Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bocah yang Tenggelam Saat Buat Video YouTube Ditemukan Meninggal

InfoPBUNverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah korban saat dievakuasi dari TKP menuju Rumah Sakit dokter Doris Sylvanus Palangka Raya oleh para petugas.
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah korban saat dievakuasi dari TKP menuju Rumah Sakit dokter Doris Sylvanus Palangka Raya oleh para petugas.

InfoPBUN, PALANGKA RAYA - Bocah yang tenggelam saat membuat video untuk diunggah di YouTube sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Rabu (7/10).

Bocah bernama Galy Samodra (13) tersebut tenggelam pada Selasa (6/10) di salah satu bekas drainase di daerah Mendawai, Kota Palangka Raya.

Penemuan bocah yang sempat menghebohkan warga Palangka Raya tersebut berkat kerja keras dari Polri, Basarnas, TNI dan masyarakat sekitar yang terus melakukan pencarian sejak sore hari kemarin.

“Syukur Alhamdulillah, berkat kerja keras Tim SAR (Search And Rescue) gabungan yang terdiri dari Basarnas Palangka Raya, TNI dan masyarakat, korban berhasil kita temukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Pitoyo Agung Yuwono melalui Dankapal Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Bripka Supriadi.

Supriadi menjelaskan, peristiwa tragis tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat telah terjadi korban tenggelam di Jalan Mandawai Ujung.

“Dimana, korban bersama tujuh orang temannya berangkat dari Mushola Al-Huda Jalan Kinibalu menuju Jalan Mendawai Kota Palangka Raya untuk membuat konten youtube. Sesampainya dilokasi, korban bersama saksi satu atas nama Fandi Leonar (14). Namun naas itu pun terjadi, karena korban walaupun telah berusaha untuk ditolong tetapi takdir berkata lain dan anak itu pun tenggelam,” urainya.

Supriadi mengharapkan, dengan adanya kejadian yang telah merenggut nyawa tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua untuk selaku memberikan peringatan dan mengawasi kepada anak anaknya untuk selalu berhati-hati ketika bermain dengan teman sebaya.