Seorang Remaja Perempuan Ikut Pesta Miras Bersama 15 Pria di Kalteng

InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT - Sedang asyik menggelar pesta minuman keras (miras) jenis arak dalam merayakan ulang tahun, 15 remaja pria berasama seorang perempuan digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).
Pesta miras berada di salah satu barakan di Jalan Tjilik Riwut II, RT.19, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, sekira pukuk 18.30 WIB, Minggu (27/10) kemarin, membuat resah warga.
Ke enam belas remaja tersebut adalah AP (20) warga Karang Anyar, AR (16) pelajar warga Bamban, HFA (17), RS, (19), AN (17), T (18), Y (20), S (14), MA (22), MN (19), AS (19) M (21), MS (17), H (20) dan seorang remaja perempuan Y (18). Anehnya saat penggerebekan, yang berulang tahun tidak berada di tempat.
Saat diamankan, seorang perempuan Y (18) warga Desa Pangkalan Dewa tersebut bersama dua rekan pria lainnya di dalam kamar, sementara 13 remaja lainnya berada di dalam kamar lainnya. Saat dibawa ke Kantor Satpol PP Kobar, perempuan tersebut sempat mengalami histeria seperti orang yang sedang mengalami kesurupan.
Salah seorang remaja pria mengaku, berencana mengerjai kawannya yang berulang tahun dengan mengikat dan menyiram dengan tepung dan telur. "Rencananya sih mau merayakan teman ulang tahun, tapi anaknya engga ada disini, setelah minum baru akan kami panggil dan kami kerjai," ujar AP, Senin (28/10).
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni menuturkan, penggerebekan berawal dari laporan warga yang resah melihat ada aktifitas mencurigakan belasan remaja di barakan tersebut sejak siang hari.
Berbekal laporan tersebut, lanjut Majerum, regu 6 Satpol PP Kobar langsung menuju lokasi dan melakukan pengintaian sejak pukul 14.00 WIB, dan pada pukul 18.30 WIB langsung digerebek.
"Kita tindaklanjuti laporan warga sekitar yang merasa terganggu dengan keberadaan belasan pemuda tersebut," tandasnya.
Ke 16 remaja tersebut dan barang bukti 1 botol besar miras jenis arak dibawa ke Satpol PP Kobar untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.
"Hari ini rencananya akan dipanggil orang tuanya dan yang masih berstatus pelajar akan dihadirkan gurunya sekaligus," pungkasnya.
