Pukulan Panjang yang Dilakukan Seorang Pemain Permainan Tenis Meja

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pukulan panjang yang dilakukan seorang pemain permainan tenis meja adalah drive. Permainan tersebut bisa dimainkan secara perorangan (tunggal) atau beregu (ganda).
Pada permainan tenis meja, ada teknik dasar yang perlu diketahui. Teknik dasar tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yaitu posisi tubuh, cara memegang bet, dan melakukan pukulan.
Salah satu teknik yang penting dikuasai oleh para pemain adalah pukulan. Teknik pukulan dilakukan untuk memukul bola ke arah lawan dengan tujuan memperoleh skor.
Kali ini, Info Sport akan mengulas mengenai bagaimana cara melakukan gerakan pukulan dalam permainan tenis meja.
Pukulan Panjang yang Dilakukan Seorang Pemain Permainan Tenis Meja
Seperti yang sudah dijelaskan, pukulan panjang yang dilakukan seorang pemain permainan tenis meja adalah drive. Teknik pukulan drive dilakukan dengan cara gerakan bet dari arah bawah serong ke atas dengan posisi bet dalam keadaan tertutup.
Tujuan dari teknik pukulan drive ini adalah sebagai pukulan untuk menyerang. Teknik pukulan ini dapat dikontrol sesuai dengan keinginan pemain.
Terdapat dua jenis teknik pukulan drive, yaitu pukulan backhand drive dan forehand drive.
1. Pukulan Backhand
Backhand merupakan pukulan di mana pada saat memukul bola, posisi telapak tangan yang memegang bet menghadap ke belakang atau posisi punggung tangan yang memegang bet menghadap ke depan. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
Sikap awal gerakan lengan adalah tidak terlalu lurus ke bawah dan tidak mengarah horizontal ke depan, tetapi menyerong.
Lengan bawah membentuk sudut kecil dengan lengan atas, kemudian posisi bet terbuka selama melakukan pukulan.
Gerakan memukul dilakukan dari belakang ke depan dari kiri ke kanan. Lalu, dari atas ke bawah dengan lengan direntangkan. Untuk melakukan gerakan pukulan ini, perhatian akan dipusatkan terutama pada lengan bawah.
Sikap akhir gerakan lengan adalah setelah bet mengenai bola, gerakan diteruskan secara rileks. Jadi, bet atau raket berada di depan tubuh.
Perkenaan bet dengan bola ini tergantung pada kecepatan permainan yang dilakukan, bola yang datangnya pelan dipukul ketika mencapai titik tertinggi. Namun, apabila datangnya bola cepat dipukul sebelum mencapai titik tertinggi.
2. Pukulan Forehand
Forehand adalah pukulan bola di mana posisi telapak tangan yang memegang raket menghadap ke depan. Cara melakukan pukulan forehand tenis meja adalah:
Sikap awal gerakan ini adalah lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh, tetapi tidak rapat dengan tubuh dan jangan terlalu horizontal.
Lengan bawah membentuk sudut sekitar 90 dengan siku ditekan ke depan. Selama melakukan pukulan bola, maka posisi raket terbuka.
Kedua adalah gerakan memukul. Gerakan memukul dilakukan dari belakang ke depan. Kemudian, dari kanan ke kiri dan dari atas ke bawah. Pada saat itu, lengan harus direntangkan.
Gerakan dari keseluruhan lengan, di mana lengan bawah merupakan bagian yang bergerak paling kuat. Hal ini harus diperhatikan, karena lengan atas turut bergerak ke depan dengan sendirinya.
Sikap akhir gerakan lengan adalah setelah bet mengenai bola, gerakan lengan diteruskan secara rileks. Sehingga, bet berada di depan.
Perkenaan bet dengan bola sebaiknya dilakukan pada saat bola berada di puncak tertinggi, yaitu pada waktu pantulan bola mencapai titik tertinggi barulah pukulan dilakukan. Namun, apabila pantulan bola terlalu tinggi, maka pukulan baru dilakukan setelah bola melewati titik tertinggi.
Itulah pukulan panjang yang dilakukan seorang pemain permainan tenis meja. Jadi, teknik tersebut perlu dilakukan untuk menyerang pertahanan lawan dan mendapatkan poin.
(ANH)
