Konten dari Pengguna

18 Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan dalam Bahasa Indonesia

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Finn Mund
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Finn Mund

Kalimat intransitif adalah kalimat yang memiliki struktur sederhana dan hanya terdiri dari subjek dan predikat tanpa objek. Memahami banyak contoh kalimat intransitif dengan kata berjalan adalah penting ketika ingin berbahasa dengan baik dan benar.

Dalam bahasa Indonesia, kalimat intransitif digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan atau keadaan yang tidak memerlukan objek sebagai pelengkap.

Kalimat-kalimat ini sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dasar tentang tata bahasa.

Daftar isi

Kalimat Aktif

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Enrico Mantegazza

Kalimat aktif adalah kalimat yang dalam penuturannya mengandung makna subjek melakukan suatu tindakan atau perbuatan langsung (tanpa perantara) yang disebut dalam predikat, tindakan atau perbuatan tersebut ditujukan kepada suatu objek, atau dengan perkataan lain, subjek yang berperan sebagai pelaku dalam melakukan suatu tindakan atau perbuatan atas suatu objek.

Dengan demikian, yang menjadi fokus dalam kalimat aktif adalah subjek yang bertindak atau berbuat. Sifat langsung (tanpa perantara) pada kalimat aktif ditunjukkan dengan keberadaan subjek di depan predikat.

Suatu kalimat dapat diidentifikasi sebagai kalimat aktif, diketahui dari ciri-cirinya, yaitu:

  • Subjek berperan sebagai pelaku yang aktif melakukan tindakan atau perbuatan

  • Predikatnya berimbuhan me-, ber- atau meng

  • Predikatnya bisa berupa kata aus, yaitu kata yang tidak perlu mendapat imbuhan saat menjadi predikat, karena apabila mendapat imbuhan maka kata aus akan berubah maknanya, contoh: tinggal, tidur, makan, mandi.

Ciri-Ciri Kalimat Aktif dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Suzi Kim

Adapun ciri-ciri kalimat aktif bahasa Indonesia antara lain:

  • Seringkali menggunakan imbuhan me (n), ber- (n) pada predikat. Contoh: Kakak sedang membaca novel, Ibu berdiri di samping saya, Ayah sedang tidur di kamar.

  • Kalimat aktif menunjukkan bahwa subyek sedang atau telah melakukan tindakan atau perbuatan langsung.

  • Memiliki pola kalimat lengkap yaitu "SPOK" (Subyek+Predikat+Objek+Keterangan) dan pola kalimat tidak lengkap yaitu "SPK" (Subyek+Predikat+Keterangan)

Tata Bahasa Kalimat Aktif dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Anne Nygård

Kalimat aktif berfungsi untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas atau tindakan yang telah atau sedang dilakukan oleh seseorang. Adapun ketentuan penggunaan kalimat aktif Bahasa Indonesia yaitu sebagai berikut:

  • Subyek dalam kalimat aktif merupakan pelaku yang melakukan tindakan atau perbuatan yang tersebut pada predikat, dengan ketentuan: (a) pada kalimat aktif transitif predikatnya memerlukan objek penderita, dan (b) pada kalimat aktif intransitif predikatnya tidak memerlukan objek penderita.

  • Predikat dalam kalimat aktif seringkali menggunakan prefiks/awalan me-(n), ber- (n) dan kata kerja aus.

  • Kalimat aktif yang predikatnya memiliki objek sebagai penderita dapat dirubah menjadi kalimat pasif dengan mengganti objek ke posisi subyek dan sebaliknya serta merubah predikat berawalan me- (n) atau ber- (n) menjadi berawalan di-.

  • Kalimat aktif yang predikatnya memiliki objek sebagai penderita dapat dirubah menjadi kalimat pasif dengan merubah predikat berawalan me- (n) atau ber- (n) menjadi berawalan di-, dengan syarat jika subyek yang berperan sebagai pelaku merupakan kata ganti orang ketiga tunggal.

  • Kalimat aktif intransitif tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif karena dalam kalimat aktif intransitif tidak memerlukan objek yang mana objek berfungsi sebagai subyek dalam kalimat pasif.

Kalimat Aktif Intransitif

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Paolo Bendandi

Dikutip dari buku Pola Kalimat Aktif‒Pasif Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia, Ina, (24), kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang merupakan kebalikan dari kalimat aktif transitif, yaitu kalimat aktif yang tidak memerlukan objek dalam struktur kalimatnya, sehingga kalimat aktif intransitif ini tidak dapat langsung diubah ke dalam kalimat pasif dikarenakan tidak adanya objek yang berfungsi sebagai subyek dalam kalimat pasif.

Verba aktif yang digunakan dalam kalimat aktif intransitif ini ada yang berprefiks me- (n), ber- (n), dan ada pula yang berupa kata kerja aus (tak berprefiks). Adapun contoh kalimat intransitif yang berprefiks me- (n):

1. Subyek + Predikat (me-,ber, kata kerja aus) + Objek + Keterangan

  • Mery menari dengan gembira.

  • Adik menangis tersedu-sedu.

  • Orang itu melangkah dengan perlahan.

2. Contoh Kalimat Berprefiks ber- (n)

  • Hasan sudah berangkat ke sekolah.

  • Siswa itu suka bertanya.

  • Dia berlari - lari di halaman rumahnya.

3. Contoh Kalimat Aktif Intransitif berupa Kata Kerja Aus atau Verba Tidak Berprefiks

  • Luna pergi ke sekolah.

  • Kakek sedang duduk di teras rumah.

  • Kakak tidur di kamar.

Ciri-ciri Kalimat Aktif Intransitif

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Noémi Macavei-Katócz

Adapun ciri-ciri dari kalimat intransitif adalah sebagai berikut:

  • Objek tidak dikenai tindakan atau perbuatan oleh subjek (tidak membutuhkan objek);

  • Predikat kalimat aktif intransitif merupakan verba (kata kerja) intransitif yang berimbuhan ber-, ter- dan ter-kan, sedangkan predikat kalimat aktif semitransitif merupakan verba (kata kerja) semitransitif yang berimbuhan ber-, me-, me-i dan ber- an;

  • Tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif;

  • Kalimat aktif intransitif mempunyai pola dasar S-P, sedangkan kalimat aktif semitransitif mempunyai pola S-P-Pel, S-P-Pel-K, atau S-P-К.

Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Suzi Kim

Berikut adalah beberapa contoh kalimat intransitif dengan kata berjalan:

  1. Adik berjalan-jalan.

  2. Anak itu berjalan.

  3. Tia berjalan sendirian.

  4. Anjing itu berjalan tertatih-tatih.

  5. Kami berjalan pulang.

  6. Ayah dan ibu berjalan bersama.

  7. Ningning berjalan cepat.

  8. Kereta itu berjalan lambat.

  9. Dio berjalan lesu.

  10. Anak itu berjalan lincah.

  11. Ayu berjalan perlahan.

  12. Dika berjalan cepat di halaman rumah.

  13. Tino dan Romi berjalan bersama.

  14. Fia dan Rani berjalan bersama di taman.

  15. Rio berjalan cepat di lapangan sepak bola.

  16. Toni dan Rina berjalan perlahan di depan rumah.

  17. Risa berjalan santai di taman bunga.

  18. Ayah dan Ibu berjalan perlahan dari taman.

Contoh Kalimat Intransitif Lainnya

Ilustrasi Contoh Kalimat Intransitif dengan Kata Berjalan. Foto: Unsplash/Suzi Kim

Berikut adalah contoh kalimat intransitif lainnya:

  1. Adik tidur.

  2. Kucing mengeong.

  3. Burung berkicau.

  4. Pohon-pohon tumbuh.

  5. Nina tertawa.

  6. Jun duduk.

  7. Vanya tersenyum.

  8. Bapak bingung.

  9. Air mengalir.

  10. Hari berlalu.

  11. Lampion menyala.

  12. Hujan turun deras.

  13. Pintu macet.

  14. Mobil mogok.

  15. Daun-daun berguguran tertiup angin.

  16. Orang itu mandi

  17. Orang itu berjualan

  18. Air danau terlihat segar di siang hari.

  19. Tangan ayah terluka parah

  20. Buku itu tercium aroma khasnya.

  21. Bunga-bunga di taman bermekaran sangat indah.

  22. Cahaya terpancar dari sorot matanya.

  23. Dia menjadi arsitek.

  24. Knalpot motor berisik di jalan raya.

  25. Langit berubah merah saat senja.

  26. Mie goreng terlihat sangat lezat.

  27. Pemandangan bintang yang indah dapat diamati dari teleskop.

  28. Petir terlihat menyambar dari kejauhan.

  29. Rasa lapar sangat terasa ketika tengah malam.

  30. Sayap kupu-kupu terlihat indah.

  31. Suara ricuh terdengar dari luar rumah.

  32. Tangannya bergetar begitu hebat.

  33. Wajahnya terlihat pucat.

  34. Para murid bertanya tentang cara cepat mengerjakan soal Matematika bab Aljabar

  35. Siwi tersenyum simpul

  36. Ibu bekerja sebagai koki

  37. Kelinci menyeberang jalan dengan melompat-lompat

  38. Dia menjadi ketua kelas

  39. Kami berlibur ke Tarakan minggu depan.

  40. Bayi itu menangis karena lapar.

  41. Adik berteriak sekencang-kencangnya.

  42. Mereka berbaris di lapangan.

  43. Topan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.

  44. Ayah bekerja dengan giat setiap hari.

  45. Kakek berjalan menggunakan tongkat.

  46. Perahu itu bermesin ganda.

  47. Ibu pergi dengan terburu-buru.

  48. Kedua orang itu berjabat tangan akrab sekali.

  49. Mereka bercanda dan tertawa terbahak-bahak.

  50. Aku tertidur di sofa saat menunggu ibu pulang.

  51. Presiden berpidato di Istana Kemerdekaan.

  52. Ayam berkokok di pagi hari.

  53. Dia bergumam dengan suara yang sangat pelan.

  54. Bani melompat tanpa takut jatuh.

  55. Kami menonton dengan antusias.

  56. Ular kobra bersembunyi di dalam tanah.

  57. Kawanan burung itu berlari menuju sarangnya.

  58. Ia mengamati dengan penuh perhatian.

  59. Andi berangkat dengan bergegas.

  60. Kami bersepeda setiap hari Minggu.

  61. Ikan salmon bertelur di sungai.

  62. Rumahnya berpagar bambu.

  63. Arlojinya berlapis emas.

  64. Makanan itu berbungkus daun pisang.

  65. Rumah itu bernuansa Minang.

  66. Bangunan itu bernilai sejarah

  67. Villa itu berlatar pegunungan.

  68. Artis itu bertopi koboi.

  69. Kami berlatih drama.

  70. Mobilnya berplat B.

  71. Lantai gedung itu beralaskan pemadani.

  72. Kereta itu berjalan lambat.

  73. Anak itu berjalan lincah.

  74. Dito tertidur di kamar.

  75. Ayah bekerja di kantor.

  76. Faiz bermain di taman.

  77. Bunga bermekaran di halaman.

  78. Daun-daun berguguran.

  79. Andi berenang di kolam renang.

  80. Hujan turun semalam

  81. Nana bernyanyi di panggung

  82. Fian menyelam.

  83. Fanny menggerutu sejak tadi.

  84. Kakak menggigil.

  85. Adik berdendang.

  86. Dia tertegun.

  87. Didi tertawa.

  88. Hana berpidato di depan kelas.

  89. Sani menari di gedung.

  90. Air mendidih.

  91. Matahari terbenam.

  92. Burung-burung berkicau setiap pagi.

  93. Ridwan makan.

  94. Shifa tidur di kamar.

  95. Putra bermain kelereng

  96. Nadin bingung.

  97. Fitri bernyanyi.

  98. Kakiku terjepit.

  99. Adik berlari kencang.

  100. Ibu tertidur di ruang tamu.

Baca Juga: 20 Contoh Kalimat Promosi Makanan di Internet

Dengan mengetahui contoh kalimat intransitive dengan kata berjalan dan kata lainnya, maka dapat membentuk kalimat yang sederhana tetapi bermakna tanpa perlu melibatkan objek.(Adm)