Kumparan Logo
Konten Media Partner

Foto: Menikmati Pagi di Doro Wadu Na'e

Info Dompuverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemandangan di atas awan di Doro Wadu Na'e. Foto: Selly Zainab
zoom-in-whitePerbesar
Pemandangan di atas awan di Doro Wadu Na'e. Foto: Selly Zainab

Info Dompu - Doro Wadu Na'e atau populer dengan singkatan DWN di kalangan anak muda, nama tersebut dalam bahasa lokal berarti bukit atau gunung batu besar. Berlokasi di Kelurahan Kandai Satu, tetapi bisa diakses melalui Dusun Pandai, Desa Kareke, Kabupaten Dompu. Menuju ke bukit batu ini dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan berjalan kaki melewati hutan jati dan jalan berbatu.

Awan di Doro Wadu Na'e. Foto: Selly Zainab
zoom-in-whitePerbesar
Awan di Doro Wadu Na'e. Foto: Selly Zainab

Keunggulan spot ini adalah bisa melihat matahari terbit pada pagi hari dengan hamparan awan putih. Di sisi bagian timur, ada pemandangan so (kawasan) Zero dengan sawah-sawah yang rapi.

Matahari terbit di Doro Wadu Na'e. Foto: Muhammad Safirah/Info Dompu

Sedangkan, di sisi bagian utara bisa dilihat pemandangan Kota Dompu yang dipadati rumah penduduk dan pepohonan sekitar.

Pemandangan di sisi utara Doro Wadu Na'e. Foto: Info Dompu

Di sisi barat juga terdapat pemandangan rumah-rumah penduduk dan gunung-gunung.

Pemandangan rumah penduduk di sisi barat. Foto: Info Dompu

Ketika matahari pagi sedikit meninggi, ada kombinasi awan dengan pancaran sinar matahari menyinari area persawahan so Zero.

Pemandangan pagi hari di Doro Wadu Na'e. Foto: Info Dompu

Batu besar di atas bukit bisa digunakan untuk merebahkan tubuh sambil menikmati kesejukan udara pegunungan di pagi hari.

Di sini bisa rebahan sambil menikmati pemandangan. Foto: Info Dompu

Jika ingin mendapatkan waktu yang tepat untuk menikmati matahari terbit, disarankan mulailah mendaki dari Dusun Pandai, Desa Kareke, pada pukul 05.20 WITA.

View batu besar, menuju puncaknya harus didaki dari sisi sebelah timur. Foto: Ikhsan Hanif

Mencapai puncak batu besar ini harus didaki dengan hati-hati. Bebatuan ini berongga seperti batu karang sehingga banyak pegangan dan injakan yang aman untuk dilalui.

Pemandangan dari atas di Doro Wadu Na'e. Foto: Ikhsan Hanif

Sangat disarankan untuk membawa air minum dan makanan ringan karena tanjakan menuju bukit ini cukup sulit dan menguras energi.

Potret dari dalam tenda dengan pemandangan di Doro Wadu Na'e. Foto: Selly Zainab

Bagi yang menyukai menginap di alam atau hobi camping, tempat ini juga bisa menjadi alternatif. Setiap akhir pekan biasanya ada beberapa orang yang membawa tenda untuk menginap di Doro Wadu Na'e.

-

Intan Putriani