Keceriaan dan Kehangatan KumparanMOM di Acara Moms Mingle With Cussons Baby SensiCare

Mom of 2 child, Blogger
Tulisan dari Inka Amalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalau sudah bertemu dengan akhir pekan rasanya ingin menghabiskan waktu bersama anak sepanjang hari. Tapi suka bingung mau ngapain aja. Nah, waktu yang berkualitas kayak gini suka aku gunakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan bersama si kecil.
Beberapa hari lalu, Sabtu, 19 Januari 2019 saya mendapat kesempatan menghadiri acara yang menarik dengan tema "Moms Mingle With Cussons Baby SensiCare dan KumparanMOM" dan acara ini diselenggarakan di Harlequin Bistro, Kemang. Dibawah naungan #CussonsxKumparanMOM, acara ini membahas tuntas mengenai kondisi dan kesehatan kulit si kecil bersama para pakar ahli di bidangnya. Acara #MomsMingle sangat menarik perhatian saya, sebab tidak hanya mengetahui macam-macam jenis kulit anak melainkan mendapat solusi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kulit si kecil.
Pada acara kali ini turut hadir pakar ahli diantaranya dr. Srie Prihianti SpKK, PHD, FINSDV, FAADV selaku Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI), PP PERDOSKI dan Mommy Millenial Carissa Puteri sebagai Brand Ambassador Cussons Baby SensiCare dan turut berbagi pengalamannya mengatasi masalah kulit pada si kecil. Seperti yang kita tahu, baru-baru ini Carissa Puteri lepas melahirkan putra keduanya dan masih disibukkan dengan rutinitasnya di dunia entertaiment.
Bagi sebagian Mommy di Indonesia, masalah yang terjadi pada kulit si kecil sering kali bikin si kecil merasa tidak nyaman. Dokter Srie Prihianti yang lebih akrab disapa dengan panggilan dr. Yanti menepis semua kegalauan para ibu dan mengedukasi dengan penyampaian materi seputar kulit buah hati. "Kulit bayi akan lebih rentan mengalami ruam dibanding kulit dewasa. Sebab, kondisi sel kulit bayi lebih tipis sekitar 40-60% dibanding kulit dewasa, masih rendahnya fungsi proteksi kulit dan kelenjar minyak pada kulit bayi belum bekerja semaksimal kulit dewasa. Oleh sebab itu, Orang tua perlu menjaga kelembapan kulit bayi dengan rutin mengoleskan lotion khusus bayi setelah mandi". Tegasnya.

Tentunya ketika semua fungsi pada kulit si kecil belum sempurna, resiko kerusakan kulit dan penyerapan melalui kulit meningkat. Akibatnya, kulit bayi rentan mengalami iritasi, infeksi dan alergi. Orangtua harus memfokuskan perhatiannya pada perawatan kulit bayi, tidak boleh asal dalam menggunakan produk perawatan kulit untuk si kecil. Selain itu, tujuan dalam memberikan perawatan khusus terhadap kulit bayi seperti mempertahankan fungsi utama kulit, mendapatkan kulit yang sehat serta mencegah iritasi atau alergi. Nah, sekarang mommy sudah mulai paham kan peran dalam memberikan perawatan kulit bayi selain makin lembut jadi makin halus dan sehat.
Dua hal yang perlu ditekankan dalam merawat kulit bayi yaitu membersihkan dan melembabkan. Simpel ya sebenernya, ngga perlu yang berlebihan namun harus teliti step by step dan aturan dalam merawat kulit bayi. Seperti halnya dalam langkah membersihkan kulit si kecil, kegiatan mandi bersama buah hati bisa menjadi ajang bonding dan meningkatkan komunikasi dua arah dengan si kecil. Dokter Yanti membagikan tips yang menarik dalam melakukan kegiatan mandi agar kulit si kecil tetap bersih dan sehat diantaranya :
Harus selalu mengecek suhu air. Ingat! Jangan terlalu panas, harus disesuaikan dengan suhu tubuh dan hangatnya suam-suam kuku.
Kegiatan mandi tidak perlu berlama-lama cukup 10 sampai 15 menit saja ya Moms
Menggunakan sabun dan sampo yang hypoallergenic dan pH yang balanced untuk mengurangi resiko iritasi pada kulit si kecil.
Gunakan pelembab khusus bayi setiap sehabis mandi
Pelembab Untuk Si Kecil
anyway, aku punya pengalaman pada kulit buah hatiku. Setelah aku cek semua kondisi kulit dan makanan pencetus alergi, FIX anakku ini alergi pada olahan susu sapi. Sebenernya agak sedih sih ya karena setiap kali mengkonsumsi olahan susu sapi pasti alergi pada wajahnya timbul bahkan hingga seperti luka bakar. Berbagai cara sudah aku coba tapi tetap butuh waktu dalam proses penyembuhannya. Ruam pada pipinya yang semakin hari semakin melebar dan memerah bikin aku galau sepanjang hari, namun balik lagi aku menggunakan rangkaian produk skincare bayi yang berbahan organik.

Selain mencegah dan mengurangi resiko iritasi, fungsi dari pelembab untuk kulit bayi sebagai media perbaikan sel kulit dan memberikan rasa lembut pada kulit si kecil. Nah, ada beberapa hal penting dalam memilih produk pelembab untuk si kecil diantaranya ;
Pelembab harus memiliki sifat Humektan, dimana sifat ini berperan dalam mengikat kandungan air yang ada pada kulit sehingga kelembaban kulit terjaga. Kandungan yang memiliki sifat Humektan seperti Glycol, sodium PCA dan glycerin.
Sifat Oklusif, dimana membantu mengurangi penguapan pada kulit bayi. Kandungan yang memiliki sifat Oklusif seperti Mineral Oil, Dimethicone dan Petrolatum.
Sifat Emolien, dimana mampu mencegah kandungan air mengalami penguapan kembali. Fungsinya melembutkan kulit si kecil. Kandungan yang memiliki sifat Emolien seperti Isopropyl Myristate.
Setelah saya mengetahui beberapa hal seputar kulit bayi, tak lupa saya mencoba mengetes kulit apakah masih dalam kadar normal atau kering atau bahkan sangat kering. Senang sekali pada acara #MomsMingle ada sesi skin cek dimana para moms dapat mengecek langsung kulit si kecil maupun kulit moms secara langsung dan mengetahui solusi yang tepat dalam merawat kulitnya. Nah, untuk skala kelembaban kulit sebagai berkut : Sangat Kering <30; Kering 30-40; Normal >40. Pada rangkaian produk Cussons Baby SensiCare, moms bisa menggunakan produk 24hr Daily Moisturizing untuk menjaga kelembaban kulit si kecil.

Buat kamu yang pengen tahu dengan rangkaian produk Cussons Baby SensiCare, jangan lupa mampir ke situsnya ya
IG : https://www.instagram.com/cussonsbabyid/
website : https://www.cussonsbaby.co.id/
Facebook : https://www.facebook.com/CussonsBaby.ID
