News
·
11 Oktober 2020 9:33

Aliansi BEM dan OKP di Kotim, Kalteng, Tolak Omnibus Law dengan Doa Bersama

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN
Aliansi BEM dan OKP di Kotim, Kalteng, Tolak Omnibus Law dengan Doa Bersama (265338)
Para mahasiswa saat melakukan aksi damai dengan doa bersama di Kotawaringin Timur, Sabtu (10/10) malam.
PALANGKA RAYA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM dan OKP di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar doa dan renungan bersama sebagai penolakan Omnibus Law, Sabtu (10/10).
ADVERTISEMENT
Aksi damai yang dilakukan di depan kantor DPRD Kotim tersebut berjalan damai dan diyakini sebagai salah satu upaya menyuarakan aspirasi mereka kepada DPR RI.
"Kami melakukan aksi ini sebagai upaya untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap pengesahan UU Cipta Kerja," kata Koordinator Aksi, Dwi Suciati, Sabtu malam.
Siciati mengatakan doa dan renungan bersama yang dilakukan sebagai salah satu cara yang mereka pilih tanpa mengurangi esensi dari apa yang disuarakan.
"Banyak cara untuk menyampaikan aspirasi, dan kami melakukan hal ini. Karena ini cara kami. Alhamdulilah, aspirasi kami diterima Ketua DPRD Kotim bersama anggota legislatif lainnya," kata Dwi.
Aksi Dwi dan teman-teman diterima oleh sejumlah anggota DPRD Kotim. Mereka mempertanyakan sikap DPRD Kotim terhadap pengesahan Omnibus Law yang dinilai merugikan kaum buruh.
ADVERTISEMENT
"UU ini setelah disahkan banyak sekali yang menolak, namun kami harus mempelajari dulu. Dan jika kami temukan hal yang merugikan masyarakat, maka kami juga ikut melakukan penolakan," jawab anggota DPRD SP. Luman Gaol yang hadir dalam aksi tersebut.