Konten dari Pengguna

20 Kata Bijak Buddha tentang Karma sebagai Pengingat

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Kata Bijak Buddha tentang Karma sebagai Pengingat, Foto Unsplash/abhijeet gourav
zoom-in-whitePerbesar
Kata Bijak Buddha tentang Karma sebagai Pengingat, Foto Unsplash/abhijeet gourav

Kata bijak Budha tentang karma dapat kamu jadikan sebagai pengingat bahwa karma itu memang nyata. Bahwa segala sesuatu yang telah kamu lakukan akan kembali kepada kamu, entah itu perbuatan baik ataupun perbuatan buruk.

Karma merupakan suatu keyakinan spiritual yang salah satunya meyakini akan adanya hubungan sebab dan akibat. Apa yang telah kita perbuat di dunia akan kembali kepada diri kita, sehingga penting bagi kita untuk selalu berbuat banyak kebaikan di dunia ini.

Kata Bijak Budha Tentang Karma

Kata Bijak Budha Tentang Karma, Foto Unsplash/Mattia Faloretti

Inilah beberapa contoh kata bijak Budha tentang karma mengutip dari laman businessapac.com.

  1. Jangan buang waktumu untuk balas dendam. Mereka yang menyakitimu pada akhirnya akan menghadapi karma mereka sendiri.

  2. Aku adalah pemilik karmaku. Aku mewarisi karmaku. Aku lahir dari karmaku. Aku terkait dengan karmaku. Aku hidup didukung oleh karmaku. Karma apa pun yang aku buat, apakah baik atau jahat, itu akan aku warisi.

  3. Begitu kamu mengetahui sifat kemarahan dan kegembiraan adalah kosong dan kamu melepaskannya, kamu membebaskan diri kamu dari karma.

  4. Lebih baik menaklukkan diri sendiri daripada memenangkan seribu pertempuran. Maka kemenangan adalah milikmu. Itu tidak bisa diambil darimu, tidak oleh malaikat atau setan, surga atau neraka.

  5. Hanya ada dua kesalahan yang bisa dilakukan seseorang di sepanjang jalan menuju kebenaran; tidak berjalan jauh, dan tidak memulai.

  6. Untuk beralih dari fana ke Buddha, kamu harus mengakhiri karma, memupuk kesadaran kamu, dan menerima apa yang dibawa kehidupan.

  7. Kesehatan adalah anugerah terbesar, kepuasan adalah kekayaan terbesar, kepercayaan adalah hubungan terbaik. Nirvana kebahagiaan tertinggi, dan karma sudah tentu ada.

  8. Jika seseorang berbuat baik, biarlah dia terus melakukannya lagi dan lagi. Biarkan dia menetapkan hatinya di atasnya. Kebahagiaan adalah karma dari perilaku yang baik.

  9. Jangan remehkan dirimu dengan berpikir bahwa kebaikan berada di luar jangkauanmu. Sama seperti tetesan air yang kecil dapat mengisi sebuah pot, demikian juga perbuatan baik yang kecil, dapat mengisi orang bijak dengan kebaikan.

  10. Jadilah pelita bagi dirimu sendiri. Jadilah perlindungan untuk dirimu sendiri. Tidak mencari yang lain. Semua hal harus berlalu. Berusahalah dengan tekun. Jangan menyerah.

  11. Orang benar bersukacita di dunia ini, di akhirat, dan di keduanya. Ia bergembira, bergembira dengan kemurnian perbuatannya sendiri.

  12. Semua yang kita miliki, adalah hasil dari apa yang telah kita pikirkan, kita menjadi apa yang kita pikirkan.

  13. Tetapkan hatimu untuk berbuat baik. Lakukan berulang-ulang, dan kamu akan dipenuhi dengan karma baik.

  14. Tetes demi tetes tempayan terisi air. Demikian pula, orang bijak, mengumpulkannya sedikit demi sedikit, mengisinya dengan kebaikan dan karma baik akan selalu berada di depanmu.

  15. Pilih pikiranmu, pilih perasaanmu, pilih realitasmu.

  16. Semua akan kembali kepada kita, jadi pikirkan dulu sebelum kamu bertindak bodoh.

  17. Ketika tindakan muncul dari ketidaksadaran, karma akan mengikutinya.

  18. Karma baik akan datang, karma buruk juga akan datang. Jadi selalu bersikaplah baik.

  19. Ketika kamu benar-benar memahami tentang karma, maka kamu akan menyadari bahwa kamu bertanggung jawab atas segalanya dalam hidup kamu.

  20. Karma itu memang ada, semoga Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kamu

Demikianlah beberapa kata bijak Budha tentang karma. Semoga dapat menjadi pengingat ketika kamu akan melakukan perbuatan yang buruk. (ria)