Oi Kampasi, Kolam di Dompu NTB yang Ramai Dikunjungi saat Kemarau

Info Dompu - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat hampir seluruh wilayah mengalami kekeringan. Suhu panas yang cukup ekstrim juga dirasakan masyarakat setiap harinya. Akibatnya tempat pemandian umum di Dompu yang baru dibuka diburu masyarakat.
Adalah objek wisata Oi Kampasi yang terletak di Desa Sukabumi, Kecamatan Manggelewa. Tempat ini merupakan agrowisata yang dikelola oleh balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tambora yang dibuka pada awal November 2019.
Di bawah naungan KPH Tambora, tempat ini dikelola langsung oleh masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok tani (Poktan) Oi Kampasi.
Masyarakat Dompu sangat antusias dalam menyambut tempat wisata baru ini. Dengan biaya masuk yang cukup terjangkau, sekitar Rp 5 ribu per orang, setiap pengunjung sudah bisa berendam di kolam buatan yang sumber airnya langsung dari mata air Oi Kampasi.
Terdapat juga beberapa spot foto yang memang sengaja disediakan untuk menjadi daya tarik tambahan dan tempat pemandian berupa kucuran air dari pipa-pipa yang langsung bisa membasahi tubuh pengunjung.
Pengunjung mengakui bahwa cuaca yang cukup panas, membuat tempat wisata ini ramai setiap hari, terutama pada akhir pekan.
“Cuaca sepanas ini, terus nyari tempat mandi dan berendam yang murah meriah, akhirnya ke sini bareng teman-teman,” ujar salah satu pengunjung (8/12).
Pengunjung lainnya mengaku hanya datang untuk sekadar mengobati rasa penasaran terhadap tempat wisata baru yang menurutnya viral di media sosial.
“Banyak banget yang posting tentang tempat ini, akhirnya coba-coba ke sini dan memang bagus, apalagi kalau buat mandi,” ujar pengunjung lainnya.
Pengelola menyediakan dua jenis kolam pemandian, yaitu untuk pengunjung dewasa dan untuk anak-anak. Sedangkan ada banyak pipa air yang justru disediakan secara gratis. Fasilitas lainnya adalah terdapat banyak penjual makanan ringan hingga buah-buahan yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Nah, yang paling penting, juga disediakan tempat parkir yang aman bagi para pengunjung dengan biaya Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 10 ribu untuk mobil.
Disarankan bagi pengunjung untuk menggunakan motor karena jalanan yang digunakan untuk menuju Oi Kampasi belum beraspal, ditambah dengan keadaan jalan yang terjal sehingga sulit bagi para pengunjung untuk menjangkau tempat yang dituju.
Banyak dari pengunjung yang menggunakan mobil justru harus meneruskan perjalanan dari jalan raya ke tempat tujuan dengan jalan kaki.
Lokasi ini dari pusat kota dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Bagi masyarakat yang hendak berkunjung ke sana disarankan membawa air minum untuk diperjalanan, karena waktu tempuh dari jalan raya menuju mada Oi Kampasi cukup menguras tenaga. Jalan berdebu juga membuat siapapun wajib menggunakan masker jika ingin ke tempat ini.
Tempat wisata ini buka setiap hari, namun puncaknya pengunjung datang pada akhir pekan. Menariknya, ada rumor yang beredar di kalangan pengunjung, selain menjadi tempat pemandian, ke depanya tempat ini juga akan ada wisata kebun buahnya, loh.
-
Vani Oktaviani
