Sepak Bola Mini: Sejarah, Aturan, hingga Ukuran Bola

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepak bola mini merupakan salah satu cabang olahraga yang masih menjadi bagian dari sepak bola. Secara sekilas, olahraga ini memang mirip dengan futsal. Namun, aturannya sendiri berbeda.
Jika futsal dimainkan di lapangan indoor, maka sepak bola mini dimainkan di lapangan terbuka seperti sepak bola pada umumnya.
Sepak bola mini merupakan permainan beregu bagi pemain di bawah usia 15 tahun. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan olahraga ini sejak dini. Namun, kini sepak bola mini atau mini soccer menjadi tren tersendiri bagi para pecinta sepak bola, khususnya di Indonesia.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasan mengenai pengertian sepak bola mini beserta sejarahnya.
Sejarah Sepak Bola Mini adalah
Federasi sepak bola mini dunia atau World Minifootball Federation (WMF) terbentuk pada 2008. Federasi ini merupakan induk organisasi olahraga sepak bola mini dunia.
Berlokasi di Swiss, WMF memiliki anggota sebanyak 71 asosiasi dari seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, federasi sepak bola mini baru dideklarasikan pada 2016 dengan nama Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI).
FSMI hingga kini menjadi wadah bagi insan sepak bola mini Indonesia. Kemudian, bertugas untuk mengatur dan memperkenalkan permainan sepak bola mini di Indonesia.
Aturan dalam Sepak Bola Mini
Berikut ini adalah beberapa aturan mengenai sepak bola mini, dikutip dari World Minifootball Federation:
1. Lapangan Sepak Bola Mini
Lapangan sepak bola mini memiliki permukaan berupa rumput sintetis atau alami. Ukuran lapangan sepak bola mini adalah:
Panjang lapangan: 50 meter
Lebar Lapangan: 30 meter
Lebar Gawang: 4 meter
Tinggi Gawang: 2 meter
Jarak Titik Penalti: 9 meter
Daerah Penalti: 12 m x 13 meter
2. Jumlah Pemain Sepak Bola Mini
Berbeda dengan sepak bola yang memiliki terdiri dari 11 orang di setiap timnya, olahraga ini dimainkan oleh tujuh pemain dengan satu penjaga gawang.
Pertandingan tidak boleh dimulai atau dilanjutkan jika salah satu tim memiliki kurang dari empat pemain. Namun, setiap federasi tetap boleh mengubah aturan jumlah pemain dengan lima, tujuh, atau delapan pemain untuk menghormati peraturan permainan dari WMF.
3. Ukuran Bola Mini
WMF juga mengatur ukuran, bahan, dan berat bola dalam sepak bola mini. Berikut ini adalah aturannya:
Keliling bola: antara 70 cm (28 inci) dan 68 cm (27 inci)
Berat bola: 450 gram atau 410 gram
Tekanan Bola: 0,6 –1,1 atmosfer (600 –1,100 g/cm2) di permukaan laut (8,5 lbs/sq dalam -15,6 lbs/sq)
4. Aturan Permainan
Lama permainan sepak bola mini adalah: 2 x 25 menit (jeda 10 menit)
Pergantian pemain bebas
Tidak ada kartu kuning/merah
Tidak ada offside
Itulah penjelasan mengenai sepak bola mini beserta aturan permainannya. Saat ini, sepak bola mini semakin populer dan sering dimainkan di berbagai tempat.
(ANH)
