14 Kata-kata Bijak Gus Miftah sebagai Moto Hidup Kamu

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu sosok pendakwah yang populer saat ini adalah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa disebut sebagai Gus Miftah. Banyak kata-kata bijak Gus Miftah yang dilontarkan saat ia sedang berdakwah, membuat dakwahnya selalu menarik dan banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik di dalamnya.
Kata-kata Gus Miftah bukan hanya tentang iman, namun ada juga yang mencakup tentang pernikahan, kehidupan, orangtua, cita-cita, dan masih banyak lagi.
Kata-Kata Bijak Gus Miftah sebagai Pedoman Hidup
Berikut ini adalah kata-kata Gus Miftah tentang kehidupan yang bisa kamu gunakan sebagai moto hidup:
Cinta itu naik dari hati ke mata. Kalau hati sudah cinta, di matanya akan terlihat indah walau seburuk apapun yang dicintainya.
Yakinlah bahwa akan datang suatu saat dimana kamu dipertemukan dengan orang yang tepat, dan kedatangannya menetap, bukan hanya nafsu sesaat.
Pasangan yang baik bukanlah pasangan yang datang dengan segala kelebihannya, tetapi yang tidak meninggalkan kita dengan segala kekurangan yang ada.
Hidup yang sederhana tanpa utang akan lebih damai dibanding hidup yang terlihat kaya karena utang.
Jika kalian yakin bahwa akan muncul pelangi setelah hujan, maka kalian harus lebih yakin bahwa akan ada kebahagiaan setelah perjuangan.
Cantik wajahmu hanya membuat laki-laki menatap, tetapi cantik akhlakmu maka akan membuat laki-laki menetap.
Orang baik memiliki masa lalu, namun orang jahat memiliki masa depan.
Manusia haruslah seperti tanah, belajar dari sifat tanah, yaitu banyak mengalah dan ridho. Manusia yang mengalah maka akan tinggi derajatnya.
Dibalik suksesnya seorang laki-laki, ada banyak mantan yang ikut menyesal.
Orang seringkali menilai orang lain, tetapi ia lupa menilai dirinya sendiri.
Barangsiapa yang bersungguh-sungguh berjalan pada jalannya sendiri maka ia akan tiba di tujuan.
Jangan menghina pendosa seolah-olah kita tidak pernah berbuat dosa.
Janganlah berjalan di bumi dengan penuh congkak dan kesombongan, karena engkau akan masuk ke dalam bumi sebentar lagi.
Janji Allah tidaklah pernah mengecewakan. Apabila kamu masih kecewa mungkin ada yang salah dengan imanmu.
Mari kita baca dan resapi kata-kata bijak tersebut dan menjadikannya sebagai moto hidup sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi! (Ester)
