Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Hewan Entok dan Perbedaannya dengan Angsa

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Entok. Foto: commons.wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Entok. Foto: commons.wikimedia.org

Entok sering ditemui di lingkungan pedesaan dan kerap disamakan dengan angsa karena bentuk tubuhnya yang cukup mirip. Namun, jika diamati lebih dekat, hewan ini memiliki ciri-ciri unik yang membedakannya dari unggas lain. Artikel ini mengulas ciri-ciri entok serta perbedaan utamanya dengan angsa agar tidak salah mengenali.

Mengenal Hewan Entok (Cairina moschata)

Entok merupakan salah satu jenis unggas air yang sering dipelihara masyarakat untuk konsumsi dagingnya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Denny Alfachri berjudul Analisis Morfometrik Ternak Entok (Cairina moschata) Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang terkait morfometri entok, hewan ini memiliki karakteristik fisik tubuh ramping, berdiri hampir tegak seperti botol dan lincah sebagai ciri khas entok petelur atau yang lebih dikenal dengan indian runner duck.

Pengertian Entok

Entok adalah unggas yang dikenal juga dengan nama latin Cairina moschata. Hewan ini termasuk keluarga bebek, namun ukurannya lebih besar dan memiliki beberapa ciri khas yang mudah dikenali.

Habitat dan Sebaran Entok

Habitat asli entok meliputi daerah berawa, dekat sungai, atau persawahan. Selain di Indonesia, entok juga banyak ditemukan di Amerika Selatan hingga Asia Tenggara. Keberadaannya yang mudah beradaptasi membuat entok sering dibudidayakan di berbagai daerah.

Ciri-Ciri Morfometrik Entok

Ciri utama entok terletak pada bentuk tubuh, warna bulu, serta detail fisik lainnya. Data morfometrik menjadi acuan penting untuk mengenali entok secara ilmiah.

Bentuk Tubuh dan Ukuran

Entok memiliki tubuh yang relatif besar, dada lebar, dan leher agak pendek. Panjang tubuh entok umumnya berkisar antara 60-80 cm, dengan berat dewasa mencapai 3 hingga 5 kilogram.

Warna Bulu dan Ciri Fisik Lainnya

Bulu entok biasanya berwarna putih, hitam, atau kombinasi keduanya dengan kilap kehijauan pada bulu jantannya. Kepala entok memiliki benjolan merah di sekitar paruh dan matanya, yang menjadi pembeda utama dari unggas lain.

Sumber: Analisis Morfometrik oleh Denny Alfachri

Penelitian oleh Denny Alfachri menunjukkan bahwa Entok jantan selalu memiliki lingkar dada, lebar dada, dan panjang sayap lebih panjang. Dada adalah bagian tubuh entok yang berperan sebagai tempat deposisi daging. Karakter ini menunjang kemampuannya beradaptasi di lingkungan basah dan meningkatkan nilai ekonomisnya.

Perbedaan Entok dan Angsa

Meskipun sekilas tampak serupa, entok dan angsa memiliki perbedaan yang cukup jelas baik dari segi fisik maupun perilaku.

Perbandingan Ciri Fisik

Entok cenderung lebih pendek dan gemuk dibanding angsa yang berleher panjang dan tubuh ramping. Pada entok, benjolan merah di kepala sangat mencolok, sedangkan angsa tidak memilikinya.

Perbedaan Suara, Kebiasaan, dan Perilaku

Entok mengeluarkan suara serak dan pendek, berbeda dari angsa yang bersuara nyaring dan panjang. Dari segi perilaku, entok lebih tenang dan mudah beradaptasi, sementara angsa dikenal lebih agresif dan teritorial.

Sumber: Analisis Morfometrik oleh Denny Alfachri

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa entok jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran tubuh entok betina. Oleh karena itu, menyatakan bahwa ternak jantan dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging sedangkan ternak betina digunakan untuk program pemuliaan.

Kesimpulan

Ciri-ciri hewan entok dapat diamati dari bentuk tubuh yang besar, warna bulu, dan benjolan merah di kepala. Perbedaan dengan angsa terlihat jelas pada ukuran, suara, dan perilaku sehari-hari. Mengenali kedua unggas ini sangat penting, terutama bagi yang ingin memeliharanya untuk konsumsi atau budi daya.

Reviewed by Salamah Harahap

Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya