Permainan Kippers: Pengertian, Peraturan, dan Teknik

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permainan kippers merupakan salah satu permainan bola kecil dengan sebuah pukulan seperti bola kasti. Sekilas, permainan kippers hampir sama dengan permainan kasti, tetapi keduanya memiliki perbedaan.
Jika permainan kippers pelempar bola dan pemukul bola jadi satu. Sedangkan untuk permainan kasti antara pemukul bola dan pelempar bola berbeda.
Pada permainan kippers ini, pemukul sekaligus sebagai pelambung bola. Selain itu, ada satu lagi yang membedakan kippers dengan permainan kasti. Semua pelari harus berhenti bila bola sudah melewati garis pukulan dari lemparan kelompok penjaga.
Kippers berasal dari bahasa Belanda yang berarti kiepers. Kippers dapat diartikan sebagai permainan yang dimainkan oleh dua kelompok, kemudian terdiri dari kelompok pemukul dan kelompok penjaga, serta permainannya dilaksanakan dalam dua babak. Berikut peraturan permainan kippers adalah.
Peraturan Permainan Kippers
Berikut ini adalah peraturan permainan kippers dimainkan oleh:
Satu tim atau regu berisi 12 orang pemain.
Setiap pemain harus memakai nomor dada sebagai tanda pengenal.
Setiap regu atau tim memiliki kesempatan waktu yang sama untuk menjadi tim penjaga dan menjadi tim pemukul. Lalu, waktu tersebut dinamakan inning.
Kewajiban tim pemukul adalah memukul bola dan lari menuju ke tiang hinggap dan selanjutnya kembali lagi ke pemukul.
Kewajiban tim penjaga, yaitu menangkap bola yang telah dipukul melemparkannya pada pelari untuk mematikan pelari. Selain itu, tim penjaga juga bisa membakar ruang tim pemukul jika ternyata ruang pada pemukul tidak ada orangnya.
Ketika akan melakukan pukulan, pemain pemukul harus melambungkan bola sendiri.
Saat bola yang dipukul jatuh di area lapangan tergolong pukulan yang Bagus. Jadi, pemukul bisa lari ke tiang hinggap.
Berikut ini adalah ketentuan untuk pelari:
Ketika bola sudah dikembalikan ke regu pemukul maka pelari wajib berhenti di tempat begitu juga ketika bila mengusir yang melewati garis batas regu yang ada pada pada lapangan
Pelari diwajibkan untuk berhenti ketika terjadi bola hilang. Selain itu pelari juga diperbolehkan untuk berlari jika bila sudah ditemukan dan posisinya berada di area lapangan permainan.
Pelari yang dalam keadaan atau situasi berbahaya boleh untuk kembali lagi ke tiang hinggap. Lalu, pelajari jika bola kembali ke ruang pemukul dalam situasi tersebut:
Pemukul dapat dikatakan sah pukulannya ketik dalam situasi berbahaya dan untuk tinggal di ruang pemukul.
Pemain yang sudah terkena lemparan diperbolehkan untuk langsung memasuki area pemukul tanpa harus ke tiang hinggap terlebih dahulu.
Jika pada tim pemukul ternyata tinggal satu orang maka satu orang pemukul tersebut diberikan kesempatan selama 3 kali untuk memukul.
Pemukul yang melakukan pukulan meleset dianggap tidak sah sehingga tidak bisa lari ke tiang hinggap. Pemukul tersebut harus menunggu pemain pukul selanjutnya sampai sah baru bisa berlari ke tiang hinggap.
Lemparan yang dapat disebut sebagai lemparan mematikan lawan ketika lemparan mengenai bahu ke bagian bawah. Penjaga tidak boleh melemparkan bola sambil lari tapi harus dioper ke penjaga lainnya agar bisa mendekati pelari. Pergantian permainan terjadi jika lemparan mengenai pemukul dan operan yang dilakukan oleh penjaga memakai satu tangan saja.
Teknik Dasar Permainan Kippers
Teknik dalam permainan olahraga kippers hampir sama dengan teknik pada permainan kasti. Perhatikan teknik-teknik dalam permainan kippers berikut:
1. Melempar dan menangkap bola
Cara melempar dan menangkap bola adalah sebagai berikut:
Melempar bola
Melempar bola adalah mengoperkan bola kepada teman dan melempar untuk mematikan lawan. Cara melakukannya sama dengan melempar bola pada permainan kasti.
Menangkap bola
Menangkap bola ada dua, yaitu menangkap bola dari operan teman dan menangkap bola untuk mendapatkan nilai. Cara melakukannya sama dengan cara menangkap bola pada permainan kasti.
2. Memukul bola
Teknik-teknik pada permainan kipers hampir sama dengan permainan kasti, yang sangat penting adalah teknik-teknik memukul bola.
Cara memegang pemukul
Cara memegang tangkai kayu pemukul yang baik dan mudah dilakukan oleh siswa adalah seperti sikap pada saat berjabat tangan.
Alat pemukul harus dipegang dengan baik, agar tidak lepas saat memukul. Kamu juga harus rajin berlatih agar saat memukul tidak melakukan kesalahan.
Memukul bola
Teknik memukul bola pada permainan kipers sama dengan permainan kasti, tetapi berbeda dalam hal pelambungnya.
Pada permainan kasti bola dilambungkan oleh regu lawan, sedangkan pada permainan kipers bola dilambungkan sendiri oleh pemukul. Teknik memukul bola terdiri atas pukulan depan, pukulan mendatar, pukulan melambung, dan pukulan merendah.
Itulah permainan kippers dan bagaimana peraturan serta teknik yang perlu dikuasai oleh setiap orang yang memainkannya.
(ANH)
