Konten dari Pengguna

Penicillium Termasuk Jamur Apa? Ciri-Ciri dan Perannya pada Buah

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penicillium. Foto: commons.wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penicillium. Foto: commons.wikimedia.org

Penicillium sering muncul sebagai lapisan kapang berwarna hijau kebiruan di permukaan buah yang mulai busuk. Jamur ini dikenal luas di dunia pangan karena bisa merusak hasil panen saat disimpan. Untuk memahami risikonya, perlu melihat lebih dulu Penicillium termasuk jamur apa dan bagaimana ciri khasnya.

Klasifikasi Penicillium dan Jenis Jamurnya

Penicillium dalam Kelompok Jamur Imperfecti dan Ascomycota

Penicillium adalah jamur mikroskopis berfilamen yang tumbuh membentuk kapang di permukaan bahan organik. Dalam pengelompokan praktis, jamur ini sering dimasukkan ke kelompok Deuteromycetes atau jamur tidak sempurna karena fase seksualnya jarang diamati. Secara kekerabatan, Penicillium sebenarnya berada dalam divisi Ascomycota yang menghasilkan spora seksual di dalam askus.

Menurut Dewi Fatimah Alfaizah dalam skripsinya berjudul Pengendalian Penicillium sp. Penyebab Busuk Buah Pada Jeruk Pascapanen Menggunakan Senyawa Antifungsi dan Mikroorganisme Antagonis proses infeksi terjadi melalui pori kulit jeruk menuju kelenjar minyak dan selanjutnya pengambilan nutrisi untuk stimulasi germinasi spora setelah panen dan berperan dalam pembusukan buah. Kondisi inilah yang membuat jamur ini mendapat perhatian besar di rantai distribusi buah.

Spesies Penicillium Penyebab Busuk Buah Jeruk Pascapanen

Pada buah jeruk, dua spesies Penicillium paling sering disebut, yaitu Penicillium digitatum dan Penicillium italicum. Keduanya sama-sama menyerang kulit buah, tetapi tampilan koloni dan warna busuknya berbeda. Penicillium digitatum umumnya menimbulkan busuk berwarna hijau, sedangkan Penicillium italicum cenderung memberikan warna biru kehijauan yang lebih pekat.

Penicillium digitatum menjadi patogen dominan pada jeruk dengan gejala busuk berwarna hijau di permukaan kulit. Perbedaan warna ini membantu petani dan pelaku usaha mengenali jenis serangan yang muncul di gudang penyimpanan.

Ciri-Ciri Penicillium dan Mekanisme Infeksi pada Buah Jeruk

Ciri Morfologi Penicillium sp. pada Media dan Buah

Secara kasatmata, koloni Penicillium tampak seperti beludru atau serbuk halus berwarna hijau hingga biru kehijauan. Pertumbuhannya tergolong cepat sehingga area kecil busuk bisa meluas dalam waktu singkat bila kondisi mendukung. Pada permukaan buah jeruk, kulit akan tampak berubah warna, jaringan melunak, lalu muncul lapisan serbuk spora.

Di bawah mikroskop, Penicillium memiliki hifa bersekat dan konidiofor bercabang yang ujungnya membentuk struktur mirip kuas. Konidiofor ini menghasilkan banyak konidia atau spora aseksual yang mudah menyebar melalui udara dan kontak permukaan.

Sifat Biologi Penicillium sebagai Patogen Pascapanen

Penicillium bersifat saprofit dan oportunistik, artinya jamur ini memanfaatkan jaringan buah yang lemah atau terluka untuk tumbuh. Luka mekanis saat panen, sortasi, atau transportasi menjadi pintu masuk utama bagi spora yang menempel di kulit jeruk. Sementara itu, kelembapan tinggi dan suhu penyimpanan yang kurang terkontrol akan mempercepat pertumbuhan koloni.

Dalam pembahasan pengendalian, Dewi Fatimah Alfaizah dalam skripsinya berjudul Pengendalian Penicillium sp. Penyebab Busuk Buah Pada Jeruk Pascapanen Menggunakan Senyawa Antifungsi dan Mikroorganisme Antagonis menekankan bahwa Pengendalian jamur patogen pada jeruk juga dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme antagonis yang memiliki kemampuan dalam menghambat sampai membunuh patogen. Oleh karena itu, sanitasi ruang simpan, penanganan buah yang hati-hati, serta penerapan senyawa antifungi atau mikroorganisme antagonis menjadi siasat penting untuk menekan serangan jamur ini.

Kesimpulan

Penicillium termasuk jamur mikroskopis berfilamen yang secara praktis dikelompokkan sebagai jamur tidak sempurna, namun secara kekerabatan berada dalam Ascomycota. Beberapa spesiesnya, seperti Penicillium digitatum dan Penicillium italicum, berperan besar dalam pembusukan buah jeruk pascapanen dengan ciri koloni hijau hingga biru kehijauan.

Memahami ciri-ciri Penicillium dan cara jamur ini menginfeksi buah membantu pelaku usaha hortikultura menyusun langkah pencegahan yang lebih tepat. Dengan pengelolaan luka buah, pengaturan kelembapan, dan penggunaan pengendali hayati atau kimia yang sesuai, risiko kerusakan buah akibat Penicillium dapat diminimalisir sejak tahap penyimpanan dan distribusi.

Reviewed by Salamah Harahap

Baca juga: Flora Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya