13 Puisi tentang Perpisahan dengan Kesedihan yang Mendalam

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perpisahan dengan perasaan sedih yang mendalam dapat dirasakan oleh siapa saja. Kumpulan puisi tentang perpisahan dapat menjadi perwakilan perasaan kehilangan dan berpisah dengan seseorang.
Arti kata perpisahan, dalam KBBI Online, kbbi.kemdikbud.go.id, berasal dari kata pisah, yang berarti cerai atau tidak bersama lagi. Perpisahan yang terjadi bisa perpisahan sementara bisa juga selamanya karena tidak bisa bersama kembali.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Puisi tentang Perpisahan dengan Kesedihan yang Mendalam
Kumpulan puisi tentang perpisahan dengan kesedihan yang mendalam dapat dirasakan saat berpisah dengan sahabat. Puisi ini juga membahas perpisahan pasangan kekasih dan juga orang terkasih lainnya.
Berikut adalah kumpulan puisi perpisahan yang bisa membuat hati menangis, berdasarkan Kumpulan Puisi Perjalanan Hidup, HerGun Jiro (2021:57) dan Penyair Sosmed: Kumpulan Puisi, Ibnu Kasir (2018:60-61).
Puisi 1
Perpisahan
Kala senja datang
Di hari terakhir ku berjalan
Rasa sesak menyikapku
Membuat sedih dalam kalbu
Kutahan isak tangis dan haru
Malu kuungkap semua rasaku
Berdiri aku di depan
Tak kuasa ku berpamitan
Meninggalkan semua kenangan Kenangan yang sungguh berkesan
Beribu ilmu telah kudapat
Sebagai bekal bermasyarakat
Terima kasih bapak ibu
Kau izinkan aku bersamamu
Selamat berpisah sampai ketemu
Biarlah rindu kutahan sejenak waktu
Purbalingga, 28 September 2018
Puisi 2
Puisi Perpisahan
Sayang
Mungkin inilah takdir cinta kita
Yang berakhir dengan perpisahan
Namun cinta kita telah terikat kuat di hati kita
Jadi janganlah kau sedih di saat kau mengenang saat kita bersama dulu
Simpanlah cinta kita dalam relung hatimu yang paling dalam
Dan kuncilah dengan rapat
Jangan sampai ada sesuatu yang membuatnya menjadi sirna Itu pesanku
Sayang
Mungkin hanya ini yang bisa kuberikan untukmu
Meskipun menyakitkan tapi hati kita telah menyatu
Darah dan jiwa kita telah bersatu padu menjadi cinta yang sempurna
Peganglah tanganku
Tataplah mataku
Kalau perlu belahlah dadaku dan bukalah hatiku
Tiada cinta lain selain cintamu
Sayang
Kenanglah saat kita bersama dulu
Niscaya akan membuatmu lebih tenang, jangan kau tangisi lagi cinta kita
Karena hal itu hanya akan merobek-robek hatimu
Di sini aku hanya bisa berdoa dengan berharap kau kan merasakan pelukan dan belaian ku seperti dulu
Meskipun sekarang kita jauh
Namun tetap dekat di hati
Dan cinta kita akan tetap hidup untuk selamanya
Saat kupejamkan mata
Wajahmu masih kulihat dalam pikiranku
Seakan kau tak pernah lepas dariku.
Puisi 3
Perpisahan
Gendis Azza N.W
Hai temanku...
Rasanya senang berteman denganmu.
Saat aku bersamamu, aku meluapkan masalahku.
Responmu sangat baik.
Hingga aku nyaman berteman denganmu.
Kita pun sama-sama bercerita.
Berjanji sukses bersama.
Seiring berjalannya waktu.
Kita berpisah.
Kau pun mempunyai teman baru.
Dan melupakanku.
Sedih rasanya.
Tapi tak apa, tetaplah berbahagia.
Pasuruan, 22-okt-22
21:05 WIB
Puisi 4
Perpisahan
Tazkia Mutiara Hani
Perpisahan memang tidak bisa kita duga
Dia datang secara tiba-tiba
Dan pada saat inilah kita harus berpisah
Enam tahun kita selalu bersama
Menjalani kisah cerita
Yang amat beragam
Sedih, susah, senang kita selalu bersama
Dan semua itu akan tersimpan
Dan hanya menjadi kenangan
Selamat tinggal teman-temanku Kini kita berpisah
Akan kusimpan semua dan akan kukenang
Sampai kapan pun
Jangan lupakan semua kenangan itu temanku
Puisi 5
Seruling Kapal
Hanya cinta juga yang menuntun mereka dalam kegelapan
Ketika tiba-tiba lampu-lampu menyala dan seruling kapal berbunyi menandakan akan berangkat, mereka terkejut
Kegugupan menekan keduanya dengan rasa bergegas
Tak sempat mereka ucapkan sebuah sajak perpisahan
Tak sempat mereka siapkan.
Dalam sinar mata keduanya tak ada janji atau harapan; juga tak ada sedih atas kenang-kenangan, hanya maut yang dapat membacanya
Bintang-bintang pun kian hijau. Agaknya mereka memerlukan seorang saksi, mereka tak membikin persetujuan apa-apa Orang jauh itu, yang datang membawa cinta dan harapannya tak tahu apa-apa atas perpisahan yang dijemputnya
1972
Puisi 6
Lupakan
Oleh: Uly
Tanpa sebab pohon tumbang
Tanpa api rumah terbakar
Logis mulai berkutik
Itu semua mustahil
Namun berbeda dengan dia
Dia yang telah menjauh
Tanpa meninggalkan alasan
Membuat emosi berkecamuk
Mau atau tidak
Suka atau tidak
Dia bilang bukan urusannya
Dan aku harus melupakan
Jelas benciku menjadi
Muak mengingatnya
Memori tentangnya kuhapus
Karena dia yang pergi
Puisi 7
Perpisahan
Entah mengapa harus ku nikmati...
Rasa galau tak berkesudahan...
Selama ini kau isi hariku...
Sedih dan gembira silih berganti...
Kini, saat itu telah tiba...
Puncak rasa yang harus ku hilangkan..
Ganti wajah tanpa paksaan...
Kenangan muncul lenyap sesaat…
Puisi 8
Salam Perpisahan
Karya: Sriyatun
Sungguh sedih rasa sukma
Berlinang butiran air mata
Sungguh begitu sesak rasa di dada
Karena kita akan terpisah.
Selamat jalan
Nanda ucapkan
Moga-moga engkau selalu bahagia
Jangan engkau sampai melupa
Meskipun kau jauh di mata
Oooh guru yang Nanda cintai
Terimalah semua salam kami
Semua ilmu yang telah engkau beri
Akan menjadi bekal kami
Puisi 9
Oh, Sahabat
M. Zaki Aulia F
Sahabat
Kau ada di saat senang maupun sedih
Hariku bersamamu
Tanpamu, sepi
Sahabat
Kau teman cerita
Kala bosan menerpa
Bermain
Bercanda
Bersama
Memang,
Persahabatan pasti ada pertemuan
Ada perpisahan
Ada masa,
Kita mengurus kehidupan masing-masing
Andai waktu bisa terulang,
'Kan kuhabiskan waktu bersamamu
Puisi 10
Tiba Waktunya Perpisahan
Selama 3 tahun kita menyelami telaga ilmu di sini
Mengukir pendidikan untuk masa depan yang gemilang
Segala diraih hingga indah di peraduan prestasi
Tertanam di dalam hati sanubari dan terkenang di memori
Sekolah engkaulah tempat berteduh kami dari heningnya kebodohan
Tempat menempa diri dengan senjata ujung tinta pena yang menjadi saksi
Dinding-dinding ruang belajar menghiasi kata-kata motivasi setiap hari
Menjadi cerita tersendiri tersimpan dalam peti berisi prestasi
Teman simpan baik-baik kenangan ini dalam sejarah hidupmu
Teruskan perjuangan untuk bangsa, negara, dan agama demi Indonesia tercinta
Jangan sampai terhenti melihat dalamnya jurang perjuangan
Terus lewati hingga mampu menyebrangi tanpa kata lelah
Perpisahan hanya kata peninggalan sejenak dari tempat peraduan ilmu
Tidak ada alasan jiwa untuk saling melupakan kenangan
Kebersamaan akan terus terajut dalam naungan persaudaraan
Erat tidak akan terlepas sampai meraih bersama kesuksesan
Teman jadikan perpisahan ini bukan untuk mengakhiri sebuah pertemuan
Jangan kau jadikan alasan untuk saling mengsombongkan
Tapi jadikan sebuah perpisahan termanis ini adalah
Momen besar untuk saling bertemu dan menggenggam keberhasilan bersama
Selamat berpisah teman..
Kehadiranmu aku tunggu di puncak kesuksesan
Puisi 11
Mencintai dalam Perpisahan
Kami pernah bersama
Menjalin kisah indah dambaan semua orang
Kami pernah bersama
Merajut asa tentang kisah cinta indah yang tak terlupa
Namun
Perpisahan tidak terindahkan
Aku harus mencintaimu sendirian saja
Bahagialah cintaku selamanya
Puisi 12
Di Bandara San Francisco
oleh Yvor Winters
Ini terminalnya, istirahatnya.
Di luar titik ini, di jalur udara,
Anda mengambil jalan yang harus Anda ambil;
Dan aku tetap berada dalam cahaya dan menatap
— Dalam cahaya, dan tidak ada yang lain, terjaga.
Puisi 13
Saat Kita Berdua Berpisah
Lord Byron
Saat kita berdua berpisah
Dalam keheningan dan air mata,
Setengah patah hati
Untuk putus selama bertahun-tahun,
Pipimu semakin pucat dan dingin,
Ciumanmu semakin dingin;
Sesungguhnya saat itu telah dinubuatkan
Kesedihan atas hal ini…
Puisi 14
Hari Pindahan
Catherine Pulsifer
Hari ini aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal
Aku akan merindukanmu,
aku tidak dapat menyangkal
Tapi saat aku pindah ke kota lain
Meninggalkanmu membuatku cemberut.
Saya akan tetap berhubungan,
saya berjanji akan sering menelepon Anda dan kami akan mengobrol.
Ini tidak akan sama, saya tahu.
Tapi kita bisa menelepon dan menyapa.
Jadi aku tidak akan mengucapkan selamat tinggal,
aku akan mengatakannya selama ini.
Kamu memang sahabat,
seseorang yang seumur hidup.
Ikatan yang kita bagi tidak akan pernah putus.
Kita akan tetap berhubungan, tidak ada kesalahan.
Puisi 15
Perpisahan
Aku tidak pernah menduga bahwa hari ini akan tiba
ketika kita harus berpisah dan harus mengakhiri kesenangan.
Tapi meski ini sudah berakhir dan kita berdua menangis,
ketahuilah bahwa
aku akan memikirkanmu sepanjang tahun-tahun mendatang.
Selamat berpisah teman
Baca Juga: 20 Kata-kata Sedih untuk Diri Sendiri dalam Menjalani Hidup
Itulah kumpulan puisi tentang perpisahan dengan kesedihan yang mendalam. Puisi ini bisa menjadi referensi untuk membuat puisi perpisahan dengan makna yang mendalam. (Fitri A)
