Konten dari Pengguna

10 Kata Mutiara Bahasa Jawa yang Penuh Makna beserta Artinya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata Mutiara Bahasa Jawa. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Lighten Up
zoom-in-whitePerbesar
Kata Mutiara Bahasa Jawa. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Lighten Up

Kata mutiara bahasa Jawa merupakan kata mutiara yang menggunakan salah satu bahasa daerah khas Indonesia. Seperti yang diketahui, Indonesia memang memiliki keberagaman bahasa dengan ciri khasnya masing-masing.

Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan hampir di semua daerah di Indonesia terdapat masyarakat suku Jawa, yang dalam kesehariannya masih menggunakan dialek bahasa Jawa.

Kata Mutiara Bahasa Jawa Beserta Artinya

Kata Mutiara Bahasa Jawa. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Farhan Abas

Dikutip dari Tata Bahasa Jawa Kuna, Miswanto (2022, 5), sejarah tulisan bahasa Jawa bermula pada abad ke-9 Masehi. Bahasa Jawa disebut sebagai bahasa yang penuh rasa hormat.

Tak hanya untuk berkomunikasi, katakata mutiara bahasa Jawa juga masih sering dipakai sebagai pegangan hidup banyak orang sampai saat ini. Berikut ini deretan kata mutiara bahasa Jawa yang penuh makna.

  1. Mohon, mangesthi, mangastuti, marem. Artinya: Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama.

  2. Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran. Artinya: Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan.

  3. Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati. Artinya: Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

  4. Urip kang utama, mateni kang sempurna. Artinya: Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya.

  5. Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyipta’aken manungsa! Artinya: Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia.

  6. Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo. Artinya: Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.

  7. Uripmu koyo wit gedhang duwe jantung tapi ora duwe ati. Artinya: Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung tetapi tak punya hati.

  8. Sing wis lunga lalekno, sing durung teko entenono, sing wis ono syukurono. Artinya: Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah dan yang sudah ada syukurilah.

  9. Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan. Artinya: Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan.

  10. Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, brarti wonge lagi ra duwe duit. Artinya: Waktu adalah uang. Kalau temanmu tidak ada waktu untuk diajak jalan, artinya dia sedang tidak punya uang.

Baca juga: 11 Kata-Kata Sindiran Bahasa Jawa Halus Tapi Menyakitkan Perasaan

Itulah deretan kata mutiara bahasa Jawa yang penuh makna beserta arti yang perlu dipahami. Semoga kata-kata mutiara tersebut dapat memberikan pelajaran tentang hidup. (Msr)