Urutan Takson Hewan: Pengertian, Tingkatan, dan Perbedaannya dengan Tumbuhan
Membahas informasi seputar biologi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan takson hewan digunakan untuk mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki. Sistem pengelompokan ini memudahkan ilmuwan dalam mempelajari keanekaragaman hewan di dunia. Dengan memahami urutan takson, kita bisa mengenal lebih jauh hubungan antarorganisme serta perbedaannya dengan sistem klasifikasi tumbuhan.
Apa Itu Urutan Takson pada Hewan?
Pengelompokan hewan secara ilmiah dilakukan lewat sistem taksonomi yang diatur dalam urutan tertentu. Menurut buku Taksonomi Hewan karya Gunaria Siagian, S.Pd., M.Si, kata Taksonomi berasal dari kata dalam bahasa Yunani (selanjutnya disingkat Y), yaitu taxis (taxis) yang berarti susunan dan nomos (nomos) yang berarti aturan atau cara atau undang-undang. Jadi taksonomi merupakan ilmu yang mempelajari penamaan, pengelompokan, serta hubungan antar makhluk hidup berdasarkan karakteristik yang dimiliki.
Definisi dan Konsep Dasar Taksonomi Hewan
Taksonomi hewan adalah cabang ilmu biologi yang mengatur pengelompokan hewan berdasar persamaan dan perbedaan ciri. Setiap kelompok disebut “takson”, dimulai dari kelompok terbesar hingga paling spesifik.
Tujuan dan Manfaat Pengelompokan Taksonomi pada Hewan
Tujuan utama taksonomi adalah menyederhanakan proses identifikasi dan memperjelas hubungan antarspesies. Dengan sistem ini, pengelompokan hewan menjadi lebih sistematis dan mudah dipelajari.
Bagaimana Urutan Takson pada Hewan?
Urutan takson hewan terdiri dari beberapa tingkatan hierarki yang membentuk sistem klasifikasi. Setiap tingkat memiliki kriteria khas yang membedakannya dari tingkat lain.
Tingkatan Takson dalam Hewan (Kingdom hingga Spesies)
Secara umum, urutan takson hewan meliputi:
- Kingdom (kerajaan)
- Filum
- Kelas
- Ordo
- Famili
- Genus
- Spesies
Setiap tingkat semakin mengerucut, mulai dari kelompok sangat besar hingga kelompok paling spesifik.
Contoh Urutan Takson pada Hewan
Sebagai gambaran, misalnya hewan dikelompokkan mulai dari kingdom Animalia, dilanjutkan ke filum, kelas, hingga akhirnya sampai ke tingkat spesies sesuai ciri khususnya.
Kutipan Sumber
Berdasarkan penjelasan dalam buku Taksonomi Hewan karya Gunaria Siagian, S.Pd., M.Si, sistem ini sangat membantu mempermudah mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup.
Perbedaan Urutan Takson Hewan dan Tumbuhan
Meskipun konsep taksonomi diterapkan pada hewan maupun tumbuhan, ada beberapa perbedaan mendasar dalam penamaan dan struktur pengelompokan keduanya.
Persamaan dan Perbedaan Struktur Taksonomi
Baik hewan maupun tumbuhan menggunakan sistem bertingkat, namun istilah dan urutannya bisa berbeda. Pada hewan digunakan istilah filum, sedangkan tumbuhan memakai divisi.
Contoh Perbandingan Urutan Takson Hewan vs Tumbuhan
Pada hewan, urutannya: Kingdom, Filum, Kelas, Ordo, Famili, Genus, Spesies. Sementara itu, tumbuhan memakai: Kingdom, Divisi, Kelas, Ordo, Famili, Genus, Spesies.
Kutipan Sumber
Seperti yang dijelaskan dalam referensi Taksonomi Hewan karya Gunaria Siagian, S.Pd., M.Si, perbedaan ini membantu membedakan sistem klasifikasi dua kelompok makhluk hidup yang berbeda.
Ringkasan dan Pentingnya Memahami Urutan Takson Hewan
Mengetahui urutan takson hewan memudahkan penelitian, pendidikan, dan pelestarian keanekaragaman hayati. Sistem klasifikasi ini juga mendukung pengenalan hubungan antarorganisme secara ilmiah.
Implikasi dalam Studi Biologi dan Klasifikasi Organisme
Dengan memahami urutan takson, proses identifikasi dan pemahaman evolusi hewan menjadi lebih terarah. Klasifikasi ini penting dalam studi biologi dan pengelolaan data keanekaragaman
Kutipan Sumber
Menurut Gunaria Siagian dalam bukunya berjudul Taksonomi Hewan karya Gunaria Siagian, S.Pd., M.Si, klasifikasi taksonomi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran biologi, terutama bagi yang ingin memahami keragaman dan hubungan antarspesies secara ilmiah.
Reviewed by Salamah Harahap
Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya