20 Kata-Kata Istri yang Selalu Disalahkan sebagai Ungkapan Kesedihan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kata-kata istri yang selalu disalahkan dapat digunakan sebagai ungkapan kesedihan. Dalam menjalani pernikahan, tidak dapat dipungkiri terkadang semua tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Dikutip dari Buku Pria dan Wanita dalam Perspektif Alkitab, Tan Giok Lie dkk, (2013: 43), pernikahan adalah komitmen seumur hidup untuk mengikat janji antara dua insan untuk hidup bersama sebagai suami-istri.
Dalam pernikahan sendiri komunikasi adalah kunci penting untuk menjaga keharmonisan. Apabila komunikasi kurang lancar, bisa memungkinkan salah pengertian. Misalnya, kata yang seolah-olah menyalahkan, mungkin maksudnya bukan seperti itu.
20 Kata-kata Istri yang Selalu Disalahkan
Perasaan sedih maupun kecewa merupakan hal yang lumrah dialami semua orang. Berikut beberapa kata-kata istri yang selalu disalahkan untuk ungkapan perasaan kesedihan akan sosok suami.
Aku merasa kamu selalu menyalahkanku, padahal aku sudah berusaha sebaik mungkin.
Aku merasa tidak penting bagimu.
Jikalau mesin waktu itu ada, aku ingin kembali. Sebab, kalau tahu akan sesakit ini, aku memilih untuk tidak dipertemukan denganmu saja.
Jika aku ditanya, apa yang istimewa tentangnya? Jawabannya tidak ada, hanya saja tidak ada yang istimewa jika tanpa dia.
Jika keikhlasan dan rasa peduli tidak ada terhadap sesama makhluk, akan sulit melakukan sesuatu hal yang baik, karena menjadi orang baik, terkadang lebih mudah diucapkan ketimbang melakukannya.
Semoga syukurku banyak hingga melihat perbedaan yang nampak.
Aku masih bisa mensyukuri apa yang ada di diriku.
Kesedihan dan kekecewaan adalah cara Tuhan untuk mengatakan “Aku memiliki sesuatu yang lebih baik, sabar, jalani hidup, dan miliki kepercayaan".
Meskipun banyak perbedaannya, aku tidak iri dengan mereka. Meskipun ingin seperti mereka, aku berusaha cukup dengan apa yang aku miliki.
Aku tidak ingin menjadi orang yang terbaik buatmu, tetapi ingin menjadi orang yang terbaik di keluargaku.
Setia itu bukan tentang dia yang selalu ada, tetapi disaat dia tidak bersamamu, tidak tahu hatinya milik siapa.
Aku tidak membencimu, tapi setiap mengingat hal itu, air mata selalu jatuh.
Aku hanya terdiam apa yang aku rasakan saat ini, karena sulit untuk menjelaskan semuanya, cukup aku, hatiku, dan Allah yang tahu.
Carilah pasangan yang mau denganmu, bukan yang kamu mau, sebab yang kamu mau, terkadang tidak tahu cara menghargaimu.
Saat ini juga aku tidak akan bertanya bagaimana kamu dan di mana, daripada aku harus menerima kekecewaan darimu.
Kamu adalah milikku, namun belakangan aku sadar, ada orang lain yang berusaha mencurimu dariku.
Yang gila itu ketika kita dibilang tidak pernah ngertiin seseorang, padahal selama ini kita selalu mengalah.
Seseorang yang terlihat tenang, meskipun menghadapi banyak masalah bukan berarti tidak pernah rapuh, tapi ia selalu yakin bahwa semua akan baik-baik saja selama jaraknya dengan Allah tidak pernah jauh.
Ada beberapa perasaan sakit yang tidak akan tersembuhkan, hanya dapat dilupakan.
Rasanya sedih, aku sudah berusaha semaksimal mungkin untukmu, tapi semua ternyata belum cukup.
Baca juga: 10 Kata-Kata Najwa Shihab tentang Cinta yang Menyentuh Hati
Itulah kata-kata istri yang selalu disalahkan dalam hubungan sebagai ungkapan kesedihan. Semoga ungkapan di atas dapat menjadi kata-kata bijak yang membuat perasaan lebih baik, dan membangun lagi hubungan dengan suami yang lebih kokoh dan penuh kasih. (NOV)
