Konten dari Pengguna

Pengertian Pencak Silat dan Sejarah Perkembangannya

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pencak Silat (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pencak Silat (Sumber: Pixabay)

Pengertian pencak silat adalah seni bela diri asal Indonesia yang menggunakan seluruh anggota badan dalam gerakannya.

Pencak silat merupakan bela diri yang menarik untuk dilihat. Salah satu ciri khas yang dimiliki oleh pencak silat adalah gerakannya yang terlihat seperti tarian.

Mengutip dari KBBI, pengertian pencak silat secara umum adalah kepandaian berkelahi. Seni bela diri khas Indonesia ini mengandung ketangkasan membela diri dan menyerang dalam pertandingan atau perkelahian.

Pencak silat berasal dari dua kata, yakni pencak dan silat. Pengertian pencak adalah gerak dasar bela diri dan terikat dengan peraturan. Sementara itu, silat adalah gerak bela diri sempurna yang berasal dari kerohanian.

Lalu, pengertian pencak silat menurut IPSI adalah:

“Pencak silat ialah hasil budaya manusia di Indonesia untuk membela, lalu mempertahankan eksistensi (kemandiriannya) serta integritasnya (manunggal) untuk lingkungan hidup sekitarnya guna mencapai keselarasan hidup dalam meningkatkan iman & taqwa terhadap Tuhan YME”.

Pada dasarnya, seni bela diri pencak silat merupakan gerakan untuk pertahanan diri dari bahaya yang bisa mengancam. Mengutip buku Keterampilan Dasar Pencak Silat oleh I Ketut Sudiana, ada empat aspek utama yang terkandung dalam pencak silat, yaitu olahraga, kesenian, bela diri, dan kerohanian (kebatinan).

Sejarah dan Pengertian Pencak Silat

Sejarah perkembangan pencak silat sudah dimulai sejak zaman kerajaan, mulai dari masa penjajahan Belanda, Jepang, dan kemerdekaan Indonesia.

Selain mempertahankan diri, seni bela diri ini juga menjadi salah satu seni budaya yang terus dilestarikan hingga sekarang. Seperti yang telah kita ketahui, silat ini tak hanya berkembang di Indonesia saja.

Pencak silat sendiri sudah berkembang di beberapa negara Asia, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan negara lainnya.

1. Zaman Kerajaan

Sejarah Pencak Silat (Sumber: Historia)

Pada masa kerajaan, bela diri merupakan suatu keterampilan yang telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai pertahanan keamanan.

Selain itu, bela diri juga digunakan untuk memperluas wilayah kerajaan agar melawan kerajaan lain.

Beberapa kerajaan seperti Kutai, Tarumanegara, Kediri, Mataram, Singasari, Sriwijaya, dan Majapahit juga menyiapkan berbagai pasukan yang telah dibekali dengan ilmu bela diri agar mempertahankan wilayahnya.

Pada saat itu, istilah pencak silat belum dikenal oleh masayarakat kerajaan. Pada 1019-1041, tepatnya pada masa kerajaan Kahuripan dengan pimpinannya Prabu Erlangga yang berasal dari Sidoarjo, telah mengenal bela diri pencak yang bernama “Eh Hok Hik”, yang berarti “Maju Selangkah Memukul” (Notosoejitno, 1999).

2. Zaman Penjajahan Belanda

Pada masa penjajahan Belanda, pertumbuhan dari pencak silat sangat ditentang oleh pihak Belanda. Sebab, hal itu dipandang berbahaya untuk keberlangsungan jajahannya.

Sehingga, pencak silat dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan hanya dilakukan oleh masayarakat kelompok kecil.

Kemudian, silat hanya memiliki kesempatan untuk mengembangkan keseniannya yang masih digunakan di beberapa daerah saja, seperti berbentuk pertunjukan atau upacara.

Pengaruh yang berasal dari penekanan zaman penjajahan Belanda turut mewarnai perkembangan silat dalam masa selanjutnya.

3. Zaman Kemerdekaan

Final pencak silat antara Indonesia dan Malaysia saat Asian Games 2018 (Foto: Melvinas Priananda/Antara/INASGOC)

Perkembangan silat juga terus berlanjut hingga masa kemerdekaan. Dalam periode ini, perintisan didirikannya organisasi pencak silat bertujuan untuk menampung berbagai perguruan seni bela diri yang ada.

Pada 18 Mei 1948 di Surakarta, terdapat beberapa pendekar yang berkumpul. Kemudian, membentuk sebuah organisasi yang bernama Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia atau IPSSI.

Organisasi tersebut diketuai oleh Mr. Wongsonegoro. Kemudian, namanya diubah menjadi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang memiliki tujuan untuk membakar lagi semangat juang rakyat Indonesia pada masa pembangunan.

Tak hanya itu, tujuan lain dari terbentuknya organisasi ini adalah untuk memupuk rasa persaudaraan dan kesatuan bangsa Indonesia supaya tidak gampang dipecah belah. Saat ini, IPSI tercatat menjadi organisasi silat nasional tertua di dunia.

Pada 11 Maret 1980, didirikan sebuah organisasi pencak silat bernama Persatuan Pencak Silat Antarbangsa atau disingkat sebagai Persilat yang didirikan oleh Eddie M. Nalapraya. Pada saat itu, ia juga menjabat sebagai ketua IPSI.

Lalu, diadakan sebuah acara pencak silat yang dihadiri oleh berbagai perwakilan negara, seperti Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darudsalam.

Dari keempat negara tersebut, Indonesia termasuk ke dalam negara pendiri Persilat. Organisasi silat lainnya adalah:

  • IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) di Indonesia

  • PESAKA (Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia) di Malaysia

  • PERSIS (Persekutuan Silat Singapore) di Singapura

  • PERSIB (Persekutuan Silat Bruei Darussalam) di Brunei Darussalam.

Demikian pengertian pencak silat beserta sejarah perkembangannya. Indonesia sendiri menjadi salah satu dari negara pendiri Persilat.

(ANH)