Konten dari Pengguna

Bolehkah AC Bocor Dinyalakan? Ini Penjelasannya

Inspirasi Hunian

Inspirasi Hunian

Menyajikan informasi seputar inspirasi hunian untuk rumah idaman.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Hunian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bolehkah AC Bocor Dinyalakan? Sumber: Pixabay/MustafaFahd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bolehkah AC Bocor Dinyalakan? Sumber: Pixabay/MustafaFahd

Keberadaan air conditioner (AC) sangat membantu dalam menjaga kenyamanan suhu ruangan. Namun, performa AC yang optimal dapat terganggu oleh berbagai masalah, salah satunya adalah kebocoran. Lantas, bolehkah AC bocor dinyalakan?

Pertanyaan ini seringkali membingungkan bagi banyak orang. Terlebih lagi, pada daerah tropis seperti Indonesia penggunaan AC sudah menjadi suatu keharusan.

Bolehkah AC Bocor Dinyalakan?

Ilustrasi Bolehkah AC Bocor Dinyalakan?. Sumber: Unsplash/CarlosLindner

Menurut buku Merawat & Memperbaiki AC karya Juni Handoko (2008), air conditioner (AC) merupakan sebuah alat yang mampu mengondisikan udara Penggunaan AC dimaksudkan untuk memperoleh temperatur yang nyaman bagi tubuh.

Jawaban untuk pertanyaan, “bolehkah menyalakan AC yang bocor?” sebenarnya bergantung pada tingkat kebocoran dan kondisi AC tersebut.

Berikut ini adalah poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Kebocoran Ringan: Sekiranya kebocoran masih dalam tahap ringan dan tidak menimbulkan genangan air berlebihan, AC masih dapat dinyalakan sementara waktu. Namun, segera lakukan identifikasi penyebab kebocoran.

  • Kebocoran Berat: Apabila kebocoran sudah parah, sebaiknya matikan AC dan memanggil teknisi profesional untuk melakukan perbaikan. Mengoperasikan AC yang bocor parah dapat merusak komponen dan memperburuk kondisi AC.

Jika AC bocor tetap dinyalakan dapat menimbulkan berbagai risiko. Misalnya, dinding menjadi basah, lantai rumah tergenang air, gorden lembab, dan kualitas wallpaper dinding dapat terganggu.

Bila kebocoran semakin parah, maka dapat merusak mesin AC lebih lanjut hingga menyebabkan terjadinya korsleting listrik. Adapun langkah-langkah untuk mencegah kondisi tersebut, antara lain:

  1. Pastikan pemasangan AC dilakukan oleh ahlinya untuk mengurangi kemungkinan kesalahan.

  2. Berikan waktu istirahat pada mesin AC dan hindari penggunaan yang berlebihan.

  3. Lakukan perawatan rutin pada AC setiap dua hingga tiga bulan sekali.

  4. Hindari menyalakan dan mematikan AC secara berulang-ulang untuk mencegah risiko arus pendek dan kerusakan komponen.

  5. Bersihkan AC secara menyeluruh, termasuk filter AC dan saluran pembuangan pada bagian luar maupun dalam.

  6. Upayakan untuk tidak terlalu sering menyalakan dan mematikan AC.

  7. Pastikan pemasangan AC dilakukan secara lurus dan tidak miring.

Jadi, bolehkah AC bocor dinyalakan? Sebaiknya tidak, meskipun pada tahap kebocoran ringan, AC masih dapat berfungsi. Namun, lebih baik segera melakukan perbaikan saat menemukan tanda-tanda masalah tersebut agar tidak membahayakan keselamatan. (ALF)

Baca juga: AC ½ PK untuk Ruangan Ukuran Berapa?