Zona Zoogeografi Australia-Papua-Maluku: Enam Wilayah Dunia dan Fauna Australis
Membahas informasi seputar biologi untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Biologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zona zoogeografi Australia-Papua-Maluku adalah salah satu wilayah penting dalam ilmu biogeografi. Wilayah ini dikenal dengan keanekaragaman hayati yang unik, berbeda dari zona lain di dunia. Memahami zona ini membantu kita mengenali persebaran hewan di berbagai belahan bumi dan faktor yang membentuk keunikan mereka.
Apa Itu Zona Zoogeografi Australia-Papua-Maluku?
Zona zoogeografi menggambarkan pembagian wilayah di dunia berdasarkan persebaran fauna. Menurut Buku Ajar Ekologi Satwaliar oleh Abdul Haris Mustari, dkk., zona Australia-Papua-Maluku, wilayah zoogeografi ini sangat terkenal akan keanekaragaman dan kekhasan seperti berbagai jenis monyet yang biasa disebut monyet dunia baru (new world monkey). Selain itu, batas-batasnya jelas dipengaruhi oleh faktor geografis dan sejarah evolusi hewan.
Pengertian Zona Zoogeografi
Zona zoogeografi adalah pembagian wilayah dunia menurut sebaran hewan yang memiliki ciri khas tertentu. Setiap zona dihuni oleh jenis fauna yang berbeda akibat sejarah evolusi dan isolasi geografis.
Letak dan Cakupan Wilayah Australia-Papua-Maluku
Wilayah Australia-Papua-Maluku meliputi Australia, Papua, dan sebagian Kepulauan Maluku. Daerah ini dipisahkan oleh batas-batas alami seperti laut dan pegunungan, sehingga fauna di dalamnya berkembang secara unik.
Enam Wilayah Zoogeografis di Dunia
Konsep zona zoogeografi membagi dunia menjadi enam wilayah utama dengan fauna khas. Menurut modul Lingkungan Ternak oleh Prof. Dr. Ir. Djoni Prawira Rahardja, M.Sc. dan Ir. Veronica Sri Lestari, M.Ec., keenam zona ini masing-masing ditandai dengan kehadiran spesies hewan-hewan unik.
Daftar Enam Wilayah Utama
Berikut enam zona zoogeografis utama:
Paleartik
Neartik
Neotropik
Ethiopian
Oriental
Australis (termasuk Australia-Papua-Maluku)
Ciri Khas Masing-masing Wilayah
Setiap wilayah memiliki fauna endemik yang sulit ditemukan di zona lain. Misalnya, zona Neotropik kaya satwa Amerika Selatan, sedangkan zona Australis dikenal dengan hewan berkantung dan burung eksotis.
Fauna Khas di Zona Australis (Australia-Papua-Maluku)
Zona zoogeografi Australia-Papua-Maluku terkenal dengan fauna endemik yang sangat unik. Banyak spesies di wilayah ini tidak ditemukan di tempat lain, yang membuatnya menarik untuk dipelajari lebih lanjut.
Jenis-Jenis Fauna Utama
Beberapa fauna utama di zona Australis antara lain:
Mamalia berkantung seperti kanguru, koala, dan kuskus
Burung asli seperti cendrawasih, kasuari, dan kakatua
Reptil serta amfibi endemik yang hanya hidup di wilayah ini
Faktor yang Mempengaruhi Keunikan Fauna
Keunikan fauna di zona ini dipengaruhi oleh isolasi geografis dan adaptasi ekologis. Menurut modul Lingkungan Ternak oleh Prof. Dr. Ir. Djoni Prawira Rahardja, M.Sc. dan Ir. Veronica Sri Lestari, M.Ec., daerah-daerah tersebut dianggap merupakan pusat asal-usul spesies dan migrasi mereka di masa lampau, serta barier yang ditemuinya meliputi barier hasil penyatuan dan atau pemisahan benua di masa lampau.
Kesimpulan: Pentingnya Memahami Zona Zoogeografi Dunia
Memahami zona zoogeografi Australia-Papua-Maluku membantu kita mengenal kekayaan fauna dunia. Setiap zona memiliki karakteristik dan jenis hewan yang berbeda, dipengaruhi oleh faktor geografis dan sejarah evolusi. Dengan mengenali zona ini, kita dapat lebih menghargai keanekaragaman hayati dan upaya pelestarian yang diperlukan untuk menjaga keberadaan satwa endemik.
Reviewed by Salamah Harahap
Baca juga: Fauna Indonesia: Keanekaragaman dan Persebarannya