Konten dari Pengguna

2 Cara Menghitung Keramik untuk Kebutuhan Ruangan dalam Hunian

Inspirasi Hunian

Inspirasi Hunian

Menyajikan informasi seputar inspirasi hunian untuk rumah idaman.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Hunian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Keramik. Sumber: Pexels/Max Vakhtbovycn
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Keramik. Sumber: Pexels/Max Vakhtbovycn

Keramik merupakan material yang harus diperhitungkan ketika membangun hunian. Cara menghitung keramik perlu diketahui untuk memperkirakan kebutuhan dan harus dilakukan dengan tepat agar tidak terjadi kesalahan.

Kesalahan perhitungan akan mengakibatkan kelebihan atau kekurangan bahan di saat proses pemasangan. Hal tersebut juga tergantung dari pola keramik, ukuran, dan sebaiknya disiapkan cadangan sebagai persediaan jika ada yang kurang atau rusak.

Cara Menghitung Keramik

Ilustrasi Cara Menghitung Keramik. Sumber: Pexels/Max Vakhtbovycn

Lantai keramik paling banyak digunakan masyarakat untuk membangun rumah. Penggunaaannya dapat ditempatkan di mana saja, mulai dari carport, toilet, ruang tamu, dan kamar.

Menurut buku Cara Cepat Menghitung Kebutuhan Material dalam Membangun Rumah Mungil, Yusep Arif Kamaludin, Lucky Marissa (2019), saat pembelian keramik sangat dianjurkan agar jumlahnya dilebihkan sekitar 10% dari total kebutuhan untuk pemasangan paralel dan dilebihkan 15-25% untuk pemasangan diagonal.

Berikut ini cara menghitung keramik yang penting untuk diketahui sebelum membangun ruangan dalam hunian.

1. Keramik 30/30

Keramik ukuran 30 cm x 30 cm Rumah 36/120

V Lantai= lebar lantai x panjang lantai

= (7,35 m x 3 m) + (6,925 x 3 m)

= 22,05 + 20,775

= 42, 825 m2

= 43 m2 (dibulatkan)

Harga pemasangan satuan material pemasangan keramik lantai 30x30 per m2

11,11 buah keramik 30 cm x 30 cm = satuan 4.500

= 49.995 + Biaya semen pasir dan lain-lain = 70.824

Biaya kebutuhan= volume lantai x harga satuan material pemasangan keramik 30/30

= 43 m2 x Rp70.824 = Rp3.045.432

2. Keramik 20/20

Keramik 20 cm x 20 cm

Ukuran ruangan: 1,5 m x 2 m

V Lantai = Jumlah luas lantai yang akan dikeramik

= 1,5 m x 2 m

= 3 m2

25 bh keramik 20x20 = Rp50.000

Ditambah jasa, pasir, semen= Rp70.829

Biaya kebutuhan= volume lantai x harga satuan material pemasangan keramik 20/20

= 3 m2 x Rp70.829 = Rp212.487

Tentu saja semua disesuaikan dengan harga dan ukuran masing-masing keramik yang dibutuhkan. Cara menghitung keramik ini penting untuk perencanaan jumlah dan anggaran sebelum membangun hunian. (DVA)

Baca Juga: 2 Fungsi Ruang Tamu dan Bagian Lain dalam Hunian