13 Kata Mutiara Bahasa Jawa Halus yang Bermakna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Jawa memiliki kekayaan peribahasa atau kata mutiara yang tak kalah bagus dari bahasa lainnya. Nah kali ini kita akan bahas kata mutiara bahasa Jawa halus yang bermakna mendalam dan penuh petuah-petuah kehidupan.
Bahasa halus Jawa atau yang biasa dikenal bahasa kromo sering digunakan untuk mengungkapkan kesan yang lebih sopan, berwibawa, serta lebih menghormati orang yang diajak bicara.
Penggunaan bahasa Jawa halus dalam kata mutiara atau quote juga bisa memperindah susunan katanya. Untuk melihat contoh kata mutiara dari bahasa Jawa halus, simak terus tulisan ini sampai habis.
13 Kata Mutiara Bahasa Jawa Halus yang Bermakna
Mengutip buku Baboning Pepak Basa Jaw, Budi Anwari, (2020:161), berikut ini kata mutiara bahasa Jawa dan artinya yang syarat akan makna dan filosofi kehidupan.
Desa mawa cara negara mawa tata (setiap tempat mempunyai aturannya sendiri).
Kebat kliwat gancang pincang (tergesa-gesa akan mendatangkan kerugian).
Sabaya mukti sabaya mati (menjaga kerukunan hingga mati).
Sura dira jayaningrat lebur (kekuatan yang besar tidak ada artinya dari pada akhlak yang baik) .
Tuna sathak bathi sanak (Mendapat kerugian harta tapi malah untung dalam persaudaraan).
Welas tanpa alis (inginnya mengasihi tapi malah membuat kehilangan).
Yitna yuwana lena kena (siapa yang hati-hati akan selamat, siapa yang sembarangan akan celaka) .
Adigang adigung adiguna (mengandalkan kekuatan, keluhuran dan kepintaran).
Anak polah bapa kepradhah (orang tua akan merasakan perbuatan yang dilakukan oleh anak-anaknya).
Becik ketitik ala ketara (tindakan yang baik atau jelek akan ketahuan di kemudian hari).
Ciri wanci lelai ginawa mati.
Sepi ing pamrih rame ing gawe (bekerja keras dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan).
13. Sing sapa salah seleh (siapa yang salah bakal ketahuan).
Itu tadi deretan kata bijak bahasa Jawa kuno yang penuh dengan makna. Kamu juga bisa mengambil salah satunya sebagai motto dalam kehidupanmu.(Novi)
