Kumparan Logo
Konten Media Partner

Warga Dompu, NTB Tenggelam Saat Memancing Ikan di Pantai Oi Pana

Info Dompuverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menunggu hasil pencarian korban tenggelam. Foto: Info Dompu
zoom-in-whitePerbesar
Warga menunggu hasil pencarian korban tenggelam. Foto: Info Dompu

Info Dompu - Seorang Warga Dusun Dore Bara Selatan, Desa Dore Bara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, bernama M Saleh (45) dilaporkan tenggelam saat memancing ikan di laut Selatan Dompu yaitu Oi Pana, Dusun Nangadoro, Desa Hu’u, Kecamatan Hu'u, Sabtu (28/12).

Lokasi ini selain memiliki sumber geothermal atau panas bumi yang muncul ke permukaan di pesisir pantai. Oi Pana dalam bahasa lokal berarti air panas. Pantai ini menjadi pusat memancing bagi warga Dompu.

Kawasan laut lepas Samudera Hindia yang berada di selatan Dompu ini menjadi pusat bagi ikan-ikan yang sangat diminati para pemancing, juga spot wisata yang banyak dikunjungi warga lokal. Namun, tak dapat dipungkiri, medan yang cukup ekstrim telah beberapa kali merenggut nyawa warga Dompu.

embed from external kumparan

Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa naas yang dialami M Saleh itu bermula saat ia dan lima rekannya berangkat dari rumah untuk pergi memancing, Jumat (27/12). Setelah tiba di lokasi itu, mereka berpencar dan mencari lokasi memancing masing-masing.

Diketahui, hingga kini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, tim Basarnas Bima, bersama tim gabungan dari Pol Air Polres Dompu dan anggota Polsek Hu’u masih berupaya mencari jasad korban.

"Tim gabungan saat ini sedang melakukan pencarian dan menyisir segala arah," ungkap Kapolsek Hu'u Iptu Balok Suswantoro kepada awak media, Sabtu (28/12).

Proses pencarian korban tenggelam. Foto: Istimewa

Dia menjelaskan, kejadian itu terjadi di sekitar pukul 17.00 WITA. Sebelumnya seorang warga bernama Tauhid yang melaporkan kecelakaan itu sedang bersama M Saleh (korban) dan 4 orang temannya itu tiba di kawasan pemancingan Nangadoro.

"Sesampai di lokasi mereka kemudian berpencar untuk menentukan tempat masing-masing. Mereka memancing semalaman hingga hari Sabtu pagi," bebernya.

Ketika semua berkumpul pada pagi hari tadi (Sabtu 28/12) untuk pulang, lanjut Balok, Tauhid dan kawan-kawan khawatir karena M Saleh tidak muncul. Setelah dilakukan pencarian, ternyata hanya ditemukan tas alat pemancingannya. Korban diperkirakan jatuh dari tebing lalu terseret arus laut.

Warga berkumpul.menunggu korban di kawasan wisata Pantai Lakey. Foto: Info Dompu

Hingga saat ini pencarian korban masih dilakukan oleh seluruh tim dan warga Hu'u terutama yang tinggal di kawasan wisata Pantai Lakey.

Speed boat milik warga Lakey saat ini masih digunakan untuk pencarian korban,” ungkap Iptu Balok didampingi Kasat Pol Air Polres Dompu.

Menurut informasi, kata Iptu Balok bahwa kawasan Nangadoro terutama di sarang walet memang curam dan rentan terjadi kecelakaan.

"Beberapa tahun silam tepatnya 2017, di kawasan seorang pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu atas nama Rio. Dia meninggal terseret ganasnya gelombang," jelasnya.

Hingga saat ini, pencarian dilakukan secara manual dengan menurunkan penyelam ke lokasi. Juga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu di sekitar lokasi. Namun, hingga pagi ini korban belum bisa ditemukan.

-

Ardyan