Konten dari Pengguna

Senam Aerobik Diperkenalkan oleh Siapa?

Info Sport

Info Sport

Ā·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Senam Aerobik. (Foto: Unsplash/BruceMars)
zoom-in-whitePerbesar
Senam Aerobik. (Foto: Unsplash/BruceMars)

Senam aerobik diperkenalkan oleh Dr. Kenneth Cooper pada 1960. Ia mengatakan bahwa konsep olahraga senam aerobik adalah suatu latihan dengan ritme musik dan gerakan yang teratur sehingga tubuh dapat mengembangkan atau memompa oksigen dalam meningkatkan denyut nadi dan jantung.

Senada dengan Dr. Kenneth, menurut Marta Dinata (2005:5) dalam buku Senam Aerobik karya Karlina Dwijayanti, S.Pd., MOr., senam aerobik adalah serangkaian gerak yag dipilih secara sengaja dengan cara mengikuti irama musik sehingga ketentuan ritmis, kontinuitas dan durasi tertentu.

Sistem senam aerobik memiliki tujuan untuk meningkatkan gerakan menggunakan pernapasan aerobik sebagai sasarannya, dengan mengacu pada ciri-ciri musik Beat per Minute (BPM). Istilah tersebut dalam bahasa Indonesia berarti adalah ketukan per menit.

Dengan memiliki ketentuan tersebut, maka senam aerobik akan lebih teratur dalam menentukan gerakan, yang akan berpengaruh kepada peningkatan kemampuan kondisi fisik, khususnya jantung. Setelah mengetahui senam aerobik pertama kali diperkenalkan oleh siapa, berikut adalah penjelasannya.

Senam Aerobik Diperkenalkan oleh Dr. Kenneth Cooper

Ilustrasi Gerakan Senam Aerobik. (Foto: Pixabay)

Setelah mengetahui definisi senam aerobik dari para ahli sekaligus tujuannya dilakukan olahraga tersebut, sebaiknya mengetahui jenis-jenis senam aerobik.

Sebelum memasuki hal tersebut, berikut ini adalah sistematika latihan senam aerobik yang harus diketahui menurut Karlina Dwijayanti, S.Pd., MOr., dalam buku Senam Aerobik yang terbit pada 4 Agustus 2021, antara lain:

Jenis Latihan Senam Aerobik

Pada olahraga senam aerobik, jenis latihannya terdiri dari tiga fase, yaitu:

1. Pemanasan

Fase pertama ini dilakukan dengan mengulurkan otot-otot tubuh yang kemudian dilanjut dengan gerakan dinamis.Tujuannya adalah untuk mendapatkan elastisitas otot-otot dan ligamen di sekitar persendian agar terhindar dari potensi cedera.

Selain itu, meningkatkan suhu tubuh dan denyut nadi untuk mempersiapkan mental agar dalam kondisi siap menuju aktivitas yang lebih berat. Pada tahap ini dilaksanakan dengan sistematis dan konsisten dimulai dari kepala, tangan, dada, pinggang lalu ke kaki atau sebaliknya.

2. Kegiatan Inti

Setelah selesai melakukan pemanasan dan terasa peningkatan denyut nadi serta persiapan mental, kemudian masuk ke fase utama sistematika, yaitu tahap latihan. Salah satu indikator fase latihan adalah menggunakan sistem target dengan memasuki training zone.

Training zone adalah daerah ideal denyut nadi dalam fase latihan. Persentase training zone adalah 60% hingga 90% dari Denyut Nadi Maksimal (DNM). Ada dua rumus mencari DNM, yaitu DNM untuk atlet dan DNM untuk orang awam.

Untuk atlet DNM = 220 - Usia atau SDNM = 200 - Usia. Sedangkan untuk orang awam adalah senam aerobik low impact, moderate impact, high impact atau mix impact dilakukan selama 22 hingga 25 menit.

3. Pendinginan

Matras, Salah Satu Peralatan Senam Aerobik. (Foto: Pexels/KarolinaGrabowska)

Pada tahap ini, sepatutnya melakukan gerakan-gerakan dengan intensitas rendah, untuk mengembalikan denyut nadi ke kecepatan normal seperti di awal sebelum dimulainya latihan. Transisi gerakan yang dilakukan harus dari intensitas tinggi, ke intensitas sedang lalu intensitas rendah.

Jenis-jenis Senam Aerobik

Dalam senam aerobik, jenis-jenis latihan tersebut dibagi menjadi 5, yaitu:

  • Low Impact Aerobics, senam aerobik dengan aliran gerakan yang ringan,

  • High Impact Aerobics, senam aerobik dengan aliran gerakan yang cukup keras,

  • Discorobics, senam aerobik dengan kombinasi antara irama disko dengan aliran gerakan keras atau ringan,

  • Rockrobics, senam aerobik dengan kombinasi antara irama rock ā€˜n’ roll dengan aliran gerakan keras atau ringan,

  • Aerobic Sport, senam aerobik dengan kombinasi antara gerakan-gerakan kalestenik atau kelentukan dengan aliran gerakan keras atau ringan.

Senam Aerobik Diperkenalkan oleh Dr. Kenneth Cooper yang sangat concern dengan kesehatan dan kebugaran jasmani dalam olahraga. Selamat mencoba!

(FS)