13 Quotes Jawa Aesthetic Dan Bijak

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap daerah memiliki karakteristik bahasa yang berbeda-beda dan unik. Bahkan, kata-kata bijak menggunakan bahasa daerah kini marak di media sosial. Salah satu contoh yang bisa digunakan sebagai caption adalah quotes Jawa aesthetic.
Mengutip laman kemdikbud.go.id, bahasa Jawa mampu menjadi prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan iptek dan produk budaya lokal. Mempelajari bahasa daerah termasuk bahasa Jawa bisa dijadikan sarana melestarikan budaya.
Pilihan 13 Quotes Jawa Aesthetic Dengan Arti yang Bagus
Ada 3 tingkatan dalam bahasa Jawa, yaitu bahasa Jawa ngoko, bahasa Jawa madya dan bahasa Jawa krama. Penggunaan tingkatkatan tersebut berdasarkan usia, misalnya ketika ngobrol dengan teman seusia maka menggunakan Jawa ngoko, tapi jika berhadapan dengan orang lebih tua yang digunakan Jawa krama.
Untuk menciptakan quotes bahasa Jawa aesthetic, bisa menggunakan bahasa Jawa Madya dengan arti yang bagus seperti di bawah ini.
"Lahir batin, alit bala, nyawiji sepisan." Artinya: Harmoni dalam pikiran, tubuh sehat, hidup bahagia.
"Biso ngekoni eling, sing ngrasakake dadi." Artinya: Hargai dan peliharalah apa yang kamu miliki, karena itu bisa berubah menjadi sesuatu yang berarti.
"Sugih tanpa kawicaksanan hanyalah ana ing dhuwur, semu tanpa kasadaran hanyalah ana ing ngisor." Artinya: Kekayaan tanpa kebijaksanaan hanyalah ada di atas, kekosongan tanpa kesadaran hanyalah ada di bawah.
"Sejatine ati kuwi luwih angel tinimbang witing tresno." Artinya: Sejatinya hati lebih peka daripada kata-kata cinta.
"Sopo nyuwun, sopo ngalah, sing paling mung miturut aturan." Artinya: Siapa yang meminta, siapa yang mengalah, yang terpenting hanya mengikuti aturan.
"Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani." Artinya: Di depan memberikan petunjuk, di tengah memberi dorongan, di belakang memberikan dukungan.
"Urip iku mesthi mesthi, ora mesthi ngoyo." Artinya: Hidup itu pasti berubah, yang tidak pasti adalah usaha keras.
"Sejatine mangan ora mangan, ngombe ora ngombe, sing penting tansah tata krama." Artinya: Sejatinya makan atau tidak makan, minum atau tidak minum, yang penting tetap menjaga sopan santun.
"Bhineka tunggal ika, panjang-panjang pancen pancen." Artinya: "Berbeda-beda tetapi tetap satu, panjang-panjang tetap pancen (sejati).
"Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake." Artinya: "Turun tanpa pamrih, menang tanpa melukai.
"Sepisan kasunyatan, supaya kasampurnan." Artinya: Hargai kehidupan apa adanya, agar hidup menjadi sempurna.
"Ora usah takon wong tuwo, tontonan pakarti." Artinya: Jangan tanya kepada orang tua, amati pengalamannya.
"Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake." Artinya: Turun tanpa pamrih, menang tanpa melukai.
Baca juga: 25 Quotes Pekerja Keras, Inspiratif dan Memotivasi ketika Merasa Malas
Melestarikan budaya bangsa sekarang ini bisa dilakukan dengan banyak hal termasuk menuliskan quotes Jawa aesthetic di media sosial. (VAN)
