Konten dari Pengguna

Hewan Berkaki Dua: Daftar Lengkap dan Penjelasan Aves

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hewan berkaki dua. Foto: commons.wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan berkaki dua. Foto: commons.wikimedia.org

Hewan berkaki dua sering membuat orang penasaran, terutama ketika melihat burung atau hewan yang bisa berjalan tegak. Sebagian spesies memang mengandalkan dua kaki untuk bergerak, sedangkan lainnya hanya sesekali berdiri atau berlari dengan posisi tegak. Artikel ini merangkum pengertian, contoh, dan penjelasan singkat tentang peran aves dalam kelompok hewan bipedal.

Apa Itu Hewan Berkaki Dua?

Secara sederhana, hewan berkaki dua atau bipedal adalah hewan yang bergerak dengan dua kaki sebagai tumpuan utama. Ada yang selalu berjalan tegak, ada juga yang hanya menggunakan dua kaki dalam situasi tertentu, misalnya saat berlari cepat atau mengintai musuh.

Menurut artikel Animal Corner : Animals That Walk On Two Legs, bipedalisme adalah ciri umum di kerajaan hewan dan ada banyak alasan mengapa hewan melakukannya. Beberapa hewan menggunakan berjalan dengan dua kaki untuk membantu mereka melarikan diri dari predator, sementara yang lain menggunakannya untuk membantu mereka mencari makanan. Manfaatnya beragam, mulai dari sudut pandang yang lebih tinggi, tangan atau kaki depan yang bebas untuk memegang, hingga gerak yang efisien pada spesies tertentu. Daftar hewan berkaki dua di bawah ini diadaptasi dari penjelasan umum di situs tersebut dan disusun agar mudah dipahami pembaca awam.

Contoh Hewan Berkaki Dua dan Apakah Aves Termasuk?

Jawabannya, ya, aves termasuk hewan berkaki dua karena semua burung memiliki dua kaki yang aktif dipakai untuk berdiri dan berjalan. Namun, cara dan frekuensi penggunaannya berbeda-beda, tergantung kebiasaan hidup dan habitat masing-masing spesies. Di sisi lain, beberapa mamalia dan vertebrata lain juga bisa bergerak dengan dua kaki, meski tidak sepanjang waktu.

Hewan Berkaki Dua dari Kelompok Burung (Aves)

Semua burung memiliki dua kaki, tetapi tidak semuanya mengandalkan berjalan atau berlari sebagai cara utama bergerak. Berikut beberapa contoh yang sering disebut ketika membahas hewan berkaki dua dari kelompok aves:

1. Struthio (burung unta): pelari darat yang sangat cepat dan sepenuhnya bipedal di darat.

2. Dromaius (emu): burung besar asal Australia yang kuat berlari dengan dua kaki panjangnya.

3. Casuarius (kasuari): hidup di hutan tropis, memiliki dua kaki kokoh dengan cakar tajam sebagai pertahanan.

4. Meleagris (kalkun): banyak menghabiskan waktu berjalan dan berlari di darat dengan dua kaki.

5. Gallus gallus domesticus (ayam): contoh aves peliharaan yang selalu menggunakan dua kaki untuk bergerak.

6. Pavo cristatus (merak): berjalan dengan dua kaki sambil menampilkan ekor indah saat menarik perhatian.

7. Penguin (misalnya emperor penguin): berjalan tegak di darat dengan dua kaki, sementara di air mengandalkan kemampuan berenang.

Mamalia dan Hewan Lain yang Bisa Berjalan di Atas Dua Kaki

Berbeda dengan aves, sebagian besar mamalia dan hewan lain hanya sesekali memakai dua kaki untuk bergerak. Mereka biasanya menggunakannya untuk melihat lebih jauh, membawa makanan, atau melarikan diri dengan cepat. Berikut beberapa contohnya:

1. Manusia: mamalia yang sepenuhnya beradaptasi berjalan tegak dengan dua kaki sepanjang hidup.

2. Kanguru: menggunakan dua kaki belakang untuk melompat, dengan ekor sebagai penyeimbang tubuh.

3. Kangaroo rat: hewan pengerat kecil yang melompat dengan dua kaki belakang saat menghindari predator.

4. Jerboa: hidup di daerah kering dan bergerak dengan lompatan cepat menggunakan dua kaki belakang.

5. Pengerat gurun bipedal lain: kelompok tikus kecil yang memakai dua kaki belakang untuk berpindah tempat secara gesit.

6. Kera besar tertentu, seperti simpanse: kadang berjalan dengan dua kaki untuk jarak pendek ketika membawa benda.

7. Beberapa kadal bipedal, misalnya basilisk lizard: mampu berlari dengan dua kaki di atas tanah atau permukaan air untuk melarikan diri.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, hewan berkaki dua mencakup burung, mamalia, hingga reptil tertentu yang mengandalkan dua kaki dalam berbagai cara. Sebagian, seperti manusia dan burung unta, benar-benar bergantung pada bipedalisme, sedangkan lainnya hanya memakainya dalam situasi khusus.

Aves jelas termasuk dalam kategori hewan berkaki dua karena seluruh burung memiliki dua kaki yang aktif digunakan. Dengan memahami contoh dan cirinya, pertanyaan seperti “hewan apa saja yang berkaki 2?” atau “apakah aves berkaki dua?” bisa terjawab lebih jelas dan tidak lagi membingungkan.

Reviewed by Salamah Harahap

Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya