Senam Ketangkasan: Penjelasan, Jenis, dan Peralatannya

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Senam ketangkasan merupakan gerakan yang dalam praktiknya bisa menggunakan bantuan alat atau tidak. Senam yang satu ini juga dikenal dengan sebutan artistik, karena memiliki aturan yang sesuai.
Selain itu, senam ketangkasan menjadi salah satu nomor senam yang dikompetisikan dalam kejuaraan nasional hingga internasional. Aspek yang dinilai dalam kompetisi senam ketangkasan adalah gerakan, ketepatan, keindahan, dan keseimbangan saat sikap akhir.
Senam tersebut kerap kali menjadi salah satu materi yang diajarkan ketika sekolah. Tujuan dari gerakan ini adalah agar tubuh tetap bugar, lentur, dan bisa selalu bergerak aktif.
Meski gerakannya terlihat sederhana, setiap latihan memiliki tingkat kesulitannya sendiri. Jadi, kamu sangat dianjurkan untuk berlatih di bawah pengawasan instruktur atau guru olahraga.
Bagi pemula, kamu juga disarankan melakukan gerakan yang tergolong mudah dan minim risiko cedera sebelum lanjut ke latihan yang lebih rumit
Jenis Senam Ketangkasan
1. Gerakan Meroda
Gerakan ini dilakukan dengan melebarkan kaki dan mengarahkan tubuh ke samping kanan atau kiri.
Kemudian, gerakan ini sangat mengandalkan kemampuan handstand. Meski begitu, gerakan tersebut masih termasuk jenis senam lantai tanpa alat, sehingga bisa dilakukan sendiri atau bantuan teman.
Berikut ini adalah cara melakukan gerakan meroda:
Cara Pertama
Ambil posisi tegak dengan membuka kaki selebar bahu sambil mengangkat kedua tangan ke atas hingga membentuk huruf V.
Condongkan tubuh ke depan seakan ingin berjongkok.
Letakkan tangan di lantai dan angkat kaki ke atas secara perlahan sampai lurus dan membentuk huruf V.
Tahan sebentar dan turunkan kembali.
Lakukan gerakan ini secara berulang sampai mendapatkan keterampilan.
Cara Kedua
Ambil posisi tegak dengan membuka kaki selebar bahu sambil mengangkat kedua tangan ke atas hingga membentuk huruf V.
Arahkan tubuh ke arah samping, baik ke kanan dan kiri.
Letakkan satu tangan menyentuh matras.
Tumpu tangan untuk menopang badan, lalu kaki akan bergerak mengikut ke atas.
Kemudian, diikuti dengan tangan lainnya sesuai arah gerakan meroda yang diinginkan.
Setelah kedua tangan kedua di lantai, luruskan kaki dengan sedikit mengangkang.
Lakukan secara berulang hingga menguasainya.
2. Guling Depan
Guling depan adalah gerakan berguling ke arah depan secara berurutan, mulai dari tengkuk, punggung, pinggang, hingga panggul. Cara melakukannya cukup mudah, yaitu:
Tubuh dalam posisi berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan. Arahkan pandangan lurus ke depan melihat matras.
Ulurkan kedua tangan lurus memegang matras sambil membungkukkan badan.
Posisi kepala masuk di antara dua tangan. Usahakan dagu menyentuh dada. Tujuannya adalah agar bagian tengkuk menyentuh matras dengan baik.
Bahu disentuhkan ke matras dan mulailah berguling.
Setelah melakukan guling depan, posisi tubuh kembali berdiri tegak.
Guling depan dengan awalan berdiri dan jongkok tidak memiliki perbedaan teknik. Hanya saja, perbedaannya terletak pada posisi awalan dan akhir.
3. Guling Belakang
Gerakan senam ketangkasan ini sebaiknya dilakukan setelah kamu menguasai gerakan berguling ke depan. Berguling ke belakang lebih membutuhkan keberanian, karena kamu tidak dapat melihat arah dan tempat pendaratan dimulainya berguling.
Cara melakukan guling belakang dengan benar adalah:
Posisikan tubuh jongkok dengan bokong menempel pada matras.
Berguling ke belakang dengan kedua tangan menyentuh matras, kedua dada didekatkan pada paha, dan dibantu dorongan atau tolakan kedua tangan.
Mendarat dengan kedua telapak kaki sampai sikap jongkok kembali.
Senam Ketangkasan Menggunakan Alat
1. Lompat Kangkang
Gerakan ini dilakukan seperti melompat melewati sebuah rintangan. Khusus gerakan ini, kamu membutuhkan alat tertentu sebagai hambatannya.
Saat tubuh melayang di udara, kuda-kuda tangan harus direntangkan. Saat melompat, luruskan kedua tungkai agar dapat melewati samping kanan dan kiri alat yang telah disiapkan. Berikut adalah gerakannya:
Lakukan awalan dengan berlari cepat. Jangan lupa untuk mencondongkan tubuh ke depan.
Lakukan gerakan tolakan dengan kedua kaki, maka tubuh akan melayang. Rentangkan tangan dan pandangan ke arah depan.
Proses pendaratan dilakukan dengan menggunakan ujung kaki. Jangan lupa rentangkan kedua tangan ke atas.
2. Lompat Jongkok
Gerakan ini hampir serupa dengan gerakan sebelumnya. Namun, gerakan kaki dimodifikasi dari kangkang menjadi jongkok. Perlu diingat, bahwa gerakan ini juga membutuhkan alat sebagai halangan lompatan. Berikut adalah cara melakukannya:
Awali gerakan dengan berlari cepat. Lakukan tolakan saat berada di hambatan dan ayunkan lengan ke atas.
Tekuk lutut ke arah dada agar lompatan bisa maksimal.
Lakukan pendaratan dengan ujung kaki dan rentangkan kedua tangan ke atas.
Demikian penjelasan beserta peralatan yang digunakan dalam senam ketangkasan. Dengan begitu, kamu dapat menguasai gerakan senam ini dengan mudah.
(ANH)
