Konten dari Pengguna

20 Kata-Kata Bijak Islami tentang Egois yang Menggetarkan Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata-Kata bijak islami tentang egois. Foto: Pexels/cottonbro studio.
zoom-in-whitePerbesar
Kata-Kata bijak islami tentang egois. Foto: Pexels/cottonbro studio.

Orang yang egois cenderung akan dijauhi, kata-kata bijak Islami tentang egois yang mampu menggetarkan hati ini semoga bisa menjadi pengingat.

Sifat manusia di bumi itu memang beramacam-macam. Ada golongan orang yang mementingkan diri sendiri atau egois.

Allah telah mengungkapkan perasaan egois manusia sebagai tercantum dalam Al-Qur'an, QS. Ma’arij: “Sesungguhnya manusia diciptakan keras kepala – putus asa ketika hal buruk terjadi, dendam ketika hal baik datang.” (Qur'an, 70:19-21).

20 Kata-Kata Bijak Islami tentang Egois yang Menggetarkan Hati

Ilustrasi proses merubah diri. Foto: Unsplash/Habib Dadkhah.

Berikut ini adalah kata-kata bijak Islami tentang egois yang menggetarkan hati. Beberapa dikutip dari arabnews.com:

  1. Islam akan melarang umatnya untuk melakukan egoisme untuk kebaikan seperti membantu orang lain yang membutuhkan.

  2. Mereka yang melindungi kepentingan mereka sendiri dan melanggar kepentingan orang lain tidak memiliki cinta atau takut kepada Allah.

  3. Hanya orang-orang yang hidup dengan nilai-nilai moral Alquran yang dapat membawa perubahan apa pun dalam masyarakat. Tidak termasuk mereka yang mementingkan diri sendiri. Maka berubahlah.

  4. Islam memupuk cinta kepada Allah dan merupakan satu-satunya cara untuk memperoleh nilai-nilai hati nurani yang baik seperti kasih sayang dan suka menolong.

  5. Nabi Muhammad SAW berkata, "Dia yang pergi tidur penuh ketika tetangganya lapar bukanlah salah satu dari kita." Ini adalah peringatan penting bagi semua orang beriman yang ingin mendapatkan keridhaan Allah.

  6. Siapa pun yang bertujuan untuk mendapatkan keridhaan Allah tidak akan hanya menyelesaikan masalah-masalahnya sendiri; dia juga akan memikul tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah orang lain di sekitarnya yang membutuhkan.

  7. Berempati dengan orang lain, memperlakukan yang membutuhkan dengan kasih sayang dan menunjukkan rasa hormat dan cinta memungkinkan untuk menghilangkan kekejaman dan keegoisan.

  8. Seorang mukmin yang senantiasa mengindahkan hati nuraninya sebagaimana dituntut oleh nilai-nilai moral agama akan selalu berperilaku sebaik-baiknya, penuh perhatian, amanah dan toleran.

  9. Seseorang yang memiliki sifat toleran dan empati berperan penting dalam membebaskan dunia dari kepentingan diri sendiri dan sifatnya yang egois, dan menjadikannya tempat kesenangan Islam.

  10. Bersikap egois saat kamu ingin memperbaiki Islammu (beribadah) itu tidak mengapa, tapi saat bersinggungan dengan orang lain, bukalah dirimu dan bersikaplah toleran dan bantu sesamamu.

  11. Perbuatan untuk diri sendiri yang paling baik adalah berbuat baik kepada orang lain. Bukan hanya memikirkan diri sendiri.

  12. Orang yang egois adalah orang yang jauh dari orang lain dan jarang membantu. Itu adalah ciri orang yang tidak disukai Allah. Maka berubahlah.

  13. Ubahlah sifat egois menjadi lebih positif dengan membantu dan menolong orang lain agar keduanya sama-sama diuntungkan di hadapan Allah.

  14. Orang yang baik, penuh perhatian, toleran dan amanah adalah orang-orang yang menjunjung nilai islami. Tidak dengan orang yang egois.

  15. Ingatlah kebaikan hati orang lain agar kamu juga selalu memiliki hati yang toleran dan dijauhkan dari sifat egois.

  16. Ketika sifat perlahan datang, ucapkanlah astaghfirullah hal adzim lalu berbuat baiklah. Termasuk saat sifat egois itu muncul.

  17. Diri sendiri itu memang perlu diperhatikan, tapi janganlah lupa oleh orang-orang sekitar agar di hati kamu tidak tumbuh sifat egois.

  18. Selalu menjadi orang baik hati, toleran, dan amanah agar dijauhkan dari sifat egois.

  19. Egois dalam diri muncul karena orang lain tidak menolong atau memperhatikan diri kita. Tapi janganlah membalas orang lain dengan sifat yang sama seperti itu.

  20. Islam selalu mengajarkan hal-hal yang baik dalam hubungan umat manusia termasuk toleransi dan selalu menolong. Pahami orang lain agar terhindar dari sifat egois dan dibenci orang lain.

Tadi adalah beberapa kata-kata bijak Islami tentang egois. Semoga dengan adanya tulisan ini, kita senantiasa dijauhkan dari perasaan egois dan mementingkan diri sendiri. (Fitri A)