Konten dari Pengguna

Mengenal Hylobates muelleri: Nama Lokal dan Makanan Alami Owa Kalawat

I

Info Biologi

Membahas informasi seputar biologi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Owa Kawalat. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Owa Kawalat. Foto: Pixabay

Owa kalawat termasuk salah satu primata endemik Kalimantan yang cukup menarik untuk dipelajari. Spesies ini dikenal sebagai Hylobates muelleri dan memiliki ciri khas suara melengking yang sering terdengar di hutan. Selain penampilan fisiknya, masyarakat juga mengenal owa kalawat dengan sebutan berbeda di berbagai daerah.

Apa Nama Lokal Hylobates muelleri?

Hylobates muelleri adalah primata dari keluarga owa yang hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Terrina Pungky Septavega, dalam Studi Perilaku Harian Owa Kalawat (Hylobates muelleri martin. 1841) di Konservasi Ex-Situ Gembira Loka, nama lokal untuk Hylobates muelleri adalah owa kalawat, terutama di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Selain istilah “kalawat”, masyarakat di beberapa daerah juga kerap menyebutnya dengan nama “kalawet” atau “klawat” tergantung dialek setempat. Habitat owa kalawat tersebar di hutan hujan tropis, mulai dari dataran rendah hingga kawasan pegunungan Kalimantan.

Makanan Owa Kalawat

Jenis-Jenis Makanan Utama

Owa kalawat memiliki pola makan yang didominasi buah-buahan segar. Berdasarkan hasil observasi di dalam Studi Perilaku Harian Owa Kalawat (Hylobates muelleri martin. 1841) di Konservasi Ex-Situ Gembira Loka, oleh Terrina Pungky Septavega, buah menjadi sumber energi utama yang dikonsumsi setiap hari. Selain buah, owa kalawat juga memakan daun muda, bunga, dan kadang-kadang serangga sebagai pelengkap nutrisinya. Keragaman makanan ini membantu mereka memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral secara alami.

Pola Makan dan Perilaku

Aktivitas makan owa kalawat biasanya berlangsung pada pagi hingga siang hari. Mereka akan mencari makanan dengan berpindah dari satu pohon ke pohon lain menggunakan lengan panjangnya. Di lingkungan konservasi seperti Gembira Loka, pola makan owa kalawat tetap dijaga agar menyerupai kondisi alami, meskipun jenis makanan kadang disesuaikan dengan ketersediaan di tempat tersebut.

Pentingnya Konservasi Owa Kalawat

Populasi Hylobates muelleri di alam liar terus menurun akibat hilangnya habitat dan perburuan liar. Upaya pelestarian melalui konservasi ex-situ di kebun binatang dan pusat rehabilitasi menjadi sangat penting untuk menjaga kelangsungan spesies ini. Di sisi lain, masyarakat lokal dan berbagai lembaga juga turut berperan dalam mendukung perlindungan owa kalawat melalui edukasi dan pengawasan hutan. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berbagai langkah pelestarian dilakukan agar Hylobates muelleri tetap lestari untuk generasi mendatang.

Kesimpulan

Hylobates muelleri atau owa kalawat dikenal luas di Kalimantan dengan nama lokal yang bervariasi di setiap daerah. Pola makan utama spesies ini terdiri atas buah, daun muda, dan beberapa jenis serangga yang mudah ditemukan di habitat aslinya. Konservasi Hylobates muelleri menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mencegah kepunahan spesies endemik ini di masa depan.

Reviewed by Salamah Harahap

Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya