Untuk Mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Seseorang Perlu Dilakukan 3 Tes Ini

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Info Sport tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani seseorang perlu dilakukan beberapa pengetesan, atau lebih tepatnya tes dan pengukuran. Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa menemukan tingkat kebugaran jasmani seseorang.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan karya Asep Kurnia Nenggala, kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Kebugaran jasmani sendiri diklasifikasikan menjadi dua macam, yaitu kesegaran jasmani yang bersinggungan dengan kesehatan, dan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan keterampilan gerak.
Nah, untuk bisa mengetahui tingkatan kebugaran jasmani, diperlukan sebuah tes dan pengukuran. Ini dilakukan guna mengumpulkan data atau informasi mengenai seberapa baik kebugaran jasmani seseorang.
Biasanya, tes kebugaran jasmani dilakukan oleh seseorang yang berkeinginan untuk berolahraga, mengikuti turnamen, maupun mempersiapkan diri untuk memulai musim olahraga baru.
Tidak hanya sebatas pengetesan, tes kebugaran jasmani juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan maupun keselamatan seseorang dalam berolahraga, terutama atlet yang berolahraga dalam tingkatan yang lebih tinggi.
Bagi yang penasaran, berikut beberapa tes kebugaran jasmani yang umum dilakukan oleh para atlet.
Macam-macam Tes Kebugaran Jasmani
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tes kebugaran jasmani merupakan tes yang cukup umum untuk atlet. Bagi yang baru mulai berolahraga, berikut beberapa tes kebugaran jasmani yang bisa Anda coba dikutip dari laman klikdokter:
1. Push Up
Push up merupakan salah satu metode untuk mengetes kebugaran jasmani seseorang. Adapun cara memulainya dengan menghitung jumlah push up yang bisa dilakukan, berikut indikatornya:
Sangat baik: 30 kali (Pria) atau 20-24 kali (Wanita)
Baik: 25-29 kali (Pria) atau 15-19 kali (Wanita)
Cukup: 20-24 kali (Pria) atau 15-19 kali (Wanita)
Buruk: <19 kali (Pria) atau <14 kali (Wanita)
2. Menghitung Detak Jantung Ketika Beristirahat
Menghitung detak jantung atau Heart Rate (HR) ketika beristirahat juga berguna untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani seseorang. Secara normal, orang dewasa memiliki detak jantung 60-100 kali per menit. Apabila kurang, maka bisa bertanda ada gangguan.
Cara mengetahui detak jantung cukup mudah, Anda bisa meletakkan jari pada nadi di samping tenggorokan, lalu hitung denyut nadi tersebut selama 15 detik kemudian dikalikan 4 untuk mendapatkan hasilnya.
3. Tes Kecepatan
Tes kecepatan atau lari merupakan tes kebugaran jasmani yang cukup umum, terutama ketika duduk di bangku sekolah. Anda bisa berlari dengan jarak 50 meter atau 60 meter untuk mengetes kecepatan tubuh.
Demikianlah informasi mengenai tes kebugaran jasmani untuk mengetahui tingkatannya. Sebelum melakukan pengetesan tersebut, ada baiknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu. Semoga bermanfaat.
(AA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kebugaran jasmani?

Apa itu kebugaran jasmani?
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Apa manfaat tes kebugaran jasmani?

Apa manfaat tes kebugaran jasmani?
Tidak hanya sebatas pengetesan, tes kebugaran jasmani juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan maupun keselamatan seseorang dalam berolahraga, terutama atlet yang berolahraga dalam tingkatan yang lebih tinggi.
Bagaimana cara menghitung detak jantung?

Bagaimana cara menghitung detak jantung?
Anda bisa meletakkan jari pada nadi di samping tenggorokan, lalu hitung denyut nadi tersebut selama 15 detik kemudian dikalikan 4 untuk mendapatkan hasilnya.
