengutip dari buku Praktik dan Teori PJOK di Sekolah Dasar karangan Samsul Azhar, dkk, overhead pass adalah teknik mengoper bola dari atas kepala.

Teknik overhead pass dilakukan pada saat pengumpan dan rekan satu tim memiliki postur lebih tinggi dari lawan yang sedang melakukan penjagaan.

Cara melakukan overhead pass yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

  1. Awalan dilakukan dengan posisi badan menghadap rekan yang akan diberikan bola.

  2. Posisi kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua lutut sedikit ditekuk.

  3. Pegang bola dengan kedua tangan dan posisikan bola di atas kepala.

  4. Kemudian tarik bola ke belakang kepala dan lempar dengan mengayunkan kedua tangan dari belakang ke depan atas.

  5. Setelah melempar, lakukan gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan.

2. Chest Pass

Chest pass adalah teknik mengoper bola dari arah depan, lebih tepatnya di depan dada. Jenis passing ini sangat efektif, terlebih lagi ketika dalam keadaan bebas tanpa penjagaan dari lawan.

Adapun cara melakukan chest pass yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

  1. Pegang bola setinggi dada.

  2. Cari target rekan satu tim yang akan diberikan umpan.

  3. Buka kaki sedikit lebar untuk mengambil ancang-ancang dengan posisi badan condong ke depan.

  4. Lakukan operan lurus ke depan sejajar dengan dada dan sesuaikan dorongan dengan jarak penerima bola.

  5. Pastikan lemparan sesuai dengan target dan timing yang pas.

3. Bounce Pass

Bounce pass adalah teknik passing dalam olahraga basket yang dilakukan dengan cara dipantulkan terlebih dahulu sebelum ditangkap oleh penerima umpan.

Bounce pass sangat cocok digunakan pada saat sasaran yang melakukan backdoor cut dan pada saat pemain di-trap sehingga kesulitan mencari passing line.

Adapun cara melakukan bounce pass dengan benar adalah sebagai berikut:

  1. Pegang bola dengan kedua tangan setinggi dada.

  2. Pantau posisi arah bola yang akan dipantulkan hingga sampai ke rekan tim.

  3. Apabila terhalang oleh lawan, cari celah untuk melakukan operan dengan melihat sisi kanan atau kiri lawan.

  4. Jika sudah menemukan celah, segera ambil kesempatan untuk segera mengoper bola, dan

  5. Lakukan lemparan menggunakan kedua tangan dengan cara mendorong bola ke arah bawah menyerong kira-kira pada jarak ⅓ dari si penerima umpan.

4. Baseball Pass

Teknik passing ini merupakan teknik passing yang digunakan untuk mengumpan kepada rekan tim dalam jarak jauh.

Dengan menguasai teknik baseball pass dengan baik, seorang pemain bisa memanfaatkannya untuk melakukan strategi serangan balik secara cepat.

Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan baseball pass yang baik dan benar:

  1. Atur posisi badan terlebih dahulu dengan posisi kaki satu agak maju ke depan baik kaki kiri atau kanan.

  2. Gunakan satu tangan untuk memegang bola pada bagian tangan yang tidak dipakai untuk mengoper bola pada sikap awal.

  3. Posisikan tumpuan berat badan ke belakang dan lakukan ancang-ancang dengan posisi kedua tangan diarahkan di belakang bahu di sebelah kanan atau kiri sesuai yang dituju

  4. Sebelum melakukan lemparan, gunakan tangan utama untuk mengayun bola dari arah belakang ke depan atas, dan

  5. Waktu terbaik untuk melepaskan bola adalah pada saat tangan lurus ke depan.

(ANS)

Baca juga: Dalam Bola Basket, Teknik Menembak Sambil Melayang Dinamakan Lay Up, Ini Caranya