Kumparan Logo
Konten Media Partner

Hajatan Pasca Panen, Berkah Bagi Pengusaha Alat Pesta di Dompu

Info Dompuverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
(Dekorasi hajatan masyarakat Dompu. Foto: Ilyas Yasin/Info Dompu)
zoom-in-whitePerbesar
(Dekorasi hajatan masyarakat Dompu. Foto: Ilyas Yasin/Info Dompu)

Info Dompu - Sebagian besar masyarakat Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengandalkan ekonominya pada bertani, baik di ladang maupun di sawah. Mereka melakukan aktivitas bertani baik sebagai matapencaharian utama maupun mendapatkan pendapatan tambahan. Ketergantungan yang tinggi pada sektor pertanian mengakibatkan banyak acara sosial kemasyarakatan di Dompu dilakukan pasca panen. Misalnya hajatan pernikahan, khitan, doa selamatan haji dan lainnya.

Umumnya warga Dompu mulai melakukan aktivitas bertani mulai November hingga masa panen bulan April. Setelah itu mereka akan mulai menggelar berbagai hajatan tersebut. Hampir tiap hari ada saja undangan hajatan siang, sore dan malam hari. Tak jarang dalam satu desa terdapat dua hingga tiga acara bersamaan dalam sehari.

(Pemasangan terop untuk hajatan. Foto: Ilyas Yasin/Info Dompu)

Ramainya hajatan tersebut membawa keberuntungan sendiri bagi para pengusaha alat pesta maupun percetakan undangan. Suaeb (40), pemilik salon “La Ae” di Desa Ranggo Kecamatan Pajo, wilayah selatan Dompu, mengakui adanya peningkatan tajam terhadap kebutuhan rias pengantin maupun perlengkapan pesta seperti terop, kursi dan dekorasi.

Permintaan tersebut hampir tiap hari karena ia tidak hanya memenuhi permintaan di desa dan kecamatan sekitar tapi juga ke wilayah cukup jauh. “Kami juga memenuhi permintaan seperti Kecamatan Kilo,” ujarnya ketika ditemui di salonnya Jumat (21/6).

Ayah tiga anak ini menjelaskan, dalam menjalankan usahanya ia bekerjasama dengan saudara perempuannya yang memiliki usaha dekorasi, sedangkan dirinya kebagian rias pengantin.

Meski enggan menyebutkan tarif, tapi Suaeb memberikan gambaran bahwa untuk satu paket lengkap pesta perkawinan pihaknya mematok Rp 14 juta.

(Dekorasi hajatan di Dompu. Foto: Ilyas Yasin/Info Dompu)

“Harga itu paket pesta komplit untuk kebutuhan seribuan lebih undangan seperti terop, kursi, rias pengantin, dekorasi, orgen hingga peralatan perjamuan makan,” ujarnya.

Ditambahkan, paket tersebut termasuk rias pengantin dan dekorasi saat akad nikah. Begitu pula peralatan perjamuan, pemilik hajatan hanya menyediakan menunya saja. Kendati begitu, pihaknya juga tetap memberikan pilihan paket pesta sesuai kebutuhan pelanggan misalnya untuk keperluan rias pengantin saja atau orgen saja.

“Jadi ini tergantung kebutuhan pelanggan,” terangnya lagi.

-

Ilyas Yasin