Razlan Razali Mundur dari Pimipinan Sirkuit Sepang, Fokus Pimpin Petronas Yamaha

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bos dari Petronas Yamaha, Razlan Razali, mundur dari posisinya sebagai CEO dari Sirkuit Speang untuk fokus di tim Petronas Racing. Razlan yang sebelumnya merangkap kedua jabatan tersebut akan digantikan oleh Azman Shafriman Hanif.
Setelah menjabat posisi CEO sejak 8 Oktober 2008, Razlan telah memantau peningkatan drastis dari jumlah penonton di GP Malaysia, dari 50.000 penonton pada 2008 hingga 170.000 pada beberapa musim belakangan.
Pergerakan dari Sepang International Circuit Racing Team ke arah pengembangan pebalap dilakukan atas inisiatif Razlan untuk mengembangkan pebalap lokal. Hal ini berpuncak pada naik kelasnya Hafizh Syahrin ke kelas MotoGP pada 2018 dan pembentukan tim Petronas Yamaha pada 2019.
"Dengan mengambil peran sebagai Kepala Tim Sepang Racing Team secara penuh waktu, saya akan bisa fokus 100% dengan tugas saya. Sayaa berharap dapat memperkuat hubungan dengan mitra, membantu orang Malaysia untuk bersaing di MotoGP, dan juga memperkuat tata kelola perusahaan tim," ujar Razlan.
"Menjadi pemimpin dari Sirkuit Sepang sudah jadi pencapaian yang luar biasa, dan memimpin tim di MotoGP lebih hebat lagi. Saya tak akan membuang peluang untuk mengharumkan nama Malaysia di dunia balap motor," tambahnya.
Razlan juga berharap bahwa Sirkuit Sepang , dan CEO barunya, punya kesuksesan yang sama dengan dirinya.
Setelah debut spektakuler dari tim Petronas Yamaha bersama Fabio Quartararo, tim ini berencana untuk menjadi penantang gelar juara di kelas MotoGP. Tentu hal ini baru bisa terlaksana ketika musim 2020 dapat dimulai.
Moto3 juga punya harapan yang sama, di mana John McPhee memenangkan balapan pertama untuk tim ini musim lalu. Untuk tim Moto2, harapan tim ini bertumpu pada dua pebalap mereka, Jake Dixon dan Xavier Vierge.
