Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mukhtarudin dan BRIN Gelar Pelatihan dan Edukasi kepada 200 Ormas di Kalteng

InfoPBUNverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatihan dan edukasi literasi informasi di era digital kepada 200 orang dari ormas di Kotawaringin Barat. Foto: Mukhtarudin
zoom-in-whitePerbesar
Pelatihan dan edukasi literasi informasi di era digital kepada 200 orang dari ormas di Kotawaringin Barat. Foto: Mukhtarudin

InfoPBUN,KOTAWARINGIN BARAT-Tsunami informasi menjadi suatu yang tidak terelakkan di era digital saat ini. Menjadi tantangan bagi setiap personal maupun organisasi untuk dapat menjadi pengguna informasi yang melek akan informasi.

Memahami hal tersebut Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Pelatihan dan Edukasi Literasi Informasi di Era Digital kepada 200 orang dari berbagai Organisasi/Ormas Pemuda di Kabupaten Kotawaringin Barat Jumat, (24/11).

"Ratusan ormas Pemuda di Kalteng yang ikut kegiatan ini dengan harapan mereka dapat menjadi bagian dari agen perubahan untuk membentuk budaya digital indonesia yang lebih beradab," tutur Mukhtarudin.

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah ini menekankan agar literasi informasi saat ini kerap digaungkan agar dipahami dan diaplikasikan terlebih di era digital.

"Distrupsi informasi membuat masyarakat mutlak memiliki pemahaman tentang literasi informasi" tandas Mukhtarudin.

Ada 4 pilar literasi digital, yaitu keamanan, kecakapan, budaya dan etika. Di era digital, semua informasi berkembang cepat, mudah dan tanpa batas, menembus dunia mana pun melalui internet dan media sosial yang mudah diakses dari mana pun, yang tentu berdampak pada kehidupan manusia.

Untuk itulah, Mukhtarudin mengatakan sangat diperlukan pelatihan dan edukasi literasi informasi di era digital.

"Agar kita mempunyai kapasitas dan kemampuan bagaimana untuk mengenali kapan suatu informasi diperlukan, dan kemampuan untuk mencari, menemukan, menganalisa, mengevaluasi dan mengkomunikasikan informasi, agar kita tidak salah langkah ataupun terpengaruh oleh informasi yang negatif, sehingga membuat keputusan yang salah," beber Mukhtarudin.

Anggota Komisi VII DPR RI ini pun berharap para Ormas di Kalimantan Tengah yang telah mengikuti Program Pelatihan dan Edukasi Literasi Informasi di Era Digital tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan memiliki kemampuan membuat karya informasi digital.

"Ini tentu diharapkan dapat menjadi lebih produktif sehingga memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah Kalimantan Tengah," ujar Mukhtarudin.

Mukhtarudin menambahkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh peserta dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang unggul, maju dan mampu bersaing di masa depan.

"Kami DPR RI akan terus mendukung dan memperjuangkan program-program yang bermanfaat yang menyentuh langsung ke masyarakat dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kalteng ini sendiri," pungkas Mukhtarudin.