2 Contoh Puisi tentang Perpisahan Sekolah Kelas 6 SD

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada saat acara perpisahan sekolah biasanya ada beberapa pertunjukan seni. Salah satunya adalah pertunjukan pembacaan puisi. Puisi tentang perpisahan sekolah kelas 6 yang terkadang dibuat sendiri oleh siswa-siswi.
Buku Puisi Akrostik-Cara Mudah Membuat Puisi, Eka Maharani Putri, S.Pd., 2016, mengatakan ada beberapa teknik dalam membuat puisi. Adapun teknik-teknik tersebut adalah :
Carmen Figuratum Teknik ini merupakan puisi yang baitnya disusun menyerupai suatu benda, missal corong, biola, dan mesin tik.
Kaligram Pola puisi sama seperti carmen figuratum tetapi bentuknya lebih rumit lagi karena kata-kata dalam puisi tidak selalu tersusun secara horizontal. Kata-kata puisi ini disusun mengikuti bentuk benda yang dikemukakan.
Puisi omong kosong Puisi yang diciptakan oleh penyairnya dengan tujuan utama untuk kelucuan atau humor.
Letrisme Puisi yang diciptakandengan dasar pikiran bahwa huruf mempunyai hidup sendiri dan kepirbadian sendiri.
Acrostichon Puisi yang huruf awal baitnya merupakan sebuah nama.
Puisi Rophalis Puisi yang kata-kata dalam suatu baris jumlah seku katanya satu lebihnya dari kata yang mendahuluinya.
Puisi tentang Perpisahan Sekolah Kelas 6
Puisi tentang sekolah sangat tepat untuk dibacakan saat acara perpisahan. Seperti di bawah ini, simak 2 contoh puisi tentang perpisahan sekolah kelas 6 SD :
1. Selamat Tinggal Sekolah
Dulu aku tidak merasa sekolah ini begitu indah Dulu aku tidak tahu senangnya belajar di sekolah Aku merasa kehilangan Momen kebersamaan Bersama para pengajar dan teman-teman Sebentar lagi Aku akan pergi Melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Wahai sekolah 6 tahun kita telah bersama Kau menemaniku dengan setia Menggapai cita-cita Selamat tinggal bangku Selamat tinggal papan tulis Selamat tinggal halaman Selamat tinggal sekolah
2. Lagu perpisahan
Hari-hari yang indah akan segera berlalu Sekarang saatnya perpisahan Dengan guru dan teman-teman Bapak dan Ibu guru tersayang Terimakasih kau telah membimbingku Dengan sabar dan telaten Sejak aku berumur 7 tahun hingga umurku 12 tahun Kau tidak pernah Lelah Dan letih mengajariku Terimakasih guruku Aku akan melanjutkan Perjuangan dalam Pendidikan Selamat jalan teman-teman Kita masih harus sama-sama berjuang Hingga tergapai cita-cita
Satu hal yang bisa dipahami bahwa menulis puisi modern lebih mudah karena tidak terikat pada pola rima. 2 contoh puisi diatas bisa dijadikan referensi untuk membuat puisi modern tentang sekolah. Selamat mencoba.(Lia)
