Kumparan Logo
Konten Media Partner

2 Penambang Emas Tradisional di Kalteng Tewas Tertimbun Tanah Longsor

InfoPBUNverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi saat memasang garis polisi di TKP tambang emas tradisional.
zoom-in-whitePerbesar
Polisi saat memasang garis polisi di TKP tambang emas tradisional.

PURUK CAHU-Peristiwa tanah longsor yang menimpa para penambang emas tradisional kembali terjadi di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Setelah pada Desember 2020 lalu menewaskan 3 penambang emas di Kecamatan Tanah Siang Selatan, kini terjadi lagi Kecamatan Laung Tuhup.

Insiden mengerikan yang terjadi ada Kamis (11/2) tersebut berawal ketika terdapat 8 orang warga yang melakukan penyemprotan di sekitar TKP yang diyakini memiliki butiran emas.

Saat dilakukan penyemprotan, butiran-butiran tanah dari tebing yang digali mulai retak dan berjatuhan hingga akhirnya menimbun para pekerja tersebut.

"Ada 5 orang yang tertimbun tanah tapi hanya sampai pinggang, namun yang lainnya tertimbun seluruhnya. Dari 3 yang tertimbun tersebut 1 orang berhasil selamat, sedangkan 2 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Murung Raya, AKP Ronny Nababan, Sabtu (13/2).

2 korban yang dinyatakan tewas tersebut yakni Suprimanto(23) dan Ansyah (43). Mereka berhasil dievakuasi oleh warga setempat yang dibantu oleh petugas kepolisian setempat serta sejumlah pihak lainnya.

Berkaitan dengan kasus ini, pihak Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait dengan kepemilikan tambang emas tradisional tersebut dan tewasnya 2 pekerja.