Konten dari Pengguna

Sejarah Singkat Bola Voli dan Perkembangannya

Info Sport

Info Sport

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah singkat bola voli. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah singkat bola voli. Foto: Pixabay

Para penggiat olahraga umumnya gemar membaca maupun menonton segala macam informasi seputar sejarah olahraga yang diminatinya. Nah, bagi yang baru kiprah ke bola voli, berikut sejarah singkat bola voli dan perkembangannya.

Dikutip dari laman Gramedia, bola voli adalah olahraga bola besar yang dimainkan oleh dua regu berisikan enam orang (setiap regu) yang saling berusaha untuk memukul bola bolak-balik sampai jatuh di area lawan melewati net.

Permainan bola voli yang kini telah menjadi salah satu olahraga yang paling diminati di dunia tentunya memiliki beberapa perkembangan sejak pertama kali diciptakan. Selain penemu dan para pelopornya, tentunya olahraga ini bisa berkembang secara pesat berkat organisasi yang menaunginya.

Nah, bagi yang penasaran, berikut informasi seputar sejarah singkat bola voli dan perkembangannya sampai menjadi salah satu olahraga yang paling dinikmati di dunia.

Sejarah Singkat Bola Voli

Ilustrasi sejarah singkat bola voli. Sumber: Volleyball World

Dikutip dari jurnal berjudul Permainan Bola Voli karya Qanita Khalishah, permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan, seorang Direktur Fisik Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1895.

Terbentuknya olahraga ini juga merupakan kekaguman William terhadap permainan bola basket yang diciptakan oleh James Naismith. Salah satu hal yang menarik dari cerita ini adalah empat tahun setelah permainan bola basket mulai dikenal di Amerika Serikat, permainan bola voli pun hadir dengan tajuk “Mintonette”.

Secara umum, permainan Mintonette atau bola voli saat itu merupakan gabungan dari beberapa cabang olahraga yang meliputi bola basket, tenis, baseball, dan bola tangan (handball). Keempat olahraga tersebutlah yang menjadikan permainan bola voli bisa berkembang hingga saat ini.

Seiring berjalannya waktu, olahraga bola voli mulai dikenal di beberapa belahan dunia akibat adanya Perang Dunia. Pada saat itu, tentara Amerika memperkenalkan permainan ini ke penjuru Eropa sehingga mampu dimainkan oleh beberapa kalangan, mulai dari anak-anak di sekolah, taman bermain, organisasi, hingga para militernya.

Masuk ke tahun 1947, atau lebih tepatnya dua tahun setelah Perang Dunia, terbentuklah sebuah induk organisasi bola voli internasional dengan nama Federation Internationale de Volleyball (FIVB) di Prancis dengan perwakilan 14 negara besar.

Baru berumur dua tahun, FIVB langsung menyelenggarakan kejuaraan dunia pertamanya (1949) untuk sektor pria. Sedangkan kejuaraan untuk sektor perempuannya diselenggarakan pada tahun 1952.

Sejak saat itulah olahraga bola voli terus berkembang hingga saat ini. Kini, FIVB selaku organisasi yang menaungi olahraga nya sudah berhasil memeluk 89 federasi nasional untuk dapat membuat bola voli menjadi lebih baik setiap tahunnya, termasuk Indonesia melalui Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).

Demikianlah informasi seputar sejarah singkat bola voli dan perkembangannya. Selain informasi yang sudah disebutkan di atas, apa fakta menarik yang Anda ketahui tentang bola voli yang mungkin jarang diketahui oleh para penggemarnya? Tulis di kolom komentar.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Siapa penemu bola voli?

chevron-down

Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan, seorang Direktur Fisik Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1895.

Apa nama bola voli saat pertama kali diciptakan?

chevron-down

Salah satu hal yang menarik dari cerita ini adalah empat tahun setelah permainan bola basket mulai dikenal di Amerika Serikat, permainan bola voli pun hadir dengan tajuk “Mintonette”.

Kapan FIVB dibentuk?

chevron-down

Masuk ke tahun 1947, atau lebih tepatnya dua tahun setelah Perang Dunia, terbentuklah sebuah induk organisasi bola voli internasional dengan nama Federation Internationale de Volleyball (FIVB) di Prancis