Konten dari Pengguna

15 Puisi Tema Sumpah Pemuda yang Inspiratif dan Penuh Semangat

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Tema Sumpah Pemuda. Pexels/ahmad syahrir
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Tema Sumpah Pemuda. Pexels/ahmad syahrir

Hari Sumpah Pemuda diperingati pada bulan Oktober. Berbagai bentuk lomba diadakan untuk memperingati, antara lain; pembacaan puisi tema sumpah pemuda, mendongeng, lomba menulis cerpen, lomba pidato dan sebagainya.

Diharapkan melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat Indonesia semakin mengenal, memahami dan mencintai bahasa Indonesia, khususnya untuk kalangan pemuda.

Dikutip dari buku Makna Sumpah Pemuda oleh Sri Sudarmiyatun, S.Pd. (2012:9), teks sumpah pemuda sendiri dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat.

Puisi Tema Sumpah Pemuda

Ilustrasi Puisi Tema Sumpah Pemuda. Pexels/Dio Hasbi Saniskoro

Berikut adalah puisi tema Sumpah Pemuda yang bisa dijadikan referensi untuk dibacakan ketika mengikuti lomba.

Puisi 1 - Prajurit Jaga Malam

Karya Chairil Anwar

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu?

Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,

Bermata tajam

Mimpinya kemerdekaan

Bintang-bintangnya kepastian

Ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini

Aku suka pada mereka yang berani hidup

Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam

Malam yang berwangi mimpi

Terlucut debu

Waktu jalan

Aku tidak tahu apa nasib waktu

Puisi 2 - Diponegoro

Karya Chairil Anwar

Di masa pembangunan ini

Tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar

Lawan banyaknya seratus kali

Pedang di kanan

Keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati

Maju

Ini barisan tak bergenderang berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu

Sekali berarti

Sudah itu mati

Maju

Bagimu negeri

Menyediakan api

Punah di atas menghamba

Binasa di atas ditindas

Sungguh pun dalam ajal baru tercapai

Jika hidup harus merasai

Maju

Serbu

Serang

Terjang

Puisi 3 - Aku

Karya Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Puisi 4 - Pemuda sebagai Harapan Bangsa

Karya Asep Rahmat Taufiq Hidayat

Engkaulah ...

Sebagai tonggak kemajuan dan mundurnya

suatu negara di masa yang akan mendatang

Suatu ...

Kemajuan bangsa ini

Tergantung kepada pemuda itu sendiri

Yang betul-betul untuk mewujudkan cita-cita yang besar

Bagi kemajuan negara dan bangsa di masa mendatang

Wahai ...

Para Pemuda, engkaulah harapan bangsa dan negara

Yang menjadi suatu maju mundurnya suatu negara

dan bangsa ke depan

Wahai ...

Para pemuda, bergeraklah, jangan diam begitu saja

Karena suatu negara membutuhkan energi-energi

Untuk kemajuan bangsa ke depan

Pemuda sekarang adalah

Pemuda di masa mendatang yang akan meneruskan

Perjuangan para pahlawan terdahulu

Wahai ...

Para pemuda, kita semua harus mewujudkan cita-cita

Para pahlawan terdahulu untuk meneruskan perjuangan

Dengan tumbuh adanya rasa nasionalisme pada diri seorang pemuda

Untuk memajukan bangsa ke depan

Salam Pemuda!

Puisi 5 - Berawal dari Pemuda

Karya Andis Syah Putra

Banyak cara menggapai asa

Setiap jalan penuh akan rasa

Rasa semangat yang tiada tara

Menggapai mimpi setinggi bintang di angkasa

Jalan berliku bagi seorang pemuda

Kerikil batu tidak akan tergoyah

Bara api itulah semangat pemuda

Wahai para pemuda

Jatuh bangun itu hal biasa

Tertangkap angan simpanlah di dalam dada

Perjuangan ini banyaklah cara

Ekspresikan semua yang engkau bisa

Engkau dengar cerita Bung Tomo dan Bung Hatta

Setiap titik keringat dan bahkan dara

Mereka korbankan untuk kemerdekaan bangsa

Hingga tercapai di seribu sembilan ratus empat puluh lima

Kini, saatnya bagi kita semua

Untuk terus berjuang menggapai mimpi yang ada di kepala

Kita kobarkan semangat untuk berkarya

Karena semua berawal dari pemuda

Puisi 6 - Sumpah Abadi

Karya Dee Lestari

Ketika pemuda bersumpah,

Sumpah yang bukan hanya untuk dirinya

Melainkan tanah airnya

Ketika pemudi bertekad

Tekad yang bukan hanya untuk kaumnya

Melainkan segenap bangsanya

Gegar gunung dan lembah

Gemetar lautan dan pantai

Bergetar jantung dan berdesir darah

Ketika pemuda dan pemudi

Menyeberangi keberagaman Ketidaksamaan demi bersama bekerja

Abadi bersumpah, untuk Indonesia

Puisi 7 - Aku Pemuda

Karya Muhammad Mahfudz

Aku adalah seorang pemuda

Giat, teguh, dan konsisten dalam bekerja

Bekerja untuk keluarga

Bekerja demi kedaulatan bangsa

Di tanah Indonesia aku terlahir

Tanah yang indah dan berjuta-juta kekayaannya

Aku adalah pemuda

Siap menjadi generasi penerus bangsa

Penerus para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan

Demi menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia Raya

Aku adalah pemuda

'Kan jadi penerus bangsa Indonesia

Untuk menjadikannya negara semakin jaya

Melindungi warisan budaya dan adat istiadat

Dari rebutan negara tetangga

Aku adalah pemuda

Mengingat sejarah dan menatap masa depan cerah

Masa depan yang siap berjuang demi negara

Berperang dalam era millenial

Aku adalah pemuda

Siap berjuang mati-matian

Untuk kemajuan Indonesia tercinta

Puisi 8 - Gema Sorak Sorai Pemuda Ibu Pertiwi

Karya Afifah Riska Tiara Maulidina

Barisan terdepan di antara ribuan manusia

Melangkah maju

Tak terkalahkan menyuarakan kebenaran

Semangat yang terus membara

Membelah langit Ibu Pertiwi

Tak ada keraguan

Apalagi kebimbangan untuk membela keadilan

Pemuda gagah berani

Membawa tanggung jawab di atas pundak

Bukan sebuah beban

Melainkan kebanggaan yang patut dipertahankan

Pemuda Ibu Pertiwi

Kebanggaan untuk menciptakan masa depan

bangsa Generasi penerus yang memberi teladan dan bukti nyata

Tak pernah gentar menghadapi cobaan

Melawan dan akan terus lawan sampai titik terang

Gema sorak-sorainya begitu membahana

Memekakkan telinga dan membakar keringat

Bersatu menyatukan cita-cita dan kekuatan

Berbalut selimut saling menguatkan

Di atas tanah kelahiran Ibu Pertiwi

Di bawah langit nusantara

Tonggak harapan bangsa yang membanggakan

Pemuda Ibu Pertiwi masa kini

Ciptakan perdamaian dan persatuan tanah air

Bangun bangsa dengan prestasi dan inspirasi

Sorak sorai semangatmu adalah suara seluruh masyarakat

Karena pemuda hari ini ialah pemimpin masa depan

Puisi 9 - Sumpah Pemuda

Karya Nira Ernawa Apsari

Tak sebilah pedang

Mengoyak gelora pemuda

Dirajam oleh tajamnya peluru

Merajam tiap helaan napas pun

Tak sanggup meredam gelora perjuangan

Runcingnya bambu

Teguhnya semboyan

Merdeka atau mati

Teriakan Bung Tomo

Mampu membebaskan semangat perjuangan

Darah pahlawan bertumpah ruah

Membanjiri ibu pertiwi

Proklamasi telah dikumandangkan

Menggema seantero Nusantara

Sumpah Pemuda telah dilahirkan

Aku Melihat Indonesia oleh Bung Karno

Jikalau aku melihat gunung-gunung membiru

Aku melihat wajah Indonesia

Jikalau aku mendengar lautan

Membanting di pantai bergelora

Aku mendengar suara Indonesia

Jikalau aku melihat awan putih berarak di angkasa

Aku melihat keindahan Indonesia

Jikalau aku mendengarkan burung-burung di pepohonan

Aku mendengarkan suara Indonesia

Jikalau aku melihat matanya rakyat Indonesia di pinggir jalan

Apalagi sinar matanya anak-anak kecil Indonesia

Aku sebenarnya melihat wajah Indonesia

Puisi 10 - Pemuda Agen Perubahan

Karya Ahmad Fadilah

Pemuda

Semangatmu tampak begitu bergejolak

Tak peduli seberapa kuat penghalang

Kau pasti mampu menghalaunya

Kepal tanganmu melambangkan keyakinan

Akan kemampuan tuk menjadi tumpuan

Di pundakmu

Bangsa ini dititipkan dengan segala pengorbanan

Di pundakmu

Ratusan juta jiwa menantikan

Harapan, kejayaan, dan kemakmuran

Wahai pemuda

Kaulah agen perubahan bangsa

Membangun dan mengisi kemerdekaan

Dengan kemampuan dan semangatmu

Ubah negeri ini menjadi pusat dunia

Bukankah bangsamu menunggumu

Menunggu torehan karya cipta

Buah pikir dan kreativitasmu

Membangun negeri ini

Lihatlah hamparan kekayaan tanah ini

Tanah pertiwi yang membentang

Yang utuh tangan-tangan pemuda negeri

Mewujudkan kesejahteraan hakiki

Wahai pemuda bangkitlah

Bangunlah dari tidur panjang ini

Puisi 11 - Seorang Pemuda Optimis

Karya Prasetyan Ramadhan

Semangat

Sungguh aku semangat

Berpacu sungguh aku berpacu

Berjuang aku sungguh berjuang

Demi cita-citaku yang tak akan kusia-siakan

Aku seorang pemuda

Dengan semangatku yang membara

Dan tak ingin membuat kecewa kedua orang tua

Semoga dengan usaha yang diiringi doa

Semua tak akan sia-sia

Puisi 12 - Akulah Pemuda Itu

Karya Nyimas Noncik

Perjuangan butuh waktu

Tenaga

Pikiran

Inspirasi

Imajinasi

Untuk pemuda harapan

Akulah pemuda itu,

Yang penuh dedikasi tinggi

penuh perjuangan

Dan semangat menggelora

Akulah pemuda itu,

Yang penuh tanggung jawab

Tak ada kata menyerah

Allah bersamaku

Doa dan keberanian selalu menyertaiku

Puisi 13 - Pemuda Itu

Karya Suryani

Dalam barisan

Pemuda hebat

Berselempang cinta anak negeri

Memimpin dengan gagah

Mengayuh roda bersama

Bahu membahu

Berkarya penuh hasrat

Kaki-kaki bergerak

Dari pelosok bergolak

Mengemban tugas hati nurani

Sabar dan bijak

Lembut dan tegas

Kehalusan budi pekerti

Langkah membuncah

Dalam kejayaan berkarya

Demi tanah air tercinta

Majulah Indonesiaku

Puisi 14 - Mengejar Mimpi

Karya Eka Fitri Astuti

Di kala sang surya menyinari

Menyapa jiwa yang berambisi

Mengawali niat di dalam hati

Akan masa depan cerah menanti

Hujan, panas tak kan bisa halangi

Tekad tuk mewujudkan mimpi

Perjalanan terjal yang tak henti

Kupijak langkah teguhkan hati

Semua berawal dari harapan

Di mana harus kuwujudkan

Setinggi bintang di angkasa

'Kan tetap berusaha menggapainya

Seribu langkah tuk meraihnya

Beribu kegagalan menyapa

Tak akan kuhiraukan

Aku pasti bisa raih semua impian

Puisi 15 - Kutipan Lawan

Karya Dedi Prastia Ramadani

Gen Z katamu

Sumber masalahmu

Lemah fisiknya

Gen Z katanya

Membangun katanya

Kemajuan katanya

Gen Z nyatanya

Keterbukaan pikiran

Overdosis intisari

Pemuda saat ini

Pemegang hak milik

Maju berpikir

Tak ada yang mustahil

Baca Juga: 50 Pantun Sumpah Pemuda yang Menarik dan Penuh Semangat

Itulah puisi tema Sumpah Pemuda yang inspiratif dan penuh semangat. Puisi tersebut dapat digunakan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. (glg)