20 Kata-Kata Sastra Kehidupan dengan Makna Mendalam

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengembalikan mood atau semangat hidup seseorang ialah melalui kata-kata sastra kehidupan. Banyak kata tentang kesabaran dan keikhlasan dari para sastrawan yang bisa menggerakkan dan membangkitkan semangat hidup.
Sastra mengungkapkan banyak hal mengenai kehidupan ini. Meskipun sastra merupakan imajinasi pengarangnya, hasil olah rasa dan jiwa pengarang, sastra tidak dapat dilepaskan dari pengamatan, pengalaman, dan pelajaran mengenai kehidupannya.
Baca juga : 20 Kata-Kata Merelakan Seseorang demi Kebahagiaannya
20 Kata-Kata Sastra Kehidupan dengan Makna Mendalam
Kata-kata sastra kehidupan dengan makna mendalam berikut ini, bisa kamu jadikan motivasi. Dikutip dari situs parade.com dan goodreads.com.
"Kehidupan adalah perubahan yang alami dan spontan. Jangan menolaknya, karena akan menimbulkan kesedihan. Biarlah sesuai dengan kenyataan. Biarkan mengalir secara natural, berjalan seperti apa adanya." −Lao Zu.
"Saya bukan apa-apa, tetapi saya harus menjadi segalanya." −Karl Marx.
"Wirausahawan adalah mereka yang memahami tipisnya perbedaan antara peluang dan hambatan, serta mampu mengelolanya menjadi keuntungan." −Machiavelli.
"Jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, engkau harus menanggung pahitnya kebodohan." −Imam Syafi'i.
"Hiduplah kamu bersama manusia sebagaimana pohon yang berbuah. Mereka melemparinya dengan batu, tetapi ia membalasnya dengan buah." −Abu Hamid Al Ghazali.
"Pemikiran adalah bayangan dari perasaan kita. Selalu lebih gelap, lebih kosong, dan lebih sederhana." −Friedrich Nietzsche.
"Barangsiapa berhasil mengalahkan ketakutannya, ia akan menjadi orang yang benar-benar bebas." −Aristoteles.
"Ibarat mesin, raga manusia hanyalah instrumen. Pikiranlah yang mengendalikan seluruh sistem operasinya." −George Santayana.
"Cinta adalah lambang keakraban antara dua manusia, di mana masing-masing menjaga keutuhan bersama." −Erich Fromm.
"Tidak ada orang genius tanpa sebuah pemikiran yang gila." −Aristoteles.
"Bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih? Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak, sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang."
"Hidup macam apa hidup ini. Di taman yang gelap orang menjual badan, agar mulutnya tersumpal makan."
"Hidup dalam khayalan, hidup dalam kenyataan tak ada bedanya. Karena khayalan dinyatakan, dan kenyataan dikhayalkan."
"Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi, maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam."
"Dan alangkah indah kehidupan tanpa merangkak-rangkak di hadapan orang lain."
"Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri."
"Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?"
"Hidup berlangsung antara buritan dan kemudi. Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang."
"Nasib adalah kesunyian masing-masing."
"Ketika kalah dalam debat, fitnah menjadi alat bagi pecundang." −Socrates.
Itulah dia kata-kata sastra kehidupan dengan makna mendalam. Semoga bermanfaat!(lisa)
