Jelang Larangan Mudik, Ratusan Pemudik Padati Pelabuhan Panglima Utar Kumai
Dikhawatirkan tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga, pemudik dengan tujuan pulau Jawa tersebut memilih mudik lebih awal.

InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT- Sejumlah warga mulai mudik lebih awal untuk menghindari larangan pemerintah 6-17 Mei 2021. Terpantau sejumlah transportasi umum pun mulai kebanjiran pemudik.
Seperti di Pelabuhan Panglima Utra, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah ini misalnya. Ribuan pemudik asal Jawa memilih untuk mudik lebih awal agar bisa berelebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Muhammad Rahmadi, Kepala Manajer Pelayanan Terimanl Kumai, mengatakan, pemudik lebih awal naik hingga 25% dalam 2 hari saja ada 1300 pemudik yang berangkat.
"Dalam dua hari saja ada 1300 orang yang mudik dengan tujuan Semarang dan Surabaya dan itu menggunakan 3 armada yakni KM Lawit, KM Dharma Ricitra dan KM Satya Kencana III," ujar Rahmadi. Minggu, (02/05).
Ratusan pemudik tersebut berdesak-desakan dikarenakan lonjakan penumpang pada hari itu, terlihat beberapa pemudik melepaskan maskernya karena panas akibat berdesakan, sambil membawa surat keterangan negatif swab antigen.
Petugas pelabuhan terpaksa melakukan sistem buka tutup pagar agar penumpang tidak saling berdorongan.
Rahmadi melanjutakan pemudik yang akan berangkat ke Jawa berbanding terbalik dengan yang masuk dari Jawa ke Kotawaringin Barat, akibat aturan pemerintah Kalimantan Tengah yang mewajibkan hasil tes Swab PCR.
