Tiga Penambang Emas di Murung Raya Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Saat Ini Baru 2 Korban yang Ditemukan, Sedangkan 1 Korban Masih Dicari

MURUNG RAYA - Peristiwa tanah longsor yang menewaskan penambang emas kembali terjadi di Kalimantan Tengah. Setelah November 2020 lalu menimpa 10 penambang emas di Kotawaringin Barat, kini menimpa 3 penambang emas tradisional di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Senin (7/12). Peristiwa tragis yang tepatnya terjadi di Desa Olong Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan telah menewaskan Diban, Lamri dan Reji. Mereka terkubur tanah longsor yang mereka gali untuk mencari emas. ”Saat ini baru 2 orang yang dapat ditemukan dan dievakuasi,” ujar Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim AKP Ronny M Nababan, Selasa (8/12). Menurut Ronny, pihaknya bersama BPBD Murung Raya, TNI serta warga setempat masih melakukan pencarian terhadap 1 orang korban yang masih tertimbun. "Kita sedangkan melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang masih tertimbun," ujar Ronny. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa tewasnya penambang emas pernah terjadi di Kotawaringin Barat beberapa waktu lalu. Saat itu 10 orang tertimbun di dalam lubang tambang emas ilegal yang mereka gali. Dari 10 orang penambang asal Jawa Barat tersebut, 3 korban berhasil dievakuasi dan 7 lainnya hingga saat ini terkubur didalam lubang tambang sedalam 65 meter.
