Konten dari Pengguna

11 Kata Bijak Bahasa Jawa tentang Cinta

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata bijak bahasa Jawa tentang cinta, Photo by agus susanto on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Kata bijak bahasa Jawa tentang cinta, Photo by agus susanto on Unsplash

Jika kamu sedang mencari referensi kata bijak bahasa Jawa tentang cinta, ikuti terus tulisan kali ini. Namun sebelumnya kita simak dulu makna filosofi dalam kebudayaan Jawa.

Menurut dr. Abdullah Ciptoprawito dalam bukunya Filsafat Jawa, filsafat dapat diartikan sebagai suatu pencarian dengan kekuatan sendiri tentang hakekat segala wujud atau fenomena, yang bersifat mendalam dan mendasar.

Kata bijak dalam bahasa Jawa atau unen-unen juga memiliki sisi filsafat itu sendiri, karena maknanya sering kali dalam dan mendasar.

11 Kata Bijak Bahasa Jawa tentang Cinta

Berikut 11 kata-kata bijak bahasa Jawa yang akan membuatmu semakin memaknai cinta.

  1. Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg. (Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti.)

  2. Akeh cara dienggo bahagia, salah sijine ngeculke uwong sing nyia-nyiake kowe. (Banyak cara untuk bahagia, salah satunya melepaskan orang yang menyia-nyiakan kamu.)

  3. Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyiptaaken manungsa. (Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia.)

  4. Nek koe tenanan tresno, Ojo koe nggawe eluh banyu motone, Ojo nyakiti atine, Ojo nggawe atine loro. (Jika kamu benar-benar cinta padanya, Jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)

  5. Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui. (Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatuh cinta pada orang yang sama.)

  6. Nek pancen tresno iku kudu dijogo, ora malah keno godo marang wong liyo. (Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain.)

  7. Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu. (Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu.)

  8. Cinta kui njogo dudu ngrusak. (Cinta itu menjaga bukan merusak)

  9. Suami istri iku kaya sendal, yen salah siji putus ora bisa mlaku bebarengan. (Suami istri itu seperti sendal, kalau salah satu putus tidak bisa melangkah bersama)

  10. Yen tresna ngomongo, yen ora tinggal lungao, ojo digantung koyo jemuran. (Kalau cinta bilang, kalau tidak tinggalkan, jangan digantung kaya jemuran)

  11. Wong rumah tangga kui ora mun sing bejik-bejik, ono paite. Mulo sabaro marang paite, syukuro marang bejike. (rumh tangga itu tidak selalu baik ada buruknya, jadi bersabarlah dengan yang buruk, bersyukurlah dengan yang baik)

Itu tadi quote atau kata-kata tresno bahasa Jawa yang bisa menambah pengetahuanmu tentang hakikat cinta dalam kehidupan orang jawa. Kamu suka yang mana?(Novi)