Peraturan Tenis Meja: Sistem Pertandingan dan Cara Bermain

·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peraturan tenis meja mengharuskan para pemainnya untuk menggunakan bola kecil dan bet. Olahraga ini cukup populer di Indonesia dan sering dimainkan oleh berbagai kalangan.
Pada setiap permainan olahraga, pastinya ada peraturan tertentu yang harus dipahami oleh setiap pemainnya. Tenis meja pun memiliki aturannya sendiri.
Peraturan permainan tenis meja terdiri dari hal dasar yang berkaitan dengan permainan dan peralatan untuk mendukung pelaksanaannya. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya:
Teknik dan Peraturan Tenis Meja
Berikut ini adalah beberapa peraturan dalam permainan tenis meja yang perlu diperhatikan:
1. Peraturan Pertandingan Tenis Meja
Aturan mengenai jalannya pertandingan dalam permainan tenis meja adalah sebagai berikut:
Wasit utama memimpin jalannya pertandingan. Lalu, wasit pembantu dibantu oleh pencatat poin atau skor yang disediakan oleh panitia acara untuk menjaga netralitas.
Keputusan wasit adalah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
Para pemain atau peserta diwajibkan mengenakan pakaian olahraga.
Para peserta harus dalam keadaan atau kondisi fisik dan metal yang sehat
Diberlakukan toleransi maksimal keterlambatan, yaitu 10 menit.
Peserta akan dipanggil maksimal tiga kali. Lebih dari itu, maka akan dinyatakan diskualifikasi.
Para pemain diwajibkan mengenakan sepatu ketika bertanding
Tidak diwajibkan bagi peserta untuk membawa perlengkapan sendiri karena sudah disediakan oleh panitia.
2. Cara Bermain dan Peraturan Tenis Meja
Jika sebelumnya adalah aturan mengenai pertandingan, maka kamu perlu memahami aturan mengenai sistem pertandingannya. Berikut adalah aturan standar sistem pertandingan yang ditetapkan:
Pertandingan ditetapkan dengan sistem gugur.
Sistem perhitungan yang digunakan adalah best of three, di mana angka kemenangan 11 rally point saat babak penyisihan.
Pada babak final, sistem perhitungan yang digunakan adalah best of five dengan angka kemenangan 11 rally point.
Jika terdapat poin seri (10-10), maka akan ditambah pertandingan dua poin lagi
Pemain yang lebih dulu mendapatkan selisih dua poin akan dianggap sebagai pemenangnya.
Jika keadaan masih seri, maka setelah selisih tambahan dua poin, akan dilakukan centrian koin hingga pemenangnya ditentukan.
3. Sistem Perhitungan Poin
Pemain akan mendapatkan nilai atau poin jika kondisinya seperti:
Bola melayang melewati meja tanpa memantul terlebih dahulu.
Lawan sudah lebih dulu menyentuh bola tanpa bisa mengembalikannya.
Lawan tidak dapat mengembalikan bola dengan tepat atau benar.
Lawan memukul bola dengan sisi daun raket yang tanpa pelapis karet.
Servis yang dilakukan oleh lawan tidak sempurna, sehingga menyebabkan bola tidak melewati net atau melewatinya, namun tidak memantul di meja.
Lawan memukul bola melebihi sekali sebelum bola melewati net.
Lawan membuat gerakan menyentuh net.
Lawan menyentuh meja dengan tangan yang tidak memegang bet.
Lawan membuat gerakan yang mengakibatkan permukaan meja bergerak.
Lawan memukul bola tidak secara berurutan (pada nomor ganda).
4. Peraturan Servis Tenis Meja
Aturan berikutnya adalah mengenai servis dan pengembalian bola. Berikut ini adalah peraturan servis dalam permainan tenis meja:
Untuk menentukan urutan servis, menerima bola, dan tempat akan diputuskan dengan cara undian. Setelah mendapatkan keputusan dari undian, pemenangnya dapat menentukan atau memilih servis, menerima bola, atau tempat lebih dulu.
Jika salah satu pemain atau pasangan memilih salah satu dari tiga pilihan tersebut, maka yang lainnya harus memilih dan tidak boleh sama.
Pemain atau pasangan yang memulai pada suatu tempat atau sisi dalam satu permainan, akan berpindah tempat di permainan berikutnya. Kemudian, pada permainan/set penentuan, pemain atau pasangan harus bertukar tempat jika salah satunya sudah mendapatkan lima poin.
Setelah mendapatkan dua poin, penerima/pasangan melakukan servis secara bergantian hingga permainan selesai. Ada pengecualian jika kedua pemain/pasangan tersebut sama-sama telah mencapai 10 poin. Jika diberlakukan percepatan waktu, urutan servis dan menerima servis tetap sama, namun masing-masing harus melakukan servis sekali secara bergantian.
Aturan Perlengkapan Permainan
Demi menunjang permainan tenis meja, tentunya ada beberapa peralatan yang mesti digunakan, yaitu:
1. Bet
Bet dalam olahraga tenis meja adalah alat pemukul/raket terbuat dari campuran kayu dan serat karbon yang digunakan untuk memukul bola. Cara memilih bet tenis meja yang sesuai standar adalah 85% terbuat dari bahan kayu. Lalu, sisanya adalah serat karbon, serat kaca, dan kertas padat.
Pada bagian sisi raket yang biasa digunakan untuk menerima bola, dilapisi karet licin dengan ketebalan 2 mm tanpa spons dan 4 mm dengan spons. Campuran bahan ini bertujuan untuk membuat bet lebih kokoh.
2. Bola
Bola merupakan salah satu perlengkapan tenis meja paling dasar selain bet. Sesuai dengan standarnya, bola yang digunakan dalam permainan tenis meja adalah berbentuk bulat dengan diameter 40 mm dan berat 2,7 gr.
Bahan dasar yang digunakan adalah plastik atau selulosa yang tidak mengilap. Sementara itu, warna yang diperbolehkan adalah putih atau oranye.
3. Meja
Ukuran standar untuk meja dalam permainan tenis meja adalah panjang 2,74 m, lebar 1,525 m, dan tinggi 76 cm dari permukaan lantai.
Sementara itu, bahan dasar standar yang digunakan adalah kayu yang dapat menghasilkan pantulan bola setinggi kurang lebih 23 cm ketika pemain menjatuhkan bola di ketinggian 30 cm. Untuk warna, diwajibkan menggunakan warna yang gelap dan dibuat garis pembatas selebar 2 cm warna putih.
4. Net
Dalam salah satu peraturan tenis meja, ukuran panjang standar net adalah 15,25cm yang diukur dari tiang penjaga net dan penjepit net.
Tidak diperbolehkan untuk melebihi tinggi standar yang sudah ditetapkan. Net tenis harus dipasang dengan rapat dan menyentuh dasar meja tanpa ada celah sedikit pun.
Demikian peraturan tenis meja yang dapat kamu pahami dan pelajari. Dengan begitu, kamu bisa memainkan tenis meja dengan baik dan benar.
(ANH)
