23 Quotes Tulisan Arab dan Artinya yang Menggugah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Quotes tulisan Arab dan artinya dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi serta pegangan hidup. Quotes tersebut umumnya mengandung banyak makna dan bisa dijadikan untuk pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Quotes tulisan Arab biasanya mencerminkan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh umat Islam dalam menjalani hidup. Oleh sebab itu, tidak heran apabila banyak umat Islam yang sering mencari quotes tersebut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Quotes Tulisan Arab dan Artinya
Quotes tulisan Arab dan artinya membahas banyak hal. Mulai dari sikap serta perilaku dalam kehidupan, cinta, ilmu, dan ibadah.
Berdasarkan buku yang berjudul Mutiara Kearifan (Bahasa Arab), Ahmad Izzan halaman 5, quote merupakan sebuah kutipan yang bisa disampaikan oleh seseorang untuk menjadi penyemangat bagi orang lain. Adapun beberapa quotes bahasa Arab lengkap dengan artinya dari ulama dan tokoh Islam, adalah sebagai berikut.
الفشل ليس نهاية القصة، بل هو بداية لقصة أفضل
Al-fašl laysa nihayat al-qaṣṣah, bal huwa bidāyat lil-qaṣṣah afḍal.
Artinya: Keteguhan yang ada dalam masa sulit akan membuat kesuksesan semakin dekat.
تذكر دائمًا أنك تستطيع، حتى عندما يخبرك الآخرون أنك لا تستطيع
Tadhakkar dāʼiman anka tastaṭīc, hattā camā an yuḫbiruka al-āẖarūn anka lā tastaṭīc.
Artinya: Kegagalan bukanlah akhir dari sebuah cerita, tetapi awal dari sebuah cerita yang lebih baik.
الأحلام لا تتحقق بالرغبة فحسب، بل بالعمل الجاد والاجتهاد
Al-aḥlām la tatḥaqqiq bi ar-riḡbah fa-ḥuṣub, bal bi al-caamal al-ǧād wa al-ijtihād.
Artinya: Ingatlah selalu jika kamu bisa, bahkan ketika orang lain mengatakan kamu tidak bisa.
ابدأ حياتك اليوم ولا تنتظر غدًا، فالوقت هو الآن
Ibdāʼ hayātik al-yawm wa la tuntadhir ghadan, fal-waqt huwa al-ʼāna.
Artinya: Semua mimpi tidak akan terwujud hanya dengan keinginan belaka, melainkan harus dengan kerja keras serta usaha.
كن كالشمس التي تشرق بإشراقها وتنير للجميع دون تمييز أو تحيز، وتأكد أن الإيجابية ستجلب النور والسعادة لحياتك وحياة الآخرين.
Kun kash-shams allati tashruq biishraha wa tanir lilljamii' dun tamiiz aw tahyiz, wa taakkid 'an al-iijabiyah satajlib al-nur wal-sa'ada lihayatik wa hayat al-'akhirin.
Artinya: Mulailah hidupmu saat ini dan jangan menunggu untuk besok, sebab waktu adalah sekarang.
التعلم لا يعتمد على العمر، إنه رحلة مستمرة مدى الحياة
At-ta'allumu lā yu'tamidu 'alā al-'umar, 'innahu raḥlatun mustamirrah madā al-ḥayāh.
Artinya: Ilmu merupakan sebuah senjata untuk orang lemah dan perisai untuk orang kuat.
العلم ليس ثقافة، بل هو أسلوب حياة
Al-'ilmu laysa thaqāfah, bal huwa uslūb ḥayāh.
Artinya: Belajar tidak harus tergantung pada usia, itu merupakan perjalanan seumur hidup.
الصداقة تعيش في قلوبنا إلى الأبد
As-sudaqah tamush fi qulubuna ila al-abad.
Artinya: Ilmu bukanlah hanya sebatas kebudayaan, melainkan sebuah gaya hidup.
الأخوة الحقيقية هي الروابط التي لا يجبر عليها الدم
Al-ukhuwah al-haqiqiyah hiya ar-rawabit allati la yujabar 'alayha ad-dam.
Artinya: Persahabatan akan hidup di dalam hati kita untuk selamanya.
الأصدقاء يمسحون دموعك ويجعلونك تبتسم
Al-asdiqā' yamsahuna dumū'ak wa yaj'alunak tubtasm.
Artinya: Persaudaraan sejati merupakan sebuah ikatan yang tidak terpaksa oleh darah.
الصداقة تجعل الحياة أجمل
As-sudaqah taj'al al-hayat ajmal.
Artinya: Teman-teman akan menghapus air matamu yang jatuh dan akan membuatmu tersenyum.
الوقت هو ما يحدد قيمة حياتنا
Alwaqt huwa ma yuhaddid qimah hayatna.
Artinya: Bekerja untuk mencapai sebuah tujuan dalam waktu yang tepat merupakan kunci dari kesuksesan.
الوقت ليس له جبال ولا بحار، فهو ثمين أكثر من المال
Alwaqt laysa lahu jibal wala bikhawar, fahuwa thamin akthar min almal
Artinya: Waktu yang menentukan nilai kehidupan kita.
72. الوقت ليس عدوًا، ولكن إذا لم نستخدمه بحكمة فسيصبح عدوًا لنا
.Alwaqt laysa 'aduwan, walakin idha lam nastakhdemuhu bihikmah fasayakun 'aduwan lana.
Artinya: Waktu tidak mempunyai gunung dan laut, namun itu lebih berharga daripada uang.
قد يمر الإنسان بالكثير من الصعاب والتحديات في حياته، ولكنه يجب أن يظل قويا وثابتا فيما يؤمن به
Qad yamur al-insan bilkathir min al-sa'ab wal-tahadiyat fi hayatihi, walakinuhu yajib an yablqa qawian wathabitan fi ma yu'min bih.
Artinya: Seseorang mungkin akan menghadapi banyak kesulitan serta tantangan dalam hidupnya, tetapi tetap harus kuat dan teguh pada apa yang dipercayai.
الحياة مثل عجلة الدراجة، لا يستطيع الشخص الوقوف في مكانه طوال الوقت، يجب أن يستمر في الحركة حتى يستمتع بالتوازن والسعادة
Al-hayat mithl 'ajjilat al-daraja, la yastatiu al-shakhs al-waqa' fi makanati tawal al-waqt, yajib an yastamar fi al-haraka hatta yastamti'a bi al-tawazun wal-sa'ada.
Artinya: Hidup layaknya roda sepeda, seseorang tidak dapat berdiri di tempatnya sepanjang waktu, harus selalu bergerak supaya dapat menikmati keseimbangan serta kebahagiaan.
. العقل زينة
Al-'Aqlu Zīnah.
Artinya: Akal merupakan perhiasan.
العدل سر السلطان
Al-'Adlu Sirru As-Sulṭān.
Artinya: Keadilan merupakan rahasia dari kekuasaan.
عش حياتك بحرية واستمتاع، فهي لحظات لن تتكرر
Cīš hayātik bi-ḥurriyyah wa istimtiʿā, fahiya laḥaẓāt lan tutakkarir.
Artinya: Hiduplah dengan kebebasan serta kenikmatan, sebab momen tersebut tidak akan bisa terulang lagi.
الأمل هو قوتك وحياتك، لا تفقده أبدًا
Al-amal huwa quwatak wa hayatik, la tufqidhuhu abadan.
Artinya: Harapan merupakan sebuah kekuatan dalam hidupmu, jangan pernah kehilangannya.
الصبر مفتاح الفرج
Aṣ-Ṣabr Miftāḥ Al-Faraj
Artinya: Sabar merupakan kunci kesuksesan.
العلم ليس فقط في الكتب، بل في التجارب أيضًا
Al-'ilmu laysa faqat fī al-kutub, bal fī at-tajārib ayyiḍan.
Artinya: Ilmu bukan hanya terdapat di dalam buku, melainkan juga di dalam pengalaman.
تعلَّم كما لو كنت ستعيش إلى الأبد، واعمل كما لو كنت ستموت غدًا
Ta'allam kama law kuntu sa'īsha 'ilā al-'abad, wa 'amal kama law kuntu sutūtu ghadan.
Artinya: Belajarlah seakan kamu akan hidup selamanya, dan berbuatlah seakan kamu akan mati besok.
Mengenal Sejarah Bahasa Arab
Inilah sejarah bahasa Arab berdasarkan buku yang berjudul Sejarah Terlengkap Nabi Muhammad SAW, Abdurrahman bin Abdul Karim, halaman 60.
Bahasa Arab memang merupakan bahasa yang istimewa. Saking istimewanya bahkan Allah Swt pun mengakuinya.
Padahal, sebagaimana diketahui, Al-Quran tidak hanya diperuntukkan bagi bangsa Arab saja, namun untuk seluruh umat manusia sepanjang zaman. Allah mengetahui kalau manusia mempunyai ribuan jenis bahasa yang berbeda-beda.
Namun Allah Swt memutuskan bahwa hanya ada satu bahasa yang digunakan untuk memberikan petunjuk kepada milyaran orang (hamba-Nya) dan bahasa itu adalah bahasa Arab.
Darimana asal usul Bahasa Arab? Harus diakui bahwa bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tertua di dunia. Ada berbagai teori tentang sejarah kemunculannya.
Teori pertama, Nabi Adam a.s. adalah orang pertama yang bisa berbahasa Arab. Analisis yang digunakan adalah Nabi Adam a.s.
Nabi Adam adalah penghuni surga (sebelum turun ke bumi). Dan dalam beberapa cerita dikatakan bahwa bahasa penghuni surga adalah bahasa Arab.
Oleh karena itu, bahasa yang digunakan Nabi Adam a.s. sudah ditentukan secara otomatis. Dia orang Arab dan tentunya keturunannya juga bisa berbahasa Arab.
Karena jumlah keturunan Nabi Adam a.s. banyak dan menyebar ke berbagai penjuru, maka jumlah penggunaan bahasa Arab semakin bertambah. Kemudian bahasa Arab yang digunakan saat itu berkembang menjadi jutaan bahasa yang berbeda.
Namun sayangnya, teori pertama ini tidak begitu populer di kalangan ahli bahasa modern, khususnya orientalis, karena diyakini tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa itu adalah Nabi Adam.
Di sisi lain, orientalis Schlaser menjelaskan bahwa bahasa Arab termasuk dalam rumpun bahasa Semit. Teori ini diambil dari tabel pembagian bangsa-bangsa di dunia yang terdapat dalam Perjanjian Lama.
Tabel ini menunjukkan bahwa setelah banjir Nabi Nuh, seluruh bangsa di dunia merupakan keturunan dari ketiga putra Nabi Nuh As: Syam, Ham, dan Jafis.
Nama Semit diambil dari nama Syam, putra sulung Nabi Nuh. Namun teori ini juga mempunyai kelemahan. Tabel pembagian anak-anak Nuh seperti yang dijelaskan dalam Perjanjian Lama tidak ada hubungannya dengan bahasa, membagi negara semata-mata karena pertimbangan politik dan geografis.
Lalu, teori manakah yang lebih banyak disepakati oleh para sejarawan mengenai asal usul bahasa Arab?
Bahasa Arab adalah bahasa yang sangat kaya ragam. Bahkan, jika dirunut ke belakang, bahasa Arab memiliki hubungan dan percampuran dengan bahasa-bahasa kuno non-Arab. Tetapi, hampir semua sejarawan sepakat bahwa bahasa Arab yang ada saat ini, pertama kali diucapkan oleh Ya'rub ibnu Faligh ibnu Qahthan.
Adapun bahasa nenek moyang Ya'rub ibnu Faligh ibnu Qahthan yakni dari 'Abir hingga Sam ibnu Nuh a.s. adalah bahasa Siryani yang mana bahasa ini juga memiliki sejarah dan perkembangan sendiri. Inilah teori yang banyak disepakati oleh sejarawan mengenai sejarah munculnya bahasa Arab.
Berabad-abad lamanya sebelum Ismail lahir, sebelum ada kota Makkah, bahasa Arab sudah berkembang di Yaman, jika dilihat di peta, Yaman adalah Jazirah Arab bagian selatan. Namun, bahasa Arab memiliki perkembangan.
Dahulu, di awal-awal kemunculannya, bahasa Arab masih belum sempurna. Bahasa Arab mulai sempurna justru setelah terjadi percampuran dengan bangsa yang berbahasa Ibrani, yakni Ismail ibnu Ibrahim a.s.
Setelah masa Ismail a.s., bahasa Arab terus mengalami perkembangan. Di sisi lain, perbedaan dalam pengucapan dan tata bahasa terus bertambah. Pengucapan orang-orang Arab bagian selatan berbeda halnya dengan orang-orang Arab bagian barat.
Perbedaan bahasa bahkan jauh dari bahasa standar Al-Quran. Ketika itu, memang belum ada kesepakatan bersama antara tokoh-tokoh bahasa Arab untuk menciptakan satu kaidah standar bagi bahasa Arab. Bahasa Arab justru menjadi lebih sempurna dan tidak banyak mengalami perubahan setelah Al-Quran turun.
Bisa dikatakan, Al-Quran adalah kitab suci yang menggugah dan menyinergikan bangsa Arab untuk membuat satu kaidah utuh tentang bahasa Arab. Sebelum Al-Quran turun, sebelum lahir ilmu nahwu, bahasa Arab berkembang sendiri-sendiri di setiap wilayah.
Hingga, menurut Thabari, saking banyaknya ragam, susah menghitung dialek bahasa Arab. Bahkan, setelah bahasa Arab mapan pun masih terjadi perbedaan, namun tidak lepas dari 7 bentuk, yakni sebagai berikut:
Perbedaan lafal dengan makna sama.
Perbedaan huruf.
Taqdim dan ta'khir dalam kalimat.
Bertambah atau berkurang huruf.
Perbedaan harakat.
Perbedaan i'rab.
At-tafkhim dan al-imalah.
Baca juga: 140 Quotes untuk Diri Sendiri sebagai Pembangkit Semangat Hidup
Demikianlah quotes tulisan Arab dan artinya yang menggugah. Quotes tulisan Arab tersebut dapat dibagikan ke media sosial. (Adm)
