Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Tips Menjadi Ibu Tiri yang Baik Bagi Anak

InfoPBUNverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

I

Pinterest
zoom-in-whitePerbesar
Pinterest

Tidak semua ibu tiri itu jahat, kalo yang jahat sih adanya di film Cinderella saja. Ada juga yang beranggapan ibu tiri hanya mencintai ayahnya saja, memang serba salah posisi menjadi ibu tiri, tapi percayalah tidak semua ibu tiri itu jahat, ada kok yang akrab dan meanggap seperti anak sendiri. Bagi anda yang saat ini berperan menjadi ibu tiri, disini kami akan memberikan tips 5 cara menjadi ibu tiri yang baik dan menyenangkan.

1. Selalu ada untuk anak

Sebagai ibu tiri, maka cobalah untuk selalu hadir bagi anak. Anda harus mengupayakan selalu berada di dekat mereka terutama disaat mereka membutuhkan. Sebab, dengan begini maka tentu anak akan merasa bahwa perhatian anda hanya terfokus bagi mereka. 

2. Ajari hal yang baik

Anak-anak yang orangtuanya bercerai bisa memiliki memori yang buruk tentang orangtua mereka. Entah itu ketika orangtua mereka sedang bertengkar hebat atau ketika salah satu pihak bersedih. Anak yang orangtuanya bercerai karena perselingkuhan juga bisa menganggap tak apa-apa berpisah demi orang lain. Maka dari itu ajari anak dengan hal yang baik, jangan biarkan anda mendoktrin anak dengan hal yang membuat ia trauma.

3. Jujur dan sabar

Sebaiknya Anda jangan pernah berbohong pada anak-anak. Meskipun yang harus diungkapkan itu bisa menyakitkan. Bimbing anak untuk lebih kuat, tapi tidak dengan berbohong pada mereka.

4. Jadilah Orangtua, Bukan Teman

Ibu tiri biasanya akan berusaha keras untuk menyenangkan anak-anak tiri mereka. Lakukan hal itu di awal mendekatkan diri dengan mereka, karena tentunya Anda tak mau anak marah sebelum akhirnya Anda membangun hubungan apapun. Namun ketika Anda sudah melihat anak memahami kalau Anda memang mencintai mereka, lakukan langkah selanjutnya dan jadilah orangtua. Anak-anak tidak butuh ibu tiri mereka menjadi seorang teman.

5. Komunikasikan dengan Terbuka Kepada Suami

Jangan lupa untuk mengkomunikasikan segala sesuatu dengan terbuka kepada suami. Ini merupakan pilihan tepat disaat saat genting. Sebab sebelum anda jauh masuk kekehidupan mereka, sosok yang paling mengenal anak-anak tidak lain adalah ayah. Mintalah dukungan pada suami dan lakukan dengan ketulusan dan keikhlasan sebagai tanggung jawab ibu kepada anak.