Desa Tanjung Putri Sentra Ikan Asin Terbaik Kotawaringin Barat

InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT – Sebagai negara maritim dengan perairan yang luas, Indonesia memiliki kekayaan biota laut yang luar biasa. Salah satunya adalah ikan di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi salah satu Desa Penghasil komoditas ikan kering terbaik yang bisa menyuplai kebutuhan ikan asin disejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalan Bun dan sekitarnya, Sabtu (19/9).
Ramidah salah seorang warga yang berprofesi sebagai pengrajin ikan asin menceritakan sejak dahulu warga Desa Tanjung Putri memang mengandalkan potensi perikanan sebagai komoditas utama penghasilan masyarakat setempat.
Setiap harinya tidak kurang dari 75 unit kelotok berbagai ukuran yang pergi melaut dan membawa hasil berton-ton ikan, seperti ikan Kakap, Telang, Gembung dan jenis ikan laut lainnya.
Jika kondisi cuaca normal dan nelayan yang ke laut memperoleh hasil tidak kurang 100 kg per hari jika dikumpulkan produksi ikan kering dengan berbagai ukuran dan jenis ikan.
Dalam mengolah hasil perikanan menjadi ikan asin, masyarakat mengandalkan cuaca, jika cuaca dalam kondisi normal mereka dapat menghasilkan ratusan kilo gram ikan asin dalam sekali pengolahan.
Menurut Sekretaris Camat Arut Selatan, Rangga Lesmana saat melakukan monitoring kegiatan masyarakat nelayan di Desa Tanjung Putri pihaknya akan terus mendorong potensi tersebut untuk peningkatan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Dalam waktu dekat ini pemerintah kecamatan Arut Selatan, akan menggelar rapat koordinasi terkait dengan potensi dan peluang investasi, di desa dan kelurahan se kecamatan Arut Selatan.
"Ini potensi dan peluang, kita akan dorong terus dan juga berupaya bagaimana caranya ini bisa dikenal masyarakat luas, kalo Desa Tanjung Putri salah satu penghasil ikan asin terbaik," jelasnya.
“Saat cuaca kurang baik, maka ikan akan dijual kondisi mentah sehingga warga tetap berpenghasilan walau tidak sebesar saat sudah di olah menjadi ikan asin,” Imbuhnya.
