Konten dari Pengguna

2 Contoh Puisi Anti Bullying dalam Bahasa Indonesia

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi anti bullying, sumber foto: unsplash.com/Morgan Basham
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi anti bullying, sumber foto: unsplash.com/Morgan Basham

Bullying merupakan hal yang tidak boleh dilakukan, karena hal tersebut bisa berdampak buruk. Bullying sendiri ada banyak bentuknya, sehingga harus ada kampanye mencegah bullying. Misalnya, melalui puisi anti bullying.

Puisi tersebut bisa dibacakan pada kegiatan penting di sekolah maupun di masyarakat. Tujuannya agar mulai sekarang tidak ada lagi yang melakukan penindasan atau bullying kepada orang lain.

2 Contoh Puisi Anti Bullying

Ilustrasi puisi anti bullying, sumber foto: unsplash.com/Jerry Zhang

Dikutip dari buku Bullying Dalam Perspektif Psikologi, Nur Imayanti dkk. (2023), dijelaskan bahwa pengertian bullying adalah hasrat untuk menyakiti. Hasrat ini diperlihatkan ke dalam aksi, menyebabkan seseorang menderita.

Aksi bullying bisa dilakukan secara langsung oleh seseorang atau kelompok orang yang lebih kuat, tidak bertanggung jawab, dan biasanya berulang dan dilakukan dengan perasaan yang senang.

Sehingga perilaku bullying harus dihindari karena bisa menimbulkan trauma yang mendalam untuk korban. Ada banyak cara untuk mencegah perilaku bullying. Salah satunya melalui kampanye anti bullying.

Berikut adalah beberapa contoh puisi anti bullying yang bisa dibacakan di sekolah atau di masyarakat.

Puisi 1: Bersama Melawan Intimidasi

Di taman hati, kita tumbuh bersama,

Menghadapi badai, taklukkan rasa takut yang datang,

Intimidasi datang seperti angin kencang,

Tapi kita berdiri teguh, tak kenal mundur.

Dalam keberagaman, kita temukan kekuatan,

Kita semua bercahaya, seperti bintang-bintang di langit malam,

Intimidasi takkan bisa meruntuhkan semangat kita,

Kita bersatu, melawan dengan tekad yang kuat.

Kata-kata tajam tak akan lagi melukai,

Kita bersama, membangun jembatan kasih yang abadi,

Tak peduli warna kulit, tak peduli siapa kita,

Kita saling menghormati, dalam cinta yang tulus dan murni.

Hentikan intimidasi, mari bersama berdiri,

Tolak kekerasan, mari berbagi senyuman dan cerita,

Di dunia yang luas, marilah menjadi cahaya,

Menebarkan pesan anti bullying, tuk menjaga hari esok yang lebih baik.

Puisi 2: Lembutnya Kekuatan dalam Keberagaman

Di kebun yang berwarna-warni, bunga-bunga berkembang,

Mereka berbagi tempat, tanpa berperang,

Seperti kita, yang berbeda namun satu,

Kita tak perlu membully, kita bisa berjalan seiring.

Ketika kata-kata menusuk tajam, seperti pedang,

Mari hentikan, tak perlu kita biarkan berlarut-larut,

Kekuatan sejati ada dalam hati yang penuh kasih,

Menghormati perbedaan, itulah pesan kita yang jelas.

Di sekolah dan jalanan, di dunia maya yang luas,

Mari jadikan tempat ini, taman harmoni dan kasih sayang,

Bullying takkan lagi menguasai, kita bersama melawan,

Kita tumbuh kokoh, seperti pohon besar dalam hutan.

Mari saling mendukung, berdiri dengan teguh,

Kita adalah satu, dalam perbedaan yang indah,

Bersama kita tawarkan bahu untuk bersandar,

Hapuskan bullying, jadikan dunia lebih bersinar.

Baca juga: 2 Contoh Puisi Bertema Lingkungan untuk Referensi

Dua contoh puisi anti bullying di atas bisa dijadikan sebagai referensi untuk menyebarkan pesan kepada siapa saja agar tidak ada lagi bullying. (ARD)