Pasar Pundu di Kotawaringin Timur Terbakar
·waktu baca 2 menit

SAMPIT-Pasar di Desa Pundu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terbakar, Senin (3/1). Kebakaran hebat itu menyebabkan puluhan kios dan lapak pedagang hangus.
"Iya pasar Pundu yang terbakar," ujar Camat Cempaga Hulu Ubaidillah, Senin (3/1).
Kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu membuat pedagang panik. Mereka lari berhamburan menyelamatkan barang dagangan seadanya dan sejumlah barang berharga.
"Apinya merambat sangat cepat karena bangunan terbuat dari kayu. Apa lagi letaknya saling berdempetan ditambah lagi saat terbakar anginnya cukup kencang," terangnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar menuturkan bahwa saat terjadinya kebakaran terdapat kesulitan pemadaman.
"Apinya cukup besar. Mudah-mudahan saja cepat padam dan tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan hujan turun sehingga mempercepat pemadaman kebakaran,"tutur Ismail.
Dilansir dari Antara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Hawianan mengatakan, pihaknya memberangkatkan dua armada pemadam kebakaran. Dia juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, termasuk perusahaan perkebunan di kawasan itu untuk membantu.
"Perjalanan dari Sampit ke Pundu kan cukup jauh, makanya kami juga berkoordinasi dengan pihak lainnya. Di sana sudah ada pemadam kebakaran dari perusahaan perkebunan dan swadaya masyarakat untuk membantu pemadaman," kata Hawianan.
Belum diketahui berapa banyak bangunan yang terbakar serta kerugian akibat musibah ini. Saat berita dibuat, petugas masih berupaya memadamkan kebakaran tersebut dan juga pihak kepolisian yang akan menyelidiki terjadinya kebakaran tersebut.
Jarak dari Sampit ke Pundu sekitar 93 kilometer. Untuk itu pemadaman kebakaran mengandalkan armada terdekat, seraya mengirim armada pemadam kebakaran dari Sampit.
